Implikasi Putusan Mahkamah Konstitusi Terhadap Hak Mewaris Anak Luar Kawin di Indonesia

Authors

  • Chikita Murti Wiliyandari Universitas Brawijaya
  • Rachmi Sulistyarini Universitas Brawijaya
  • R. Imam Rahmat Sjafi'i Universitas Brawijaya

DOI:

https://doi.org/10.26623/julr.v9i2.13573

Keywords:

Anak Luar Kawin, Hak Waris, Kepastian Hukum

Abstract

This study aims to analyze the legal implications of the relationship between children born out of wedlock and their biological fathers, particularly in relation to inheritance rights following Constitutional Court Decision Number 46/PUU-VIII/2010. The research addresses the normative tension between civil law recognition of paternity and the concept of lineage (nasab) within Indonesia’s plural legal system. Using a normative juridical method with statutory, conceptual, and comparative approaches, this study examines legal materials and judicial practices. The findings indicate that while the Constitutional Court decision expands civil recognition based on biological proof, it does not fully harmonize with inheritance regimes, especially within Islamic law, resulting in legal uncertainty, inconsistent judicial interpretation, and administrative barriers in inheritance processes. Therefore, the effectiveness of legal protection for children born out of wedlock depends on regulatory harmonization and consistent legal interpretation. The novelty of this study lies in its systematic analysis of the unresolved normative conflict between civil relationship and lineage concepts and its practical implications for inheritance law, offering a conceptual framework for legal harmonization to ensure certainty and justice.

 

 

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi yuridis hubungan hukum anak luar kawin dengan ayah biologisnya, khususnya terkait hak waris pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-VIII/2010. Penelitian ini berangkat dari adanya ketegangan normatif antara pengakuan hubungan keperdataan dan konsep nasab dalam sistem hukum Indonesia yang pluralistik. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa putusan tersebut memperluas pengakuan hubungan keperdataan berbasis pembuktian biologis, namun belum sepenuhnya terharmonisasi dengan sistem kewarisan, khususnya dalam hukum Islam, sehingga menimbulkan ketidakpastian hukum, inkonsistensi putusan hakim, serta hambatan administratif dalam praktik kewarisan. Oleh karena itu, diperlukan harmonisasi regulasi dan keseragaman penafsiran hukum. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis sistematis terhadap konflik normatif antara hubungan keperdataan dan nasab serta implikasi praktisnya dalam hukum kewarisan, yang menghasilkan kerangka konseptual untuk mewujudkan kepastian dan keadilan hukum.

References

Choirina, Cahaya. “Hak Waris Anak Luar Kawin Terhadap Harta Kebendaan Ayah Biologisnya Berdasarkan Hukum Perdata (Burgerlijk Wetboek) Dan Kompilasi Hukum Islam.” IJTIHAD: Jurnal Studi Hukum Islam 3, no. 1 (2025): 63–74. https://ejournal.staika.ac.id/index.php/ijtihad/article/view/112.

Dani, Ahmad Ega Putra, and Murry Darmoko. “Ketentuan Perkawinan Sesama Jenis di Indonesia dan Belanda.” Judiciary: Jurnal Hukum dan Keadilan 12, no. 1 (2023): 121–137. https://doi.org/10.56943/judiciary.v12i1.150.

Dewi, Lharasati, Yessi Nursa’adah, Almatubah Almatubah, Bunga Angriani, Davida Aufaheny Nurratuain, and Zidni Ilman. “Marriage Is Not Scary: Edukasi Kesiapan Mental Dan Peran Pasangan Dalam Membentuk Rumah Tangga Yang Sehat Pada Dewasa Awal Di Kota Samarinda.” Community Empowerment: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat 2, no. 2 (2024): 109–17. https://doi.org/10.15575/commen.v2i2.1005.

Disemadi, Hari Sutra. “Lensa Penelitian Hukum : Esai Deskriptif Tentang Metodologi Penelitian Hukum.” Journal of Judicial Review 24, no. 2 (2022): 289–304. https://doi.org/10.37253/jjr.v24i2.7280.

Fadila, Salma Nurul, Nina Nursari, and Oyo Sunaryo Mukhlas. “Dinamika Politik Hukum Poligami Dalam Undang-Undang Perkawinan: Tantangan Dan Implikasinya Terhadap Sistem Hukum Indonesia.” Qanuniya: Jurnal Ilmu Hukum 1, no. 2 (2024): 34–43. https://doi.org/10.15575/qanuniya.v1i2.955.

Figgar, Muhammad Zul, and Faisal Saidi. “Status Anak Di Luar Nikah Dalam Kewarisan Pasca Keluarnya Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-VIII/2010” 18, no. 2 (2022): 269–88.

Fikri, Arif, Ahmad Burhanuddin, Rudi Santoso, and Habib Ismail. “Konvergensi Hukum Islam dan UU Perkawinan Anak Merupakan Masalah Sosial yang Masih Terjadi di Banyak Daerah di Indonesia , termasuk di Kabupaten” 4, no. 2 (2025): 1007–36. https://doi.org/10982.2039.

Fransisca, Ingrid, Matina Candra, and Zil Aidi. “Implikasi Atas Berlakunya Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 69/PUU-XIII-2015 Terhadap Perjanjian Perkawinan Di Indonesia” 6, no. 3 (2024): 8849–59. https://doi.org/10.30595/jssh.v5i1.9876.

Gamentra, I Kadek Kharisna, and I Gede Yusa. “Rekonstruksi Hak Waris Anak Luar Kawin Di Bali Menurut Hukum Nasional Dan Adat.” As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga 7, no. 2 (2025): 675–80. https://doi.org/10.47476/assyari.v7i2.9162.

Hasan, Hamzah. “Perlindungan Terhadap Anak Korban Kekerasan Seksual Dalam Perspektif Undang-Undang Perlindungan Anak Dan Kompilasi Hukum Islam ( Studi Putusan Nomor 1128 Pid . Sus Tahun 2023 Pengadilan Negeri Makassar )” 6, no. 1 (2025): 180–94. https://doi.org/10.55623.

Hasanah, Amelia Nur, Ramadhoni, Moh Zainullah, Dafira, Lucky. “Analisis Yuridis Terhadap Hak Waris Anak Luar Kawin Pasca Putusan MK No. 46/PUI-VIII/2010,” 2025.

Hikmah, F, N A Hakim, T A Roka, and Y Yokotani. “The Urgency of Implementing Conjugal Visit for Inmates from the Perspective of Positive Law and Human Rights.” Jurnal USM Law Review 7, no. 3 (2024): 1339–59.

Journal, International, Of Humanities, Mahendita Galang, Perdana Humaidi, Diah Aju Wisnuwardhani, and Corresponding Author. “Analysis On The Legal Certainty Of Constitutional Court Decision Number 46/PUU- VIII/2010 As Evidence In Resolving Cases Of Children Born Out Of Wedlock” 4, no. 3 (2010): 1679–88.

Lubis, Alwi Ibrahim, and Putra Halomoan Hsb. “Keabsahan Perwalian Anak Yang Diasuh Oleh Panti Asuhan: Studi Kasus Yayasan Panti Asuhan Di Kabupaten Mandailing Natal” 2, no. 1 (2026): 890–99. https://doi.org/10.63822/w4a2dj78.

Muthmainnah, I S, A Ardiansyah, and F Zahara. “Tinjauan Hukum Islam Terhadap Pembagian Warisan Terhadap Ahli Waris Beda Agama.” Jurnal USM Law Review 6, no. 2 (2023): 657–72. https://doi.org/10.26623/julr.v6i2.6874.

Nadriana, Lenny, and Elti Yunani. “Implementasi Perlindungan Hukum Terhadap Hilangnya Hak Istri Dan Anak Akibat Pernikahan Siri.” JAEAP (Journal of Administrative and Educational Public) 2, no. 1 (2023): 27–35. https://doi.org/10.24967/ jaeap.v2i01.2065.

Ningsih, R K, and Hadi Tuasikal. “Critical Review of Police Performance in Upholding Law Enforcement and Human Rights in Indonesia.” Jurnal USM Law Review 8, no. 1 (2025): 381–97. https://doi.org/10.26623/julr.v8i1.11757.

Nk, Muhammad, Al Amin, Agung Abdullah, and Fattah S. Santoso. “Metode Interpretasi Hukum: Aplikasi Dalam Hukum Keluarga Islam Dan Ekonomi Syariah.” Jurnal Penelitian Pendidikan Islam (JPPI) 8, no. 2 (2023): 15–36. https://doi.org/10.21070/jppi.v8i2.1567.

Nurul, Siti, Wahdatun Nafiah, Reno Kuncoro, and Universitas Al-azhar Kairo. “Perlindungan Hak Asasi Anak Dari Perkawinan Sedarah (Incest) Dalam Tata Hukum Indonesia.” Jurnal Hukum Pidana Islam, Perundang-Undangan, Dan Pranata Sosial 3, no. 2 (2023): 82–95. https://doi.org/10.47498/maqasidi.v3i2.2285.

Putri, Julia Eva, Mudjiran Mudjiran, Herman Nirwana, and Yeni Karneli. “Peranan Konselor Dalam Konseling Keluarga Untuk Meningkatkan Keharmonisan Keluarga” 3, no. 1 (2022): 28–31. https://doi.org/10.29210/08jces189000.

Putri, Sonita Rifa Rahayu, Faisal Efendi, Dudung Abdul Razak, M. Zikri Syaputra, and Afrikal Candra. “Inheritance Relationship Between Children Born Out of Wedlock and Their Biological Fathers.” Samara: Journal of Islamic Law and Family Studies 2, no. 1 (2024): 28–36. https://ojs.stai-bls.ac.id/index.php/sajilfas/article/view/104.

