Penyuluhan Hukum tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Nasional sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Hukum Masyarakat di Desa Bilalang IV Kecamatan Kotamobagu Utara 79 57
DOI:
https://doi.org/10.26623/spge7a74Abstract
Pemberlakuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP Nasional) membawa perubahan mendasar terhadap sistem hukum pidana Indonesia sehingga memerlukan pemahaman yang memadai dari masyarakat. Berbagai informasi yang berkembang melalui media sosial maupun pemberitaan sering kali tidak menjelaskan substansi pengaturan secara utuh sehingga berpotensi menimbulkan kesalahpahaman. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kesadaran hukum masyarakat terhadap berbagai ketentuan dalam KUHP Nasional. Kegiatan dilaksanakan di Desa Bilalang IV, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu menggunakan metode penyuluhan hukum dengan pendekatan partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab. Sasaran kegiatan meliputi pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan masyarakat setempat. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa peserta mengikuti kegiatan dengan antusias serta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai tujuan pembaruan hukum pidana, ketentuan Restorative justice, delik aduan, serta berbagai perubahan penting dalam KUHP Nasional. Diskusi interaktif juga mampu meluruskan berbagai persepsi yang kurang tepat mengenai ketentuan hukum yang berkembang di masyarakat. Kegiatan ini membuktikan bahwa penyuluhan hukum merupakan sarana yang efektif untuk meningkatkan literasi dan kesadaran hukum masyarakat sekaligus mendukung implementasi KUHP Nasional melalui pendekatan edukatif yang mudah dipahami.
Downloads
References
Ardinansyah, Agus, Mochammad Atmaji Windrianto, and Irfan Islami. “Peningkatan Kesadaran Hukum Kesehatan Melalui Edukasi Partisipatif Pasca Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 Di Desa Kadubelang, Pandeglang.” PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat 11, no. 5 (2026). https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v11i5.11237.
Flora, Henny Saida, Hajriana, Indah Dwiprigitaningtias, Nining Suningrat, Zulkham Sadat Zuwanda, and Dyah Rosiana Puspitasari. “The Effectiveness of Restorative Justice in Resolving Minor Crimes at the Police Level: A Comparative Study Between Formal Legal Approach and Restorative Justice.” International Journal of Community Service 4, no. 1 (2025). https://doi.org/10.55299/ijcs.v4i1.1402.
Flora, Henny Saida, Jumra, Mukhawas Rasyid, Zulkham Sadat Zuwanda, and Nurmi Sari. “Legal Education for the Community: Efforts to Raise Legal Awareness in Community D.” Journal of Human and Education 5, no. 1 (2025): 706–16. https://doi.org/10.31004/jh.v5i1.2263.
Ismail, Dian Ekawaty, Yusna Arsyad, Novendri M Nggilu, and Yassine Chami. “Collocation of Restorative Justice with Human Rights in Indonesia.” Legality: Jurnal Ilmiah Hukum 32, no. 2 (2024): 394–417. https://doi.org/10.22219/ljih.v32i2.35374.
Johar, Olivia Anggie, and Edi Setiadi. “The Integration of Restorative Justice in Indonesia’s Criminal Justice System: Building a Comprehensive Legal Framework.” Kosmik Hukum 26, no. 1 (2026): 181–201. https://doi.org/10.30595/kosmikhukum.v26i1.27385.
Leiwakabessy, Jusuf, Michael R Singkery, O Duparlira, F Koritelu, S Tukane, and K Suitela. “Sosialisasi KUHP Nasional (UU No. 1 Tahun 2023) Untuk Meningkatkan Kesadaran Hukum Pemuda Negeri Makariki.” Jurnal Informasi Pengabdian Masyarakat 4, no. 2 (2026).
https://doi.org/10.47861/jipm-nalanda.v4i2.2203.
Lubis, Junaidi, Tika Rohani Zega, Delina Giawa, Alexius Saroniat Harefa, and Juliya Maria. “Legal Participatory Legal Counseling to Realize Sei Mencirim Village as a Region Free of Violence against Women and Children.” Jurnal Pengabdian Masyarakat 7, no. 1 (2026). https://doi.org/10.32815/jpm.v7i1.2999.
Mutiara, Lediana Tia, Umar Anwar, and Muhammad Ali Equatora. “Penyuluhan Dalam Meningkatkan Kesadaran Hukum Di Desa Mangli, Randudongkal, Pemalang.” International Journal of Community Service 2, no. 1 (2023). https://doi.org/10.47540/ijcs.v2i1.877.
Rahman, Maulida Aulia, Jamilah, Muhamad Rizky Nurohman, and Nazma Rahma Aulia. “Socialization for Violence Prevention in Educational Institutions and Communities: A Psychoeducational and Legal Awareness Approach.” Indonesian Journal of Community Empowerment 6, no. 4 (2025): 229–39. https://doi.org/10.35899/ijce.v6i4.1125.
Romadhon, Ahmad Heru, Fajar Rachmad Dwi Miarsah, and Octavina Putri Rodhli. “Kesadaran Hukum Sebagai Upaya Menguatkan Masyarakat Yang Inklusif Dan Damai Untuk Pembangunan Berkelanjutan.” Ilmu Hukum Prima 7, no. 2 (2025): 255–64. https://doi.org/10.34012/jihp.v7i2.5818.
Wahid, Abdul. “Restorative Justice Arrangements in the Indonesian Criminal Justice System: A Contribution of Thoughts.” Rechtsidee 8 (2021). https://doi.org/10.21070/jihr.v8i0.778.
Wibowo, Ribut Hari. “Pendekatan Keadilan Restorative Dalam Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif.” Jurnal Hukum Progresif 9, no. 2 (2021): 146–57. https://doi.org/10.14710/jhp.9.2.146-157.
Wulandari, Cahya. “Dinamika Restorative Justice Dalam Sistem Peradilan Pidana Di Indonesia.” Jurisprudence 10, no. 2 (2021): 233–49. https://doi.org/10.23917/jurisprudence.v10i2.12233.
Yusuf, Muhammad, Ahmad Hunaeni Zulkarnaen, and Nurul Qamar. “Implementation of the Indonesian National Criminal Code: Challenges and Legal Policy in Criminal Law Reform.” Jurnal Hukum Dan Peradilan 14, no. 1 (2025): 43–61. https://doi.org/10.25216/jhp.14.1.2025.43-61.



