Implikasi Hukum Restrukturisasi Kelembagaandan Pembentukan Kementerian Baru dalam KerangkaTata Kelola Pemerintahan Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.26623/julr.v9i2.12536Keywords:
Efektivitas Pemerintahan, Kementerian Baru, Restrukturisasi KelembagaanAbstract
This study aims to analyze the policy of establishing new ministries, the legal implications of institutional restructuring, and its impact on the effectiveness of governance within the framework of Indonesian constitutional law. The background to this research is the formation of new ministries during Prabowo's administration, which sparked debate about the effectiveness of governance and legal certainty. The urgency lies in the potential for institutional restructuring to cause regulatory inconsistencies, overlapping authorities, and administrative legitimacy uncertainties if not supported by a comprehensive legal framework. The research uses a normative juridical method with a legislative, conceptual, and comparative approach through qualitative analysis of legal materials. The results show that restructuring can improve government effectiveness through functional specialization and increased accountability, but also risks creating coordination complexity and legal uncertainty without adequate regulatory harmonization and oversight. Therefore, the formation of ministries must be placed within the framework of the principle of legality and limitation of power. The novelty of this research lies in the model of institutional restructuring analysis that integrates institutional design, legal certainty, and constitutional oversight as prerequisites for sustainable government effectiveness.
Penelitian ini bertujuan menganalisis kebijakan pembentukan kementerian baru, implikasi hukum restrukturisasi kelembagaan, serta dampaknya terhadap efektivitas pemerintahan dalam kerangka hukum tata negara Indonesia. Latar belakang penelitian ini adalah pembentukan kementerian baru pada era pemerintahan Prabowo yang memicu perdebatan mengenai efektivitas tata kelola dan kepastian hukum. Urgensinya terletak pada potensi restrukturisasi kelembagaan yang menimbulkan ketidaksinkronan regulasi, tumpang tindih kewenangan, dan ketidakjelasan legitimasi administratif apabila tidak didukung kerangka hukum yang komprehensif. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan komparatif melalui analisis kualitatif bahan hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa restrukturisasi dapat meningkatkan efektivitas pemerintahan melalui spesialisasi fungsi dan peningkatan akuntabilitas, namun juga berisiko menimbulkan kompleksitas koordinasi dan ketidakpastian hukum tanpa harmonisasi regulasi dan pengawasan memadai. Oleh karena itu, pembentukan kementerian harus ditempatkan dalam kerangka asas legalitas dan pembatasan kekuasaan. Kebaruan penelitian ini terletak pada model analisis restrukturisasi kelembagaan yang mengintegrasikan desain institusional, kepastian hukum, dan pengawasan konstitusional sebagai prasyarat efektivitas pemerintahan berkelanjutan.
References
Almahdali, Humairah, Ferdinandus Sampe, Sulaiman Sulaiman, Marina Puspita, Blandina Hendrawardani, Ramadha Yanti Parinduri, Andi Tenri, et al. Pengantar Ilmu Administrasi Negara. Sumatera Barat: Yayasan Tri Edukasi Ilmiah, 2024.
Arifah, Umi. Manajemen Strategi. UNISNU Press. Jepara, 2023.
Deni, Asep, Evi Noviaty, Indah Wahyu Utami, Bahrul Ulum Ilham, Giri Nurpribadi, Asri Jaya, and I. Nyoman Tri Sutaguna. Manajemen Bisnis Internasional. Cendikia Mulia Mandiri, n.d.
Dewa, Muhammad Jufri, Guasman Tatawu, La Sensu, Oheo Kaimuddin Haris, Muhammad Sabaruddin Sinapoy, and Reschi Nur Rasak. “Implementasi Teori The New Separation of Power Dalam Sistem Kelembagaan Negara Di Indonesia.” Halu Oleo Legal Research 6, no. 2 (2024): 432–48.
Gusman, Delfina. “Penambahan Lembaga Kementerian Sebagai Efisiensi Dan Efektivitas Pemerintahan Menurut Teori Kelembagaan Negara.” Unes Journal of Swara Justisia 8, no. 3 (November 2024): 655–65. https://doi.org/10.31933/xb14st09.
Hendrayady, Agus, Arman, Nugroho Djati Satmoko, Afriansyah, Heriyanto, Chaereyranba Sholeh, Iwan Henri Kusnadi, et al. Pengantar Ilmu Administrasi Publik. Vol. 35. Purbalingga: Eurika Media Aksara, 2022.
Imelda, Markoni, Joko Widarto, and Zulkifar. “Kekuatan Hukum Akta Notaris Dan Ppat Dalam Peralihan Hak Atas Tanah Belum Terdaftar Pada Akta Jual Beli Dan Perjanjian Pengikatan Jual Beli.” Almufi Jurnal Sosial Dan Humaniora 2, no. 2 (2025): 240–52. https://doi.org/10.63821/ash.v2i2.483.
Indah, Vera Finidia, Siti Zubaidah, Delfiazi Puji Lestari, Ade Uswatun Hasanah, Feni Huspita Sari, Emilda Sinar Fatiha, and Basron Basron. “Tantangan Dan Hambatan Dalam Implementasi Kebijakan Pembentukan Tim Renstra Di Kesbangpol Kabupaten Ogan Komering Ilir.” Jurnal Ilmu Administrasi Dan Studi Kebijakan (JIASK) 7, no. 1 (2024): 99–118. https://doi.org/10.48093/jiask.v7i1.253.
Luthfi, Ahmad Nashih. “Reforma Kelembagaan Dalam Kebijakan Reforma Agraria Era Joko Widodo-Jusuf Kalla.” BHUMI: Jurnal Agraria Dan Pertanahan 4, no. 2 (2018): 140–63. https://doi.org/10.31292/jb.v4i2.276.
Muhtar, Umar, and Suryo Ramdhani. “Penataan Kelembagaan Reformasi Birokrasi.” Fakultas Ilmu Administrasi Kebijakan Dan Administrasi Perpajakan 2, no. 1 (2018): 53–63.
Muliawaty, Lia, and Shofwan Hendryawan. “Peranan E-Government Dalam Pelayanan Publik.” Kebijakan: Jurnal Ilmu Administrasi 11, no. 2 (2020). https://doi.org/10.23969/kebijakan.v11i2.2898.
Muslim Muslim, Pristika Handayani, and Alwan Hadiyanto. “Kerangka Hukum Perjanjian Yang Efektif Dan Aman Di Era Globalisasi Bisnis.” Jurnal USM Law Review 8, no. 2 (2025): 1032–44. https://doi.org/10.26623/julr.v8i2.12013.
Nilam, I. Ketut Astawa, and Tri Setiady Nurainiyah. “Perlindungan Hukum Bagi Pemegang Polis Dalam Konteks Pengalihan Liabilitas Dan Restrukturisasi Asuransi Berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2014 Tentang Perasuransian.” UNES Law Review 7, no. 1 (2024): 169–83. https://doi.org/10.31933/unesrev.v7i1.2236.
Novaria, Rachmawati, Siti Nurjannah, M. Rusdianto Abu, Aswad Muhdar, Amirul Mustofa, and S. A. B. Deni Malik. Pengantar Administrasi Publik. Jombang: Cendikia Mulia Mandiri, 2024.
Nurlia, Nurlia. “Pengaruh Struktur Organisasi Terhadap Pengukuran Kualitas Pelayanan.” Meraja Journal 2, no. 2 (2019): 51–66. https://doi.org/10.33080/mrj.v2i2.38.
Prasetyo, Danang, Toba Sastrawan Manik, and Dwi Riyanti. “Konseptualisasi Hak Dan Kewajiban Warga Negara Dalam Upaya Bela Negara.” Jurnal Pancasila Dan Bela Negara 1, no. 1 (2021): 7. https://doi.org/10.31315/jpbn.v1i1.4382.
Putri, Zuwinda Herika, Lutfi Fahrul Rizal, and Aji Saptaji. “Analisis Perubahan Struktur Dan Pengisian Jabatan Kementerian Dalam Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran Menurut Konsep Ahlul Halli Wal Aqdi.” Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora Dan Politik 5, no. 5 (2025): 4060–69. https://doi.org/10.38035/jihhp.v5i5.5064.
Ratna Ana Lestari. “‘Reformasi Birokrasi Sebagai Pelayan Publik.’” Dinamika Governance : Jurnal Ilmu Administrasi Negara 9, no. 1 (2019).
Saptohutomo, Aryo Putranto. “Ide Prabowo Tambah Kementerian Sebaiknya Pertimbangkan Urgensi.” kompas.com, 2025.
Satispi, Evi, Izzatusholekha Izzatusholekha, Abdul Rahman, Fikri Habibi, and Rizka Selvira. “Optimalisasi Efisiensi Penyederhanaan Birokrasi Pemerintah Daerah Di Indonesia.” KAIS Kajian Ilmu Sosial 5, no. 1 (2024): 49–58. https://doi.org/10.24853/kais.5.1.49-58.
Sepriano, Asep Hikmat, Musran Munizu, Afni Nooraini, Sundari Sundari, Salamatul Afiyah, Anny Riwayati, and Cynthia Febri Sri Indarti. Transformasi Administrasi Publik Menghadapi Era Digital. Jambi: PT. Sonpedia Publishing Indonesia, 2023.
Siti Zuhro, R. “Demokrasi, Otonomi Daerah Dan Pemerintahan Indonesia.” Interaktif: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial 10, no. 1 (2018): 1–41.
Soeardi, Eden Komarudin. “Analisis Restrukturisasi Dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik Pada Kantor Pertanahan Kabupaten Bandu.” DECISION: Jurnal Adminidtradsi Publik 1, no. 1 (2019): 19–38. https://doi.org/10.23969/decision.v1i01.1444.
Supryadi, Ady, Fahrurrozi Fahrurrozi, Aesthetica Fiorini Mantika, Rena Aminwara, and Fitriani Amalia. “Reformasi Kementerian Negara (Tinjauan Yuridis Dan Implementasinya Dalam Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto).” Ganec Swara 18, no. 4 (2024): 2455. https://doi.org/10.35327/gara.v18i4.1198.
Thohari, Ahmad Ahsin. “Langkah Penataan Kelembagaan Untuk Mencapai Reformasi Regulasi Di Indonesia Melalui Pembubaran Lembaga Negara Nonstruktural.” Jurnal Yuridis 10, no. 1 (2023): 16–27. https://doi.org/10.35586/jyur.v10i1.7550.
Ulum, Mochamad Chazienul. “Public Service: Tinjauan Teoretis Dan Isu-Isu Strategis Pelayanan Publik.” Universitas Brawijaya Press, 2018.
Yanto, Andri, and Harry Setya Nugraha. “Redesain Pengisian Jabatan Menteri Dalam Sistem Presidensial Di Indonesia.” PROGRESIF: Jurnal Hukum 15, no. 2 (2022): 130–53. https://doi.org/10.33019/progresif.v16i2.2508.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL USM LAW REVIEW

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
The journal holds the copyright for each article published with work licensed simultaneously under a Creative Commons Attribution 4.0 International License, which allows others to share the work with an acknowledgment of the authorship and early publication of the work in this journal.


Citedness in Scopus 

