Efektivitas Program Kerja Pema Sebagai Sarana Penguatan Literasi Hukum Ekonomi Syariah Di Desa Bangun
DOI:
https://doi.org/10.26623/d6169k72Abstract
Rendahnya literasi Hukum Ekonomi Syariah pada masyarakat pedesaan menjadi salah satu alasan penting dilaksanakannya Program Kerja PEMA sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Melalui pendekatan tatap muka, program ini diharapkan mampu memperkuat pemahaman masyarakat terhadap prinsip-prinsip Hukum Ekonomi Syariah yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas Program Kerja PEMA sebagai sarana penguatan literasi Hukum Ekonomi Syariah di Desa Bangun, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan sumber data berupa laporan pelaksanaan kegiatan, dokumentasi, dan pengalaman langsung tim pelaksana selama kegiatan berlangsung. Analisis dilakukan secara deskriptif-interpretatif dengan mengacu pada level reaction dalam model evaluasi Kirkpatrick. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Kerja PEMA berjalan efektif dalam membangun partisipasi dan penerimaan masyarakat, yang ditandai dengan tingginya antusiasme warga, dukungan pemerintah desa, serta keterlibatan masyarakat dalam berbagai kegiatan edukasi, keagamaan, dan sosial. Namun, peningkatan pemahaman masyarakat terhadap Hukum Ekonomi Syariah belum dapat diukur secara menyeluruh karena keterbatasan instrumen evaluasi. Oleh karena itu, penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan pengabdian berbasis partisipatif memiliki peran penting dalam memperkuat literasi Hukum Ekonomi Syariah di masyarakat pedesaan, sekaligus menjadi dasar bagi pengembangan penelitian selanjutnya dengan instrumen evaluasi yang lebih komprehensif.
xml



