Konflik Kepentingan Partai Politik dalam Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah

Political Party Conflict of Interest in Government Procurement

Authors

  • Moehamad Nindyarto Laksmana Praja Magister Hukum, Universitas Semarang
  • Muhammad Junaidi Magister Hukum, Universitas Semarang
  • Zaenal Arifin Magister Hukum, Universitas Semarang

DOI:

https://doi.org/10.26623/jj.v4i1.13465

Keywords:

Benturan Kepentingan, Korupsi Struktural, Partai Politik, Pengadaan Desa, Tata Kelola Pemerintahan yang Baik

Abstract

This study examines the mechanisms of political party conflicts of interest in village procurement in Central Java, identifies regulatory gaps that enable such practices, and assesses their implications for good governance. The research employs normative legal methods using statutory, case, and conceptual approaches, complemented by interviews as supporting data. The findings indicate that village procurement is highly vulnerable to political intervention and patronage due to regulatory fragmentation among village procurement rules, administrative law, and political party regulations. A case study of village operational vehicle procurement reveals decision centralization, indications of collusion, and the instrumental use of procurement for political benefit distribution. These patterns demonstrate that party-related conflicts of interest are not incidental but operate systemically through power networks that undermine transparency, accountability, and administrative neutrality. The novelty of this study lies in its theoretical construction, positioning political party conflicts of interest in village procurement as a form of institutionalized structural corruption embedded in regulatory gaps. The study recommends clearer separation between political party functions and village governance, explicit conflict-of-interest regulation, strengthened oversight mechanisms, and integrity education for village officials.

 

Penelitian ini bertujuan menganalisis mekanisme benturan kepentingan partai politik dalam pengadaan barang/jasa desa di Jawa Tengah, mengidentifikasi celah regulasi yang memfasilitasinya, serta menilai implikasinya terhadap prinsip good governance. Penelitian menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, kasus, dan konseptual, yang diperkaya dengan wawancara sebagai data pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengadaan desa memiliki kerentanan tinggi terhadap intervensi politik dan patronase akibat ketidaksinkronan regulasi antara hukum pengadaan desa, administrasi pemerintahan, dan pengaturan partai politik. Studi kasus pengadaan kendaraan operasional kepala desa menunjukkan indikasi sentralisasi keputusan, kolusi, dan penggunaan pengadaan sebagai instrumen distribusi manfaat politik. Fenomena tersebut menunjukkan bahwa benturan kepentingan partai tidak bersifat insidental, melainkan beroperasi secara sistemik melalui jaringan kekuasaan yang melemahkan transparansi, akuntabilitas, dan netralitas pemerintahan desa. Kebaruan penelitian ini terletak pada konstruksi teoretis yang menempatkan benturan kepentingan partai politik dalam pengadaan desa sebagai bentuk korupsi struktural yang terinstitusionalisasi melalui celah regulasi. Penelitian merekomendasikan penegasan pemisahan fungsi partai dan pemerintahan desa, pengaturan konflik kepentingan secara eksplisit, penguatan pengawasan, serta pendidikan integritas aparatur desa.

References

Aflah, Muhammad Nur, Muhammad Junaidi, Zaenal Arifin, and Kadi Sukarna. “Kedudukan Hukum Aparatur Pengawasan Intern Pemerintah Dalam Pengawasan Pengadaan Barang / Jasa Pemerintah.” Jurnal USM Law Review 4, no. 2 (2021): 631–50. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.26623/julr.v4i2.4279.

Annisa, Vira, Rio Monoarfa, and Lukman Pakaya. “Evaluasi Implementasi Permendagri Nomor 20 Tahun 2018 Dalam Pengelolaan Keuangan Desa.” Economics and Digital Business Review 4, no. 2 (2023): 115–21. https://doi.org/10.37531/ecotal.v4i2.484.

Aris Munandar, Muhamad. “Telan APBD Rp 9 M, 294 Kades-Lurah Di Wonogiri Terima Motor Dinas N-Max Merah.” April 2023.

