The Reconstruction of The Authorityof The Indonesian Waqf Board (BWI) in Relation to The Supervision of Waqf Assets

Authors

DOI:

https://doi.org/10.26623/humani.v16i1.14668

Keywords:

Authority Reconstruction, Indonesian Waqf Board (BWI), Waqf Asset Supervision

Abstract

Supervision of waqf property is essential to ensure its protection, sustainability, and utilization for the public benefit. In this context, the Indonesian Waqf Board (BWI) plays a strategic role in safeguarding both movable and immovable waqf property from disputes, misuse, and claims for repossession by the waqif's heirs. This study aims to analyze the current legal framework governing the authority of BWI and to reconstruct its supervisory authority for future implementation. This research employs a normative legal research method using statutory, case, and conceptual approaches. The data consist of primary and secondary legal materials collected through library and document studies and analyzed qualitatively. The findings indicate that BWI is authorized to supervise and develop nazhir, dismiss and replace nazhir, approve changes in the designation and legal status of waqf property, authorize the exchange of waqf property, manage and develop waqf assets at the national and international levels, and provide recommendations and considerations to the government in formulating waqf policies. This study further proposes a reconstruction of the supervisory authority of BWI through the establishment of BWI offices at the sub-district level within the Office of Religious Affairs (KUA) to strengthen the supervision of both movable and immovable waqf property, thereby enhancing legal protection and ensuring more effective and optimal waqf governance.

 

Abstrak

untuk menjamin perlindungan, keberlanjutan, dan pemanfaatannya bagi kemaslahatan masyarakat. Dalam konteks tersebut, Badan Wakaf Indonesia (BWI) memiliki peran strategis dalam memastikan harta benda wakaf, baik bergerak maupun tidak bergerak, terlindungi dari sengketa, penyalahgunaan, maupun penarikan kembali oleh ahli waris wakif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan kewenangan BWI berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku saat ini serta merekonstruksi pengaturan kewenangan pengawasannya pada masa yang akan datang. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual. Sumber data yang digunakan meliputi bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder yang dikumpulkan melalui studi kepustakaan dan studi dokumen, kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewenangan BWI meliputi pembinaan nazhir, pemberhentian dan penggantian nazhir, pemberian persetujuan dan/atau izin atas perubahan peruntukan dan status harta benda wakaf, pemberian persetujuan atas penukaran harta benda wakaf, pengelolaan dan pengembangan harta benda wakaf berskala nasional dan internasional, serta pemberian saran dan pertimbangan kepada pemerintah dalam penyusunan kebijakan di bidang perwakafan. Penelitian ini juga menawarkan rekonstruksi pengaturan kewenangan pengawasan melalui pembentukan BWI di tingkat kecamatan yang berkedudukan pada Kantor Urusan Agama (KUA) guna memperkuat pengawasan terhadap harta benda wakaf, baik bergerak maupun tidak bergerak, sehingga tercipta perlindungan hukum yang lebih efektif dan optimal.

References

Achmad Arief Budiman. Membangun Akuntabilitas Lembaga Pengelola Wakaf. Semarang : Puslit IAIN Walisongo Semarang, 2010.

Al-Anshori, Huzaimah. “Praktik Hukum Waris Di Desa Petok Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri Ditinjau Dari Perspektif Fiqh Mawaris.” Diversi Jurnal Hukum 5, no. 1 (2019): 68.

Al-Ghazali. Al-Mustashfa Min ‘ilmi Al-Ushul. Dar Al-Fikr, Beirut, Jilid 1, Hlm. 286-287. Dikutip Oleh Jamaluddin, 2012. “Teori Maslahat Dalam Perceraian Studi Pasca Berlakunya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Dan Kompilasi Hukum Islam.” Jurnal Ilmu Syari’ah Dan Hukum, n.d.

Al-Shatibi. Al-Muwafaqat,. Lebanon, II: Bairut Dar al-Ma’rifah, t.t, n.d.

Alaiddin Koto. Ilmu Fiqh Dan Ushul FIqih. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2004.

Dahlan, Rahmat. “‘Analisis Kelembagaan Badan Wakaf Indonesia’.” Esensi : Jurnal Bisnis Dan Manajemen 6, no. 1 (2016).

Enden Haetamil. “‘Perkembangan Teori Maslahah ‘Izzu Al-Din Bin Abd Al-Salam, Dalam Sejarah Pemikiran Hukum Islam.’” Jurnal Asy-Syari’ah 17, no. 1 (n.d.).

Hafdzi, Ahmad. “‘Nazir Wakaf Dalam Perspektif Peraturan BWI Nomor 1 Tahun 2020 Dan Fiqih Wakaf’.” Jurnal Kajian Dan Pengembangan Umat. 7, no. 1 (2024).

Husein Hamid Hasan. Nazhariyah Al-Mashlahah Fil AL-Fiqh Al-Islami. Kairo: Al-Mutabbi, 1981.

Huzaimah Al- Anshori, Agus Manfaluthi, Emi Puasa Handayani, Naufal Ghani Bayhaqi, Giza Fatimatus Ghiffania. “Penyelesaian Sengketa Tanah Waris Dalam Rangka Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Melalui Mediasi Di Desa Petok Kec. Mojo Kab. Kediri.” Mizan: Jurnal Ilmu Hukum Vol. 13 No. 2 Hlm. 166 13, no. 2 (2024): 166.

Huzaimah Al- Anshori, Emi Puasa Handayani, Gautam Kumar Jha. “Reformulation of Commercial Court Authority Regulations Relation to the Arbitration Clause.” Journal of Law and Legal Reform Vol. 5 No. 1 5, no. 1 (2024): 52.

