Rancang Bangun Sistem Otomatisasi Lampu dan AC Berbasis IoT Menggunakan Sensor PIR dan IR Transmitter
DOI:
https://doi.org/10.26623/elektrika.v17i2.12547Kata Kunci:
IoT, Otomatisasi , Kendali AC, Sensor pir, Sensor IR TransmitterAbstrak
Penggunaan tenaga listrik yang tidak perlu dari pencahayaan dan pendingin ruangan (AC) di ruang kosong masih menjadi permasalahan umum di banyak bangunan. Penelitin ini bertujuan merancang dan membangun prototipe sistem otomatisasi lampu dan AC berbasis Internet of Things (IoT) guna meningkatkan efesiensi energi. Menggunakan sensor PIR untuk mendeteksi keberadaan manusia, sementara sensor IR Transmitter yang mengirimkan sinyal ke AC untuk pengaturan otomatisnya. Mikrokontroler ESP8266 berfungsi sebagai pusat kendali dan dihubungkan ke modul relay untuk mengelola aliran listrik. Sistem ini juga dapat dikendalikan melalui Telegram Bot yang memungkinkan pengguna untuk mengaktifkan dan menonaktifkan perangkat jarak jauh. Sirkuit telah disatukan secara efektif dan aman. Meskipun demikian pengembangan lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi kinerja dan efisiensi energinya secara akurat pada skala bangunan yang lebih besar. Sistem ini diperkirakan berpotensi sebagai solusi efisiensi energi dilingkungan bangunan yang aktif. Penelitian ini diharapkan menjadi dasar bagi pengembangan sistem otomasi energi yang lebih luas serta integrasi dengan perangkat smart home lainnya di masa mendatang.
Referensi
[1] Sardi Salim, Ade Irawaty Tolago, and Maharani R.P. Syafii, “Analisis Intensitas Energi Listrik dalam Menghemat Penggunaan Listrik di Fakultas Teknik UNG,” J. Nas. Tek. Elektro dan Teknol. Inf., vol. 11, no. 3, hal. 229–235, 2022, doi: 10.22146/jnteti.v11i3.3836.
[2] ESDM, “Kinerja Sektor ESDM 2023: Perluas Akses Energi, Prioritaskan Kebutