MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS) MELALUI PENGELOLAAN KECERDASAN DAN SIKAP ETIS

Dicky Adhinurwanto, Indarto Indarto

Abstract


Faktual problem yang saat ini sedang dihadapi oleh PNS adalah sorotan negatif akibat kemerosotan mental dan moral yang ditunjukkan dalam melaksanakan tugas pelayanan, mengemukanya praktek KKN (Kolusi, Korupsi dan Nepotisme), menguaknya issue amoral yang telah melibatkan penyelenggara negara, juga terungkap perilaku kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan oleh anggota PNS adalah fakta yang tidak dapat dipungkiri. Mengacu pada temuan faktual problem yang ada maka masalah penelitian yang dirumuskan adalah “Bagaimana meningkatkan sikap etis dan kinerja PNS di lingkungan kantor Setda Provinsi Jawa Tengah?”.

Dengan menggunakan data yang diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada responden pegawai Biro Umum di Kantor Setda Provinsi Jawa Tengah, penelitian ini menguji pengaruh kecerdasan emosional, kecerdasan intelektual, dan kecerdasan spiritual terhadap sikap etis dan kinerja. Pengujian pengaruh antar variabel dilakukan dengan menggunakan Uji Regresi Berganda.

Hasil pengujian regresi berganda menunjukkan bahwa kecerdasan emosional, kecerdasan intelektual, dan kecerdasan spiritual terbukti berpengaruh positif signifikan terhadap sikap etis. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa kecerdasan emosional, kecerdasan intelektual, kecerdasan spiritual serta sikap etis terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai.

 

Factual problems currently being faced by civil servants is negative spotlight due to mental deterioration and moral demonstrated in carrying out the ministry, collusion, corruption and nepotism, to reveal issue amoral that has involved state officials, also revealed violent behavior in the home the stairs were made by members of civil servants is a fact that can not be denied. Referring to the factual findings of the problems formulated the research problem is "How to improve ethical attitudes and performance of civil servants in the Central Java Provincial Secretariat office?".

By using the data obtained through a questionnaire distributed to respondents employee in the Office of General Bureau Secretariat of Central Java province, this study examines the effect of emotional intelligence, intellectual, and spiritual intelligence of the ethical attitude and performance. Testing the influence between variables is done by using multiple regression test.

The test results of multiple regression showed that emotional intelligence, intellectual, and spiritual intelligence proved significant positive effect on the ethical attitudes. The results also indicate that emotional intelligence, intellectual, spiritual intelligence and ethical attitude shown to have a significant influence on employee performance.


Keywords


emotional intelligence; intellectual; spiritual; ethicalattitude; performance

Full Text:

PDF

References


Abdulrahim, A (1999), Pengaruh Perbedaan Gender terhadap Perilaku Akuntan Pendidik, Tesis, Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Agustian, Ary Ginanjar (2001), Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi dan Spiritual (ESQ) Berdasarkan 6 Rukun Iman dan 5 Rukun Islam, Penerbit Arga, Jakarta.

Aida dan Listianingsih (2004), Pengaruh sistem pengukuran kinerja sistem reward dan profit center terhadap hubungan antara total Quality management dengan kinerja manajerial, SNA VIII, Solo.

Arie, Pangestu Dwijayanti (2009), Pengaruh Kecerdasan Emosional, Kecerdasan Intelektual, Kecerdasan Spiritual Dan Kecerdasan Sosial Terhadap Pemahaman Akuntansi. Skripsi Universitas Pembangunan Nasional “VETERAN”. Jakarta.

A’sad (1995), Psikologi Industri, Liberty, Yogyakarta.

Azwar (2005), Sikap Manusia: Teori dan Pengukurannya, Pustaka Pelajar, Yogyakarta.

Baihaqi, S (2002), Analisis Pengaruh EQ Karyawan terhadap Kualitas Perilaku Pelayanan Kepada Wajib Pajak di Kantor Pelayanan PBB (Studi pada KPPBB Kediri dan Tulung Agung), Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Bernadin, H.J dan J.E.A Russel (1993), Human Resources Management, McGraw Hill, Singapore.