Huzaimah Al- Anshori, Suharto, Agus Manfaluthi, Moh. Choirul Hanafi Lubis, Nurul Nabila. “Problematika Pengadaan Tanah Dalam Rangka Pembangunan Jalan Tol Kediri-Tulungagung Terhadap Permasalahan Status Objek Tanah Yang Obscure Libelli.” Jurnal de Facto 10, no. 2 (2024): 112.

Huzaimah Al-Anshori, M. Syamsuddin, Agus Triyanta, Ramadhita, Syabbul Bachri, Hajed A. Alotaibi. “Clarifying Heirs’ Rights in Indonesian Waqf Law: Toward Stronger Governance and Conflict Prevention.” Nurani: Jurnal Kajian Syariah Dan Masyarakat. Vol. 25, No. 2. 25, no. 2 (2025): 133.

Huzaimah Al-Anshori, Sapto Hadi Pamungkas, Akhlis Mukhidin, M. Syamsudin, Agus Triyanta. “The Urgency of Divine Principles in The Implementation of Arbitration Award Execution in Indonesia.” Pena Justisia 22, no. 1 (2023): 1–21.

Huzaimah Al-Anshori. “Aktualisasi Kaidah I’tibar Al- Masalih Dalam Pemikiran Izz Al-Din Ibn Abd Al-Salam.” Jurnal Mahakim 2, no. 2 (2018): 107.

Jamaluddin. “‘Teori Maslahat Dalam Penceraian Studio Pasca Berlakunya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Dan Kompilasi Hukum Islam.’” Jurnal Ilmu Syari’ah Dan Hukum. 46, no. 2 (2012).

Jonaedi Efendi, Prasetijo Rijadi. Metode Penelitian Hukum Normatif Dan Empiris,. Jakarat, hlm 146: Kencana, 2022.

Juhaya S. Praja. Teori Hukum Dan Aplikasinya,. Bandung: CV. Pustaka Setia, 2011.

K, Alaiddin. Ilmu Fiqh Dan Ushul FIqih. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2004.

Laskar Lawang Songo 12. Term Syari’at Dan Cita Kemaslahatan. Kediri: Lirboyo Press, 2012.

Muhaimin. Metode Penelitian Hukum. Mataram: Mataram University Pres, 2020.

Muhammad Budi Buchari Harahap, Darwanto. “‘Peran Strategi Badan Wakaf Indonesia (BWI) Dalam Meningkatkan Profesionalisme Nazhir Kota Semarang’.” Tawazun : Jounal of Sharia Economic Law. 4, no. 1 (2021): 111.

Muhammad Musthafa Al-Shalabi. Ta’lil Al-Ahkam. Beirut: Dar Al-Fikr. Hlm. 229. Dikutip Oleh Haetami, Eden. 2015. “Perkembangan Teori Mashlahah ‘Izzul Al-Din Bin Abd Al-Salam Dalam Sejarah Pemikiran Hukum Islam.” Jurnal Asy-Syari’Ah. Vol. 17, No. 1. Hlm. 34., n.d.

Peraturan Pemerintah Nomor 42 tahun 2006 tentang Pelaksanaan Undang-undang nomor 41 tahun 2004 tentang Wakaf, pasal 55. (n.d.).

Peter Mahmud Marzuki. Penelitian Hukum. Jakarta: Kencana Prenada Group, 2007.

Rahmat Syafi’i. Ilmu Ushul Fiqih. Bandung : CV. Pustaka Setia., 1999.

Rifai, Farid. “‘Analisis Sistem Pengawasan Wakaf Di Indonesia’.” In Proceeding. 1st. Annual Conference on Ihtifaz : Islamic Economics, Finance, and Banking (ACI-IJIEFB)., 2020.

Rozalinda. Manajemen Wakaf Produktif. Jakarta : Rajawali Pers., 2015.

Sasmita, R.A. Muqaranah Mazahib Fil Usul. Jakarta : Gaya Media Pratama, 1999.

Satria Efendi. Ushul Fiqh. Jakarta: Predana Media, 2005.

Sidqi, Hidayatullah dan Faris Ali. “‘Revitalisasi Badan Wakaf Indonesia (BWI) Analisis Kritis Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 Tentang Wakaf’.” Journal Al-Adl. 10, no. 1 (2019).

Wahbah Al-Zuhayli. Ushul Al Fiqh Al-Islam Wa Adillatuh. Beirut: Dar Al-Fikr. Hlm. 160. Dikutip Oleh Enden Haetami, 2015. “Perkembangan Teori Mashlahah ‘Izzul Al-Din Bin Abd Al-Salam Dalam Sejarah Pemikiran Hukum Islam.” Jurnal Asy-Syari’Ah. Vol. 17, No. 1. Hlm. 34., 1986.

Zainal B. Septiansyah, Muhammad Ghalib. “Konsepsi Utilitarianisme Dalam Filsafat Hukum Dan Implementasinya Di Indonesia.” Jurnal Hukum Islam Dan Pranata Sosial 34, no. 1 (2018).

Downloads

Published

2026-07-01

Issue

Section

Articles

How to Cite

Huzaimah Al Anshori. 2026. “The Reconstruction of The Authorityof The Indonesian Waqf Board (BWI) in Relation to The Supervision of Waqf Assets”. Hukum Dan Masyarakat Madani 16 (1): 215-44. https://doi.org/10.26623/humani.v16i1.14668.