Intervensi Preventif Kekerasan Seksual melalui Edukasi Berbasis Sekolah: Implementasi Edukasi Pencegahan di SMA 17 Agustus Surabaya 387 451
DOI:
https://doi.org/10.26623/nx1wxv18Abstract
Kekerasan seksual terhadap anak dan remaja terus menunjukkan tren peningkatan secara nasional, dengan Komnas Perempuan mencatat 2.595 laporan kekerasan seksual terhadap anak pada 2023, sementara Polda Jawa Timur melaporkan 241 kasus kekerasan seksual terhadap anak pada tahun yang sama. Kondisi ini menegaskan urgensi intervensi preventif berbasis pendidikan untuk meningkatkan literasi risiko dan ketahanan pelajar. Penelitian pengabdian ini bertujuan menganalisis implementasi edukasi pencegahan kekerasan seksual di SMA 17 Agustus Surabaya melalui pendekatan sosialisasi interaktif yang mengintegrasikan perspektif hukum dan kesehatan. Metode yang digunakan meliputi pemetaan masalah, observasi lapangan, penyampaian materi mengenai kerangka hukum perlindungan anak serta dampak medis-psikologis kekerasan seksual, dan evaluasi melalui kuesioner pre–post. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman siswa terkait definisi kekerasan seksual, mekanisme pelaporan, serta konsekuensi hukum dan kesehatan, dengan peningkatan skor literasi sebesar 32% setelah intervensi. Temuan ini mengindikasikan bahwa edukasi berbasis sekolah efektif sebagai langkah preventif dalam meminimalkan risiko kekerasan seksual di lingkungan remaja. Intervensi ini direkomendasikan untuk direplikasi secara berkala guna memperkuat budaya sekolah yang aman dan responsif terhadap isu perlindungan anak.
Downloads
References
CDC. (2020). Consequences of Child Sexual Abuse. https://www.cdc.gov/child-abuseneglect/about/index.html
Kellogg, N. & and the Committee on Child Abuse and Neglect. (2005). The Evaluation of Sexual Abuse in Children. Pediatrics, 116(2), 506–512. https://doi.org/10.1542/peds.2005-1336
Kementerian Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak. (n.d.). Hak Anak dan Sistem
Perlindungan Anak. Retrieved November 19, 2025, from https://www.kemenpppa.go.id/buku/indeks-perlindungan-anak-tahun-2022-ipa-ipha-ipka
Kementerian Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak. (2022). Survei Kekerasan Anak dan Remaja (SKAI) [Dataset].
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA). (2024). Data
Kekerasan Terhadap Anak di Indonesia 2022–2023 [Dataset]. https://www.kemenpppa.go.id/
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). (2022). Laporan Perlindungan Anak di Sekolah.
KPAI. https://www.kpai.go.id/topik/laporan-akhir-tahun-2022
Komnas Perempuan. (2023). Laporan Tahunan Kekerasan Terhadap Perempuan 2023 [Dataset].
Permendikbudristek No. 46 Tahun 2023 Tentang Pencegahan Dan Penanganan Kekerasan Di Lingkungan Satuan Pendidikan.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2022 Tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak.
UNICEF Indonesia. (2021). Child Protection and Adolescent Safety Report. UNICEF.
https://www.unicef.org/indonesia/id/child-protection
World Health Organization. (2019). School-Based Violence Prevention. World Health Organization.



