Strategi Edukasi Literasi Finansial Digital Sebagai Upaya Pencegahan Pinjaman Online Ilegal pada Kelompok Rentan 92 114
DOI:
https://doi.org/10.26623/nsyanh35Abstract
Maraknya pinjaman online ilegal di Indonesia menuntut peningkatan literasi finansial digital, khususnya pada mahasiswa yang rentan terhadap praktik predatory lending. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai bahaya pinjaman online ilegal melalui edukasi digital berbasis e-book berjudul panduan praktis menghindari pinjaman online ilegal. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan distribusi materi melalui google drive dan evaluasi melalui google form pada mahasiswa. Hasil pra kuesioner menunjukkan 65,8% responden pernah menerima tawaran pinjaman online dengan media sosial sebagai saluran dominan. Kemampuan mengecek legalitas layanan hanya 47,4% sebelum edukasi. Setelah intervensi edukasi, terjadi peningkatan. Responden menyatakan memahami dalam membedakan pinjaman legal atau ilegal, memahami risiko penyalahgunaan data pribadi, dan lebih selektif terhadap tawaran dana cepat. Perubahan perilaku juga terlihat dari penghapusan aplikasi tidak terdaftar OJK. Edukasi berbasis media digital yang sederhana terbukti cukup efektif dalam meningkatkan literasi finansial digital. Namun, pendampingan berkelanjutan diperlukan mengingat masih terdapat responden yang menganggap pinjaman online pada umumnya sebagai solusi praktis. Kegiatan ini berpotensi dikembangkan untuk kelompok masyarakat lain sebagai upaya preventif kejahatan finansial digital.
Downloads
References
Angkasa, A, and A Angkasa et al. “Illegal Online Loans in Indonesia: Between the Law Enforcement and Protection of Victim.” Lex Scientia Law Review 7, no. 1 (2023): 137. https://doi.org/10.15294/lesrev.v7i1.67558.
Babbie, Earl R. The Practice of Social Research. 15th ed. Boston, Massachusetts: Cengage Learning, 2020.
Bryman, Alan. Social Research Methods. 6th ed. Oxford: Oxford University Press, 2024.
Cappelli, T. “Understanding Money Management Behaviour and Its Potential Determinants Among Undergraduate Students: A Scoping Review.” PLoS ONE 19, no. 8 (2024): e0307137. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0307137.
Fatya, J. “Edukasi Literasi Finansial Digital Sebagai Upaya Penguatan Ekonomi Digital Masyarakat Desa Sukatepu.” Jurnal Abdimas Kesosi 9, no. 1 (2026): 391. https://doi.org/10.57213/abdimas.v9i1.482.
Gomulya, A M. “Efektivitas Peran Literasi Digital Dalam Pembangunan Ekonomi Digital, Studi
Kasus Pada Korban Kejahatan Pinjaman Online Ilegal.” Jurnal Studi Pembangunan Interdisiplin KRITIS 32, no. 2 (2023): 125. https://doi.org/10.24246/kritis.v32i2p117-136.
Gumilar, D W A. “Digital Financial Literacy and Digital Financial Inclusion in the Era of Digital Disruption: Systematic Literature Review.” Formosa Journal of Multidisciplinary Research 3, no. 5 (2024): 1572. https://doi.org/10.55927/fjmr.v3i5.9213.
Johan, I. “The Effect of Personal Finance Education on The Financial Knowledge, Attitudes and
Behaviour of University Students in Indonesia.” Journal of Family and Economic Issues 42 (2021): 352. https://doi.org/10.1007/s10834-020-09721-9.
Khiba, F K, and Sri Utami Ady. “Financial Literacy, Risk Perceptions, and Consumptive Behavior on Interest in Using Online Loans.” Journal of Economics, Finance and Management Studies 6, no. 11 (2023): 11. https://doi.org/10.47191/jefms/v6-i11-07.
Margasari, N. “Student Financial Well-Being: Personal Factors and Financial Behavior as Antecedents of Financial Well-Being.” Jurnal Economia 20, no. 2 (2024): 314. https://doi.org/10.21831/economia.v20i2.58070.
Masruchan, and Rifa Nurmilah. “Pengembangan Media Pembelajaran E-Book Berbasis Android Untuk Meningkatkan Literasi Finansial Siswa SMK.” Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan 3, no. 4 (2025): 1101. https://doi.org/10.55606/jurripen.v4i1.4886.
McMahon, Sarah E. “Research Ethics and the Protection of Human Participants in Social Research.” Research Ethics 17, no. 2 (2021): 1–15.
Monoarfa, V. “Literasi Keuangan Digital: Bahaya Dan Dampak Pinjaman Online Ilegal Bagi Mahasiswa Studi Kasus Semester 1 Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Negeri Gorontalo.” Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan Dan Bisnis Syariah 7, no. 3 (2025): 1024.
Nopriansyah, W, and Nesya Salma Wafi. “Literasi Keuangan Digital: Bahaya Dan Dampak Pinjaman Online Ilegal Bagi Mahasiswa.” AKM: Aksi Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 5, no. 1 (2024): 427. https://doi.org/10.36908/akm.v5i1.1118.
Nugroho, D. “Edukasi Keuangan Digital Sebagai Upaya Pencegahan Pinjaman Daring Ilegal Pada Kelompok PKK Dusun Semunggang.” Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia 9, no. 1 (2026): 7. https://doi.org/10.24912/jbmi.v9i1.35915.
Prete, A L. “Digital and Financial Literacy as Determinants of Digital Payments and Personal Finance.” Economics Letters 213 (2022): 110378. https://doi.org/10.1016/j.econlet.2022.110378.
Putri, P A, and Kasmanto Rinaldi. “The Problems of Illegal Online Loans Based on the Victim’s Perspective: A Case Study.” International Journal of Advances in Social and Economics 4, no. 3 (2022): 104. https://doi.org/10.33122/ijase.v4i3.215.
Rahayu, R. “The Current Digital Financial Literacy and Financial Behavior in Indonesian Millennial Generation.” Journal of Accounting and Investment 23, no. 1 (2022): 91. https://doi.org/10.18196/jai.v23i1.13205.
Rahmiyanti, S, and Marheni. “Penyuluhan Interaktif Literasi Keuangan Guna Mencegah Jebakan Pinjaman Online Ilegal.” Jurnal Pengabdian UNDIKMA 5, no. 3 (2024): 458. https://doi.org/10.33394/jpu.v5i3.12247.
Rindiantika, W D. “Perlindungan Hukum Terhadap Data Pribadi Bagi Nasabah Pinjaman Online.” Welfare State Jurnal Hukum 2, no. 2 (2023): 245. https://doi.org/10.56013/welfarestate.v2i2.2416.
Rudiyanto, R. “Peran Lembaga Keuangan Dalam Mencegah Jeratan Pinjaman Online Ilegal.” Jurnal Ekonomi Manajemen Akuntansi Keuangan Bisnis Digital 4, no. 1 (2025): 230. https://doi.org/10.58222/jemakbd.v4i1.1311.
Sabila, V P, and Hasnawati. “The Influence of Financial Literacy and Digital Literacy on Mobile Banking Adoption.” Syntax Literate: Indonesian Scientific Journal 9, no. 11 (2024): 6650. https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v9i11.17004.
Saragih, N, and Leila Mona Ganiem. “The Permai Community in Penang, Malaysia Through Digital Literacy to Prevent Illegal Online Loans.” Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan 4, no. 1 (2025): 2744. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.2052.
Suryono, R R. “Detection of Fintech P2P Lending Issues in Indonesia.” Heliyon 7, no. 4 (2021):
e06782. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2021.e06782.
Yue, P. “The Rise of Digital Finance: Financial Inclusion or Debt Trap?” Finance Research Letters 47 (2022): 102604. https://doi.org/10.1016/j.frl.2021.102604.



