Optimalisasi Restitusi dan Konstruksi Dakwaan bagi Anak Korban Prostitusi Online

Authors

  • Putri Maharani Universitas Negeri Semarang
  • Rasdi Rasdi Universitas Negeri Semarang

DOI:

https://doi.org/10.26623/julr.v9i2.13374

Keywords:

Perlindungan Anak, Prostitusi Online, Restitusi

Abstract

This study aims to analyze the implementation of legal protection for child victims of online prostitution, particularly in the fulfillment of restitution rights and the construction of indictments in criminal justice practice through the analysis of Decision Number 563/Pid.Sus/2023/PN Srg. This research employs a normative juridical method with statutory and case approaches. The findings reveal that the implementation of restitution as regulated under Government Regulation Number 43 of 2017 remains suboptimal, while the use of alternative indictments limits the scope of criminal liability and results in the failure to fulfill victims’ recovery rights. This condition reflects a gap between legal norms and judicial practice that has not fully adopted the principle of the best interests of the child. The study highlights that indictment construction plays a strategic role in shaping legal protection and the effectiveness of restitution fulfillment. The novelty of this research lies in examining the causal relationship between indictment construction and the fulfillment of restitution rights for child victims, as well as recommending cumulative or combined indictments to achieve victim-oriented substantive justice.

 

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi perlindungan hukum terhadap anak korban prostitusi online, khususnya dalam pemenuhan hak restitusi dan konstruksi dakwaan dalam praktik peradilan pidana melalui studi Putusan Nomor 563/Pid.Sus/2023/PN Srg. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan restitusi sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2017 belum optimal, serta penggunaan dakwaan alternatif menyebabkan terbatasnya ruang pertanggungjawaban pelaku dan tidak terpenuhinya hak pemulihan korban. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara norma hukum dan praktik peradilan yang belum sepenuhnya berorientasi pada kepentingan terbaik bagi anak. Penelitian ini menegaskan bahwa konstruksi dakwaan memiliki peran strategis dalam menentukan arah perlindungan hukum dan efektivitas pemenuhan restitusi. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis relasi kausal antara konstruksi dakwaan dan pemenuhan hak restitusi anak korban dalam putusan pengadilan, serta rekomendasi penggunaan dakwaan kumulatif atau kombinasi sebagai upaya mewujudkan keadilan substantif yang berorientasi pada pemulihan korban.

References

Absi, Warmiyana Zairi, Sella Novianti, and Bella Pertiwi. “Perlindungan Hukum Terhadap Kekerasan Seksual Pada Anak Di Kota Palembang Menurut Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.” Disiplin : Majalah Civitas Akademika Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda 29, no. 4 (2023): 115–28. https://doi.org/10.46839/disiplin.v29i4.110.

Afandy, Tri, and Yati Sharfina Desiandri. “Tinjauan Implementasi Kebijakan Perlindungan Dan Pemenuhan Hak Anak.” Jurnal Kajian Hukum 4, no. 3 (2023): 145–55. https://doi.org/https://doi.org/10.55357/is.v4i3.411.

Alifiantri, Deswita. “Perlindungan Hukum Korban Tindak Pidana Pencabulan Anak Di Bawah Umur.” Jurnal Ilmu Pengetahuan Naratif Vol 05 (2024): 257. https://ijurnal.com/1/index.php/jipn/article/view/234/211 .

Amalia, Mia, Syahrul Gani, Sigid Triyono, Hartawan Hartawan, and Abdul Rahman Upara. Hukum Pidana: Asas-Asas, Teori, Dan Kasus. PT. Sonpedia Publishing Indonesia, 2025.

Andayani, Triastuti, Ruben Achmad, and Suci Flambonita. “Perlindungan Hukum Terhadap Anak Korban Eksploitasi Seksual.” Lex LATA 3, No. 1 (2022). https://doi.org/10.28946/lexl.v3i1.868.

Aprilianti, Astri. “Legal Protection Of Child Prostitution Victims Through Social Media Reviewed From Indonesian Positive Law.” Res Nullius Vol. 6 No. (2024): 63. https://doi.org/https://doi.org/10.34010/rnlj.v6i1.11148.

Apriyani, Maria Novita. “Implementasi Restitusi Bagi Korban Tindak Pidana Kekerasan Seksual.” Risalah Hukum Vol 17 (2021): 5. https://doi.org/https://doi.org/10.30872/risalah.v17i1.492.