Aslan Noor, Guntur Atur Parulian, Fachrully Pratama, Agung Dwi Pranyoto, and Raineka Faturani Quran. “Abuse of Authority in Utilizing Village Funds as an Effort to Win the 2024 Presidential Election in Indonesia Seen from Qualitative Evidence.” Journal of Law, Politic and Humanities 5, no. 1 (2024): 108–22. https://doi.org/10.38035/jlph.v5i1.814.

Bio Audi Hanantio, and Chaerul D. Djakman. “Analysis of the Three Lines Model in Risk Management of Village Fund Procurement in East Kalimantan.” E-Jurnal Akuntansi 35, no. 6 (2025): 1694–1708. https://doi.org/10.24843/eja.2025.v35.i06.p13.

Disemadi, Hari Sutra. “Lensa Penelitian Hukum : Esai Deskriptif Tentang Metodologi Penelitian Hukum.” Journal of Judicial Review 24, no. 2 (2022): 289–304. https://doi.org/10.37253/jjr.v24i2.7280.

Faqih, Ghazwan Aqrabin Djumardin, and Aris Munandar. “Klausula Baku Dalam Perjanjian Jual Beli Melalui E-Commerce Menurut Hukum Positif Indonesia.” Jurnal Risalah Kenotariatan 4, no. 2 (2023): 844–851. https://doi.org/10.29303/risalahkenotariatan.v4i2.188.

Hamzani, Achmad Irwan, Tiyas Vika Widyastuti, Nur Khasanah, and Mohd Hazmi Mohd Rusli. “Legal Research Method: Theoretical and Implementative Review.” International Journal of Membrane Science and Technology 10, no. 2 (2023): 3610–19. https://doi.org/10.15379/ijmst.v10i2.3191.

Huwaeda, Tria Anisa’, Eni Indriani, and Nungki Kartikasari. “Analisis Penerapan Good Governance Pada Pengelolaan Dana Desa Di Desa Teros Kecamatan Labuhan Haji.” Monex Journal Research Accounting Politeknik Tegal 12, no. 2 (2023): 264–80. https://doi.org/10.30591/monex.v12i2.5300.

Indriasih, Dewi, Aminul Fajri, and Dinda Febriana. “Pengaruh Komitmen Organisasi, Sistem Pengendalian Internal, Kompetensi Pemerintah Desa, Transparansi, Dan Aksesibilitas Laporan Keuangan Terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa.” Ekonomi, Keuangan, Investasi Dan Syariah (EKUITAS) 3, no. 4 (2022): 972–81. https://doi.org/10.47065/ekuitas.v3i4.1331.

Jateng, Yandip Prov. “294 Kades/Lurah Terima Kendaraan Dinas Baru, Bupati Wonogiri : Jangan Disalahgunakan.” jatengprov.go.id, 2023.

KPK. “Pengadaan Barang Dan Jasa, Sektor Paling Rentan Korupsi Di Temuan SPI 2024.” KPK, 2025.

Luna-Pla, Issa, and José R. Nicolás-Carlock. “A Scientific Framework for the Analysis of Corruption Networks.” Springer Nature Link 5, no. 13 (2020). https://doi.org/10.1007/s41109-020-00258-2.

Muhamad, Nabilah. “KPK Tindak 154 Kasus Korupsi Pada 2024, Terbanyak Pengadaan Barang-Jasa.” databoks, 2025.

Nur Ramadhan, Muhammad. “Indonesia Darurat Benturan Kepentingan,” 2023.

Patittingi, Farida, and Fajlurrahman Jurdi. Korupsi Kekuasaan : Dilema Penegakan Hukum Di Atas Hegemoni Oligarki / Farida Patittingi. Rajawali Pers (PT Raja Grafindo Persada), 2016.

Prakasa, Satria Unggul Wicaksana, Achmad Hariri, Hilman Syahrial Haq, Adhy Riadhy Arafah, and Muallimin Mochammad Sahid. “Public Procurement Nexus Social for Mitigate the Corruption: Lesson from Indonesia.” Lex Scientia Law Review 7, no. 2 (2023): 413–48. https://doi.org/10.15294/lesrev.v7i2.72630.

Prihatmanto, Hepnu Nur, Mas Dadang Enjat Munajat, and Ira Irawati. “Detecting the Corruption Pattern and Measuring the Corruption Detection Pace at the Indonesian Village Level.” Jurnal Tata Kelola Dan Akuntabilitas Keuangan Negara 9, no. 2 (2023): 289–308. https://doi.org/10.28986/jtaken.v9i2.1361.

R. Beniadi Setiawan. “Strategi Pencegahan Korupsi & Procurement Fraud Di Sektor Pemerintahan Dan Masyarakat.” Jurnal Sosial Teknologi 5, no. 9 (2025): 3843–49. https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v5i9.32431.

Ramadhan, Muhammad Nur. “Indonesia Darurat Benturan Kepentingan.” Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK), 2023.

Ramli, Ramli. “Tugas, Kewenangan, Hak, Dan Kewajiban Kepala Desa Berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa.” JIHAD : Jurnal Ilmu Hukum Dan Administrasi 2, no. 2 (2020): 16–20. https://doi.org/10.58258/jihad.v2i2.1677.

Resnik, David B. “Disclosing and Managing Non-Financial Conflicts of Interest in Scientific Publications.” Author Manuscipt 19, no. 2 (2023): 121–38. https://doi.org/10.1177/17470161221148387.

Rosyidi, Intan, and Rahman Amin. Kedudukan Dan Perlindungan Hukum Terhadap Whistleblower Dalam Mengungkap Tindak Pidana Korupsi Pengadaan Barang Dan Jasa Pemerintah. Jurnal Kajian Ilmu Kepolisian Dan Anti Korupsi. Vol. 1, 2024. https://doi.org/10.31599/njxv4s28.

Sari, Indita Novita. “Analisis Framing Pemberitaan Pesan Dibalik Pembagian Motor Dinas Oleh Bupati Klaten Di Solopos.Com” 32, no. 3 (2021): 167–86.

Setyorini, Christina Tri. “The Implementation of Village’s Fund on Goods and Services Procurement.” Proceeding ICMA-SURE 2, no. 1 (2023): 56. https://doi.org/10.20884/2.procicma.2023.2.1.7759.

SeyedAlinaghi, SeyedAhmad, Faeze Abbaspour, and Esmaeil Mehraeen. “Conflict of Interest in Health Research Articles.” Shiraz E-Medical Journal 26, no. 3 (2024). https://doi.org/10.5812/semj-149783.

Suardi, Imelda, Hilda Rossieta, Chaerul Djakman, and Vera Diyanty. “Procurement Governance in Reducing Corruption in the Indonesian Public Sector: A Mixed Method Approach.” Cogent Business and Management 11, no. 1 (2024). https://doi.org/10.1080/23311975.2024.2393744.

Sufaidi, Ahmad, Galang Geraldy, and Rizca Yunike Putri. “Tata Kelola Pemerintahan Desa Dan Anti Korupsi Di Desa Watesari Sidoarjo.” E-Dimas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 14, no. 1 (2023): 174–80. https://doi.org/10.26877/e-dimas.v14i1.11515.

Syamsudin, Arif. “Korupsi Yang Struktural.” Kumparan.Com. 2023.

Tempo. “Motif Partai Politik Ikut Pemilihan Kepala Desa.” Tempo.Co, November 2024.

Yunita, Ari, Andri Martiana, and Riska Wijayanti. “Optimalisasi Peran Pengawasan Otoritas Jasa Keuangan Terhadap Baitul Maal Wa Tamwil Di Yogyakarta.” Arena Hukum 15, no. 2 (2022): 325–52. https://doi.org/https://doi.org/10.21776/ub.arenahukum.2022.01502.6.

Downloads

Published

2026-03-03

Issue

Section

Articles