Analisis Perubahan Suhu Permukaan dan Curah Hujan di Kota Pekalongan Menggunakan Google Earth Engine (Januari - Juni 2024) 59 27
DOI:
https://doi.org/10.26623/transformatika.v24i1.13755Kata Kunci:
suhu permukaan, curah hujan, pekalongan, perubahan iklimAbstrak
Penelitian ini membahas perubahan suhu permukaan dan curah hujan di Kota Pekalongan pada periode Januari hingga Juni 2024 dengan menggunakan platform Google Earth Engine. Metode penelitian meliputi analisis statistik dan visualisasi data untuk mengidentifikasi tren perubahan suhu permukaan serta hubungan keterkaitannya dengan pola curah hujan. Data yang digunakan mencakup citra suhu permukaan harian (MODIS LST) dan data curah hujan (CHIRPS). Hasil menunjukan bahwa suhu permukaan tertinggi mencapai - terjadi pada DOY 40, 90, dan 100, sedangkan curah hujan tertinggi mencapai 4035,48 mm pada bulan Maret. Keterkaitan antara peningkatan suhu permukaan dan penurunan curah hujan diamati pada beberapa area, yang menunjukkan potensi risiko penguatan efek urban heat island dan kekeringan lokal. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam memahami dinamika iklim lokal, mengantisipasi dampak perubahan iklim, serta mendukung perencanaan kota yang lebih adaptif dan berkelanjutan.
Unduhan
Referensi
Ihsan, F. U. (2024). Sebaran Perubahan Suhu Permukaan Sebelum Dan Setelah Pandemi Covid 19 Terhadap Fenomena Urban Heat Island Di Kabupaten Batang. Jurnal Penataan Ruang, 105. https://doi.org/10.12962/j2716179x.v19i2.20308
Gadekar, K., Pande, C. B., Rajesh, J., Gorantiwar, S. D., & Atre, A. A. (2023). Estimation of land surface temperature and urban heat island by using Google Earth Engine and remote sensing data. In Springer Climate (pp. 367–389). Springer Science and Business Media B.V. https://doi.org/10.1007/978-
Yustiana, M., Zainuri, M., Sugianto, D. N., Batubara, M. P. N., & Hidayat, A. M. (2023). Dampak Variabilitas Iklim Inter-Annual (El Niño, La Niña) Terhadap Curah Hujan dan Anomali Tinggi Muka Laut di Pantai Utara Jawa Tengah. Buletin Oseanografi Marina, 12(1), 109–124. https://doi.org/10.14710/bulo
Wachid, N., & Tyas, W. P. (2022). Analisis transformasi NDVI dan kaitannya dengan LST menggunakan platform berbasis cloud: Google Earth Engine. Jurnal Planologi, 19(1), 60. https://doi.org/10.30659/jpsa.v19i1.20199
Latue, P. C., Rakuasa, H., Somae, G., & Muin, A. (2023). Analisis perubahan suhu permukaan daratan di Kabupaten Seram Bagian Barat menggunakan platform berbasis cloud Google Earth Engine. Sudo Jurnal Teknik Informatika, 2(2), 45–51. https://doi.org/10.56211/sudo.v2i2.261
Fitriani, L., Sari, D. R., & Wijaya, A. (2022). Analisis Perubahan Curah Hujan dan Dampaknya terhadap Ketahanan Pangan di Indonesia. Jurnal Geosains Tropis, 10(1), 45–57.
Rakuasa, H., & Pertuack, S. (2023). Pola Perubahan Suhu Permukaan Daratan di Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate Tahun 2013 dan 2023 Menggunakan Google Earth Engine.Sudo Jurnal Teknik Informatika, 2(2), 78–85. https://doi.org/10.56211/sudo.v2i2.271
Letedara, R., Manakane, S. E., Latue, P. C., & Rakuasa, H. (n.d.). Larisa Penelitian Multidisiplin Analisis Spasio-Temporal Perubahan Suhu Permukaan Daratan Pulau Letti Tahun 2013 dan 2023 Menggunakan Data Citra Ladsat 8 OLI/TIRS Pada Geogle Earth Engine.
Liwan, S., & Latue, P. C. (2023). Analisis Spasial Perubahan Suhu Permukaan Daratan Kota Kupang Menggunakan Pendekatan Geospatial Artificial Intelligence (GeoAI). Buana Jurnal Geografi, Ekologi Dan Kebencanaan, 1(1), 14–20. https://doi.org/10.56211/buana.v1i1.343
Puspa Wicitra, A., Kepirianto, C., Alifatus Sa, A., & Diponegoro, U. (n.d.). Analisis Dinamika Perubahan Suhu Permukaan Tanah pada Kemarau 2020-2023 sebagai Upaya Mitigasi Kekeringan di Desa Kedungbanteng, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 14(4), 790–795.
Nugroho, A. M., Fadillah, N., & Yuliana, S. (2022). Adaptasi Masyarakat terhadap Banjir Rob di Pekalongan dalam Konteks Perubahan Iklim. Jurnal Sosial Humaniora, 13(1), 77-85. https://doi.org/10.24843/JSH.2022.v13.i01.p09
Safira, N., Hakim, A., Yuniarto, P., Safira, N., & Yuniarto, A. H. P. (2025). Analisis Prediksi Kecepatan Angin di Kabupaten Pekalongan dengan Algoritma Decision Tree Regression Citation. QOMARUNA Journal of Multidisciplinary Studies, 02(02), 1–9. https://doi.org/10.62048/qjms.v2i2
Hanzahri, I., Pagar Alam No, J. Z., & Bandar Lampung, K. (n.d.). Dinamika Teknik Sipil Majalah Ilmiah Teknik Sipil Sistem Informasi Geografis dalam Mitigasi Hidrometeorologi: Studi Kasus Intensitas Hujan Mononobe di Pulau Jawa-Bali. Retrieved https://journals.ums.ac.id/index.php/DTS/index
Melati, F. S., Sukmono, A., & Bashit, N. (2020). Analisis Pengaruh Perubahan Densifikasi Bangunan Terhadap Fenomena Urban Heat Island Menggunakan Algoritma Urban Index Dengan Citra Landsat Multitemporal (Studi Kasus : Kota Pekalongan). In Jurnal Geodesi Undip Januari (Vol. 9, Issue 1).
Radite Ranggi Ananta, Casriyah Casriyah, Moh. Rayya Ilham Rehardiyan, & Lovi Nugiantika Pasha. (2024). Analisis Dampak Fenomena Peningkatan Urban Heat Island Kota Semarang Tahun 2024. Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan Dan Sosial Humaniora, 2(1), 144–157. https://doi.org/10.62383/aliansi.v2i1.676
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Mikael Arvito Kurnia Adi, Agusta Praba Ristadi Pinem

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

Transformatika is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



