Peran Pemerintah Dalam Mewujudkan Keadilan Ekologis Melalui Tanggung Jawab Lingkungan Dan Sosial Perusahaan
DOI:
https://doi.org/10.26623/humani.v15i2.13083Abstract
Studi ini meneliti peran pemerintah dalam menerapkan tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) dalam keadilan ekologis. Temuan menunjukkan bahwa pemerintah memainkan peran kunci dalam membangun kerangka regulasi, menyediakan insentif, memfasilitasi kemitraan, dan meningkatkan kesadaran untuk mendorong CSR yang selaras dengan keadilan ekologis. Efektivitas keterlibatan pemerintah sangat bergantung pada tercapainya keseimbangan antara kepentingan ekonomi, kesejahteraan sosial, dan tujuan lingkungan jangka panjang. Implementasi CSR dalam keadilan ekologis dapat berdampak baik pada sektor pemerintah maupun swasta untuk mencapai keberlanjutan dalam keadilan ekologis dan kepentingan jangka panjang. Dengan menggunakan metode tinjauan literatur sistematis, data sekunder dari penelitian sebelumnya dikumpulkan, kemudian disaring untuk relevansi, dan hasilnya dianalisis, yang berkaitan dengan bagaimana kebijakan pemerintah memengaruhi praktik bisnis yang bertujuan pada keberlanjutan lingkungan dan kesetaraan sosial. Studi ini juga menyoroti pendekatan alternatif, seperti inovasi sektor swasta, inisiatif yang dipimpin masyarakat, dan pengetahuan ekologis tradisional, yang melengkapi upaya pemerintah. Kesimpulannya, pencapaian keadilan ekologis melalui CSR memerlukan strategi multipemangku kepentingan yang mengintegrasikan kebijakan pemerintah, komitmen perusahaan, dan partisipasi masyarakat untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Fildzah Lutfiyani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

The journal holds the copyright for each article published with work licensed simultaneously under a Creative Commons Attribution 4.0 International License, which allows others to share the work with an acknowledgment of the authorship and early publication of the work in this journal.