Rini, Yuliani Catur. “Dinamika Perubahan Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan mengenai Batas Usia Minimal Perkawinan” 6160, no. 2 (2022): 79–91. https://doi.org/10.47776/alwasath.v3i1.330.

Rohana, Kartika Sari. “Pernikahan Dini Dalam Perspektif Hukum Islam : Studi Kasus Di Lombok” 13 (2024). https://doi.org/10.19109/intelektualita.v13i1.22713.

Said, Muhammad Fachri, M. Azham Ilham, and Rizki Hadi Nugroho. “Analisis Hukum Terhadap Perlindungan Dan Integrasi Hak Anak Sebagai Hak Asasi Manusia Dalam Sistem Hukum Indonesia.” Jurnal Tanah Mana Vol 6 No 2 (2025). https://doi.org/https://doi.org/10.33648/jtm.v6i2.1165.

Sarmadi, Ahmad Sukris, Anwar Hafidzi, and Latifah Abd Majid. “Revisiting Paternity and Inheritance in Islamic Law : Legal Recognition and the Status of Children Born Out of Wedlock In” 25, no. 2 (2026).

Savina, Siti. “Fakultas Hukum, Universitas Muslim Indonesia, Indonesia” 1, no. 1 (2010): 131–40.

Septian, N N, and I S Pangastuti. “Judges’ Efforts to Uphold the Principles of Legal Justice and Human Rights in Imposing Sanctions in Drug Cases.” Jurnal USM Law Review 7, no. 3 (2024): 1759–71.

Sesniati, A. “The Position of Children Outside of Marriage on the Right to Living Expenses and Child Inheritance Rights Based on Civil Law in Indonesia.” Civicus Journal 25, no. 1 (2025): 19–28.

Setyawan, Rahmad, Nur Sholikin, and Al Robin. “Implikasi Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46 / PUU- VIII / 2010 Terhadap Kedudukan Anak Di Luar Perkawinan.” JPBI (Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia) 5, no. 1 (2024): 318–37. https://doi.org/10.22219/jpbi.v9i3.8765.

Shinta, Dewi, Kurnia Ilahi, Ainur Rofiq Sofa, Universitas Islam, Zainul Hasan, and Genggong Probolinggo. “Digitalisasi Konsep Mawaddah Wa Rahmah Dalam Al-Qur’an Dan Hadis: Strategi Psikologi Keluarga Untuk Membangun Keharmonisan Rumah Tangga Di Desa Bucor Wetan Probolinggo,” 2025. https://doi.org/10.61132/jbpai.v3i1.875.

Siregar, Nurfitryani, Nur Hakima, and Akhirani Nasution. “Legal Review of Children Born Out of Wedlock Based on Islamic Inheritance Law and Civil Law” 02, no. 02 (2023). https://doi.org/10.55299/ijere.v2i2.461.

Syaputra, Yogi Damai, and Agus Sukirno. “Peningkatan Ketahanan Keluarga Berbasis Konseling Komunitas.” Caradde: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 6, no. 2 (2023): 9–11. https://doi.org/10.31960/caradde.v6i2.2035.

Taji, Aida Sekar & Slamet, Sri Redjeki. “The Position Of Inheritance Rights Of Children Born Out Of Wedlock After The Constitutional Court,” no. 23 (2025): 239–52.

Tanjung, Anggi Nur Nisa and Wahyu Ziaulhaq. “Analisis Terhadap Hukum Positif Dan Fiqih Pada Perkawinan Siri Dan Pengaruhnya Terhadap Kepemilikan Harta Kekayaan.” Sosmaniora: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora 1, no. 1 (2022): 62–66. https://doi.org/10.55123/sosmaniora.v1i1.207.

Yohanes, Joshua, and Benny Djaja. “Marriage Children in Notary Deed Antinomi Pertanggungjawaban Ayah Biologis Terhadap Anak Luar Kawin Dalam Akta Notaris,” 2024.

Zubaidah, Dwi Arini. “Status Anak Di Luar Nikah Dalam Perspektif Hukum Positif Dan Hukum Islam (Telaah Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-VIII/2010).” Familia: Jurnal Hukum Keluarga 4, no. 2 (2022): 91–106. https://doi.org/10.24239/familia.v4i2.87.

Downloads

Published

2026-03-28

Issue

Section

Articles

How to Cite

Chikita Murti Wiliyandari, Rachmi Sulistyarini, & R. Imam Rahmat Sjafi'i. (2026). Implikasi Putusan Mahkamah Konstitusi Terhadap Hak Mewaris Anak Luar Kawin di Indonesia. JURNAL USM LAW REVIEW, 9(2), 854-867. https://doi.org/10.26623/julr.v9i2.13573