Ardiansyah, Indra. “Taking Restitution Seriously?Victim-Oriented Gaps in the Criminal Justice System.” Indonesian Journal of Criminal Law Studies Vol. 10 (2025): 14–15. https://doi.org/https://journal.unnes.ac.id/journals/ijcls/article/view/19609/version/19636.

Chazawi, Adami. Kemahiran Dan Keterampilan Praktik Hukum Pidana Edisi Revisi: Kemahiran Dan Keterampilan Hukum Membuat Surat-Surat Penting Perkara Pidana Dan Menjalankan Persidangan Perkara Pidana Tingkat Pertama. 3rd ed. Malang: Media Nusa Creative (MNC Publishing), 2021.

Cintami, Rizky Taqiyyah, Tedi Erviantono, and Piers Andreas Noak. “Eksploitasi Tubuh Perempuan Dalam Ruang Media Sosial Tiktok (Studi Kasus: Akun Tiktok Good Ponsel).” Socio-Political Communication and Policy Review 2, no. 2 (2025). https://doi.org/10.61292/shkr.206.

Deva, Bertylla, Octania Tjahaja, Universitas Pelita, Harapan Bintang, Raja Dirgantara, Harapan Gavriela, Angelita Tarigan, et al. “Dampak Penyalahgunaan Media Sosial Terhadap Kriminalitas Anak Di Bawah Umur Dalam Kasus CyberBullying.” Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik 2, no. 2 (2025): 288–99. https://doi.org/https://doi.org/10.61722/jmia.v2i2.4314.

Duda, Verensyiah Sofyan Adam, Eko Purwanto Mooduto, Meilina Widya Dali, Al Fajar, Azizah Maharani Mohama, Alwi Hasni, Abdi Praja Sahrain, Rasya Abdillah Taha, Amelia Dolongseda, and Alfi Syahril Ramadhan Machmud. “Peran Bahasa Indonesia Dalam Penyusunan Surat Dakwaan Di Kejaksaan Tinggi Gorontalo.” Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Ilmiah 2, no. 12 (2025): 2208–13. https://doi.org/https://doi.org/10.62335/cendekia.v2i12.2109.

Eddyono, Supriyadi Widodo. Penanganan Anak Korban Pemetaan Layanan Anak Korban Di Beberapa Lembaga. Edited by Antyo Rentjoko. 1st ed. Jakarta: Institute for Criminal Justice Reform, 2016.

Hartanto. “Efektivitas Kebijakan Restitusi Dalam Perlindungan Hak Anak Korban Kejahatan Seksual: Studi Kasus Putusan Nomor 112/Pid.Sus/2022/PN.Bnr.” Binamulia Hukum Vol 14 (2025): 37. https://doi.org/https://doi.org/10.37893/jbh.v14i1.1006.

Indri Cahya Cholifah, Yudhia Ismail, and Kristina Sulatri. “Analisa Hukum Terhadap Asas Kepentingan Terbaik Bagi Anak (Studi Kasus Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-VIII/2010).” Interdisciplinary Explorations in Research Journal 3, no. 2 (2025): 622–32. https://doi.org/10.62976/ierj.v3i2.1269.

Indah Sri Utari, “Exploring Child Grooming Sexual Abuse through Differential Association Theory : A Criminological and Legal Examination with Constitutional Implications” VII, no. 40 (2024): 69–88, https://doi.org/10.24090/volksgeist.v7i1.9564.

Indah Sri Utari, “Legal Protection for Children as Victims of Economic Exploitation : Problems and Challenges in Three Major ASEAN Countries ( Indonesia, Vietnam and Philippines )” 7, no. 2 (2023).

Ismail, Zulkifli, Melanie Pita Lestari, and Ahmad. “Pertanggungjawaban Pidana Pelaku Tindak Pidana Eksploitasi Seksual Anak: Tinjauan Terhadap Peraturan Perundang-Undangan.” Krtha Bhayangkara 15, no. 2 (2021): 241–70. https://doi.org/10.31599/krtha.v15i2.754.

J. Moleong, Lexy. Metodologi Penelitian Kualitatif. 19th ed. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2016.

Krisnawati, E. Aspek Hukum Perlindungan Anak. bandung: Cv. Utomo., 2005.

