Deteksi Area Penyakit Jambu Biji menggunakan YOLOv8 dan K-Means Clustering 235 242
DOI:
https://doi.org/10.26623/transformatika.v23i2.13234Abstrak
Produktivitas tanaman jambu biji (Psidium guajava L.) menghadapi ancaman yang cukup serius akibat serangan penyakit seperti Phytophthora, Scab, dan Styler End Rot. Deteksi dini merupakan hal yang penting untuk mencegah kerugian ekonomi, namun metode berbasis CNN yang ada saat ini seringkali memiliki keterbatasan dalam melokalisasi area infeksi secara akurat. Penelitian ini mengusulkan sistem deteksi terintegrasi yang memanfaatkan algoritma YOLOv8 untuk deteksi objek secara real-time dan K-Means Clustering untuk segmentasi pasca-pemrosesan (post-processing). Model dilatih menggunakan arsitektur YOLOv8s pada dataset sebanyak 600 citra dengan pembagian data latih, validasi, dan uji sebesar 50:40:10. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa model yang diusulkan mencapai nilai Mean Average Precision (mAP50-95) yang tinggi sebesar 0.891 pada data uji. Hasil ini menunjukkan konsistensi yang kuat dengan hasil validasi (0.894), yang mengindikasikan kemampuan generalisasi model yang baik tanpa mengalami overfitting. Waktu inferensi rata-rata tercatat sebesar 26.1 ms, yang menegaskan kelayakan model ini untuk aplikasi real-time. Selain itu, metode K-Means clustering terbukti efektif dalam melakukan segmentasi area terinfeksi di dalam bounding box, memberikan analisis visual yang lebih jelas terkait tingkat keparahan penyakit.
Unduhan
Referensi
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Naufal Hesti

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

Transformatika is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