Carusso, D.R (1999), Applying The Ability Model Of Emotional IntelligenceTo The World Of Work, http://cjwolfe.com/article.doc, 15 Oktober 2015.

Choriyah, Anis (2013), Pengaruh Kecerdasan Emosional, Kecerdasan Intelektual, Kecerdasan Spiritual, dan Etika Profesi terhadap Kinerja Auditor dalam Kantor Akuntan Publik (Studi Empiris pada Auditor dalam Kantor Akuntan Publik di Kota Padang dan Pekanbaru), Universitas Negeri Padang.

Chrismastuti, A.A & V. Purnamasari (2004), Hubungan Sifat Machiavellian, Pembelajaran Etika dalam Mata Kuliah Etika, dan Sikap Etis Akuntan: Suatu Analisis Perilaku Etis Akuntan dan Mahasiswa Akuntansi di Semarang, Proceeding Simposium Nasional Akuntansi VII, Denpasar, 2–3 Desember: 247–266.

Clark, J.W & L.E Dawson (1996), Personal Religiousness and Ethical Judgement: An Empirical Analysis, Journal of Business Ethics 15, 359–372.

Dani, K (2002), Kamus Lengkap Bahasa Indonesia, Putra Harsa, Surabaya.

Depdikbud (2000), Kamus Besar Bahasa Indonesia, Balai Pustaka, Jakarta

Desmita (2006), Psikologi Perkembangan, PT Remaja Rosdakarya, Bandung.

Dessler, Gary (1997), Manajemen Sumber Daya Manusia, Indeks, Jakarta.Dwijayanti (2009)

Elhamidi (2009), Pengertian Kecerdasan Intelektual” tersed ia pada http ://elhamidy. blogspot.com/2009/06/pengert ian-kecerdasan-intelektual.html (diakses tanggal 8 Desember 2014).

Fabiola, R.A (2005), Analisis Pengaruh Kecerdasan Intelektual, Kecerdasan Emosional dan Kecerdasan Spiritual Terhadap Kinerja Karyawan (Studi kasus di hotel Horison Semarang), Tesis, Universitas Diponegoro.

Ferdinand, Augusty (2006), Structural Equation Modeling dalam Penelitian Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Diponegoro.

Ghozali, Imam (2009), Aplikasi Analisis Multivariet Dengan Program SPSS, Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang.

Ghozali, Imam (2001), Aplikasi Analisis Multivariet Dengan Program SPSS, Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang

Ginanjar, Ary Agustian (2007), Rahasis Sukses Membangun Kecerdasan Emosi dan Spiritual Berdasarkan 6 Rukun Iman dan 5 Rukun Islam, Arga, Jakarta.

Goleman, D (2005), Kecerdasan Emosi : Mengapa Emotional Intelligence Lebih Tinggi Daripada IQ, Alih Bahasa : T. Hermay, PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta

Gordon, E (2004), EQ dan Kesuksesan Kerja,Focus-online, http://www.epsikologi, com, 12 Oktober 2015.

Hadi, Sutrisno (2002), Metodologi Reset II, Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta

Hasan, Iqbal (2002), Pokok-Pokok Materi Statistik 2 (Statistik Inferensif). Bumi Aksara, Jakarta.

Idrus, Muhammad (2002), Kecerdasan Spiritual Mahasiswa Yogyakarta, Psikologi Phronesis, Jurnal Ilmiah dan Terapan, Vo.4, No.8, Desember 2002

Ika, Desi (2011), Pengaruh Kecerdasan Emosional dan Spiritual terhadap Sikap Etis Mahasiswa Akuntansi dipandang dari Segi Gender (Studi pada Perguruan Tinggi Negeri di Kota Medan), Jurnal Keuangan dan Bisnis, 3 (2), 111-132.

Jamaluddin dan Rahayu Indriasari (2012), Pengaruh Kecerdasan Intelektual, Kecerdasan Emosional, Kecerdasan Spiritual terhadap Etika Mahasiswa Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Tadulaku.

Joseph, G (1978), Interpreting Psychological Test Data, Vol.1, New York VNR

Keraf, A.S (1998), Etika Bisnis: Membangun Citra Bisnis sebagai Profesi Luhur, Penerbit Kanisius, Yogyakarta.

Keraf, A Sony dan R.H Imam (1995), Etika Bisnis Membangun Citra Bisnis sebagai Profesi Luhur, Yogyakarta.

Lucyanda, Jurica dan Gunardi Eko (2013), Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Etis Mahasiswa Akuntansi Universitas Bakrie, Media Riset Akuntansi, 2 (2).

Ludigdo, U (1999), Pengaruh Gender terhadap Etika Bisnis: Studi atas Persepsi Akuntan dan Mahasiswa Akuntansi,Proceeding Simposium Nasional Akuntansi II. Malang, 24–25 Sepetember : 1–17.

Ludigdo, Unti (2006), Strukturasi Praktik Etika di Kantor Akuntan Publik: Sebuah Studi Interpretif, Simposium Nasional Akuntansi IX, Universitas Andalas, Padang.

Ludigdo, U dan F. Meilisa (2001), Persepsi Mahasiswa Akuntansi terhadap Etika Akuntan Pendidik di Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya, Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 1 (2).

Madjid, Ahmad (1992), Etika Sosial: Asas Moral dalam Kehidupan Manusia, Rineka Cipta, Jakarta.

Maryani, T dan U. Ludigdo (2001), Survei atas Faktor-faktor yang Mempengaruhi Sikap dan Perilaku Etis Akuntan,Jurnal TEMA, 2 (1): 49– 62.

Mathis dan Jackson (2002), Manajemen Sumber Daya Manusia, Salemba Empat, Jakarta.

Melandy, R dan N. Aziza (2006), Pengetahuan Kecerdasan Emosional Terhadap Pemahaman Akuntansi Kepercayaan Diri sebagai Variabel Pemoderasi,Padang: Jurnal Simposium Nasional Akuntansi IX.

Moustafa, K.S dan T.R Miller (2003), Too Intelligent For The Job ? The Validity of Upper-Limit Cognitive Ability Test Scores In Selection, Sam Advanced Management Journal, Vol. 68.

Mudali (2002), Quote : How High Is Yous Spiritual Intelligence?,http://www.eng.usf.edu/gopalakr/artcles/spiritual.html, 15 Oktober 2015

Mulyadi (2007), Auditing, Salemba Empat, Jakarta.

Panangian, Reza (2012), Pengaruh Kecerdasan Emosional dan Kecerdasan Spiritual Terhadap Tingkat Pemahaman Akuntansi, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Perbanas, Surabaya.

Pratiwi & Asih (2011), Perilaku Prososial ditinjau dari Empati dan Kematangan Emosi, Jurnal Psikologi, 1 (1).

Purba, Ahmad (1999), Emotional Intelligence, Seri Ayah Bunda, 26 Juli-8 Agustus, Dian Raya, Jakarta.

Purwanto, Didik. Ernawati (2010), Pengaruh Kompetensi, Kecerdasan Emosional dan Efikasi Diri Terhadap Kenyamanan Pimpinan Dalam Melakukan Penilaian Kinerja Karyawan, Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan, 10 (1) h: 74-82

Rachmi, Filia (2010), Pengaruh Kecerdasan Emosional, Kecerdasan Spiritual, dan Perilaku Belajar terhadap Pemahaman Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Diponegoro, Semarang.

Ramly, Z., L.T Chai dan C.K Lung (2008), Religiosity as A Predictor of Consumer Ethical Behavior: Some Evidence from Young Consumers from Malaysia, Journal of Business Systems, Governance and Ethics, 3 (4), 43-56.

Reiss, M.C & K. Mitra (1998), The Effects of Individual Difference Factors on the Acceptability of Ethical and Unethical Workplace Behaviors, Journal of Business Ethics, 17 (14), 1581-1593.

Ruegger, D & E.W King (1992), A Study Of The Effect Of Age And Gender Upon Student Business Ethics, Journal of Business Ethics, 11, 179-186.

Sekaran, Uma (2006), Research Methods for Business: A Skill Building Approach, John Wiley & Sons Inc, New York.

Singarimbun, M & Effendi (1991), Metode Penelitian Survey, Penerbit PT. Pustaka LP3ES Indonesia, Jakarta.

Soeparwoto (2005), Psikologi Perkembangan, UPT UNNES PRESS, Semarang.

Sugiyono (2003), Statistika untuk Penelitian, Penerbut Alfabeta, Bandung.

Supramono dan Intiyas Utami (2004), Desain Proposal Penelitian Akuntansi & Keuangan, Penerbit Andi, Yogyakarta.

Svyantek, D.J (2003), Emotional Intellegence and Organizational Behavior, The International Journal of Organizational Analysis, 11, 167-169.

Tikollah, dkk (2006), Pengaruh Kecerdasan Intelektual, Kecerdasan Emosional, dan Kecerdasan Spiritual terhadap Sikap Etis Mahasiswa Akuntansi (Studi Pada Perguruan Tinggi Negeri di Kota Makasar Provinsi Sulawesi Selatan), Simposium Nasional Akuntansi 9, Padang.

Trihandini, R.A Fabiola Meirnayati (2005), Analisis Pengaruh Kecerdasan Intelektual, Kecerdasan Emosional, dan Kecerdasan Spiritual terhadap Kinerja Karyawan: Studi kasus di Hotel Horizon, Semarang, Tesis pada Program Magister Manajemen Universitas Diponegoro, Semarang.

Tyson, T (1992), Does Believing that Everyone Else is Less Ethical have an Impact on Work Behavior?, Journal of Business Ethics, 11, 707–717.

Verbeke, W., C. Ouwerkerk & E. Peelen (1996), Exploring the Contextual and Individual Factors on Ethical Decision Making of Salespeople,Journal of Business Ethics, 15, 1175–1187.

Weaver, G.R & B.R Agle (2002), Religiosity and Ethical Behavior in Organizations: A Symbolic Interactionist Perpective, Academy of Management Review, 27 (1), 77–97.

Widagdo et al (2002), Analisis Pengaruh Atribut –Atribut Kualitas Audit Terhadap Kepuasan Klien, Simposium Nasional Akuntansi 5. 560-574.

Wiersma, M.L (2002), The Influence of Spiritual “Meaning-Making” On Career Behaviour, Journal of Management Development, Vo.21, No.7, pp.497-520

Wimbush, J.C., J.M Shepard & S.E Markham (1997), An Empirical Examination of the Relationship between Ethical Climate and Ethical Behavior from Multiple Levels of Analysis,Journal of Business Ethics, 16, 1705–1716.

Winardi (1996), Perilaku Konsumen, Bandung.

Wiramiharja, A Sutardo (2003), Pengantar Psikologi Abnormal, Rendika Aditama, Bandung.

Yani, Fitri (2011), Pengaruh Kecerdasan Intelektual, Kecerdasan Emosional, Kecerdasan Spiritual Terhadap Pemahaman Akuntansi, Jurnal Akuntansi Pendidikan, Universitas Riau.

Zohar, D dan I Marshall (2002), SQ (Spiritual Intelligence) : The Ultimate Intelligence, Blomsburry Publishing, London

Zohar, D dan I. Marshall (2005), Spiritual Capital,Wealth We Can Live By Using Our Rational Emotional And Spiritual Intelligence To Transform Ourselves And Corporate Culture, alih bahasa Helmi Mustofa, Bandung:Mizan Media Utama




DOI: http://dx.doi.org/10.26623/jreb.v10i2.1135

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats


Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis (JREB) terindex:

                    

 

Creative Commons License
This work Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.