Mahmud Marzuki, Peter, Penelitian Hukum. 15th ed. Jakarta: Kencana, 2021.

Muaja, Harly Stanly. “Efektivitas Ketentuan Tentang Hak Restitusi Sebagai Bentuk Perlindungan Hukum Bagi Anak Korban Tindak Pidana.” Jurnal Nuansa Akademik Vol. 9 (2024): 389. https://doi.org/https://doi.org/10.47200/jnajpm.v9i2.2511.

Nurcahyani, Meiliana. “Protection of Children Involved in Online Prostitution Cases in Terms of Lawof Children Protection.” Indonesia Law Reform Journal Vol 2 (2022): 157. https://doi.org/https://doi.org/10.22219/ilrej.v2i2.21587.

Okativanur, Fajriani. Penegakan Hukum Pidana Bagi Pelaku Eksploitasi Ekonomi Pada Anak Yang Dipekerjakan Sebagai Pemandu Karaoke (Studi Pada Ditreskrimum Polda Jawa Tengah), 2024.

Rahardjo, Satjipto. Hukum Dan Perubahan Sosial: Suatu Tinjauan Teoretis. Alumni, 2012.

Saragih, Yasmira, Hadiyanto Alwan. Pengantar Hukum Pidana Indonesia. Unpam Press. PT. Green Pustaka Indonesia, 2022.

Sidabutar, Robby Alexander, and Riswan Munthe. “Tinjauan Yuridis Terhadap Pemberian Restitusi Kepada Anak Korban Tindak Pidana Kekerasan Seksual:(Studi Di Lembaga Perlindungan Saksi Dan Korban Medan Sumatera Utara).” Locus Journal of Academic Literature Review 4, no. 6 (2025): 382–91. https://doi.org/https://doi.org/10.56128/ljoalr.v4i6.562.

Utari, Indah Sri. “Exploring Child Grooming Sexual Abuse through Differential Association Theory : A Criminological and Legal Examination with Constitutional Implications” VII, no. 40 (2024): 69–88. https://doi.org/10.24090/volksgeist.v7i1.9564.

———. “Legal Protection for Children as Victims of Economic Exploitation : Problems and Challenges in Three Major ASEAN Countries ( Indonesia , Vietnam and Philippines )” 7, no. 2 (2023).

Waluyo, Bambang. Vitikmologi: Perlindungan Korban Dan Saksi. 1st ed. Jakarta: Sinar Grafika, 2022.

Widiasih, Ni Putu Sri, Idris Saputra, Dewi Ratnasari Rustam, and Asyifa Putri Siva. “Perlindungan Hukum Terhadap Anak Di Bawah Umur Korban Prostitusi Online Melalui Aplikasi Michat Di Kota Kendari.” Sujud: Jurnal Agama, Sosial Dan Budaya 2, no. 1 (2026): 583–92. https://doi.org/https://doi.org/10.63822/4xzkd246.

Yudhistira, Bonar, Muhammad Arif Sahlepi, Suci Ramadani, Rahmayanti Rahmayanti, and Ismaidar Ismaidar. “Legal Regulations Regarding Criminal Acts of Fraud Against Civil Service Candidates Committed by Civil Servants.” Journal Evidence Of Law 4, no. 3 (2025): 1887–93. https://doi.org/https://doi.org/10.59066/jel.v4i3.1822.

Yusri, Ahmand Zaki dan Diyan. “Hukum Perlindungan Anak Di Indonesia.” Jurnal Ilmu Pendidikan. Yayasan Hamjah Dhiha Lombok Tengah NTB, 2020.

Zahara. “Perlindungan Hukum Dengan Restitusi Terhadap Anak Yang Menjadi Korban Tindak Pidana.” Journal of Swara Justisia Vol 6 (2023): 400. https://doi.org/https://doi.org/10.31933/ujsj.v6i4.

Downloads

Published

2026-03-20

Issue

Section

Articles

How to Cite

Maharani, P., & Rasdi Rasdi. (2026). Optimalisasi Restitusi dan Konstruksi Dakwaan bagi Anak Korban Prostitusi Online. JURNAL USM LAW REVIEW, 9(2), 791-808. https://doi.org/10.26623/julr.v9i2.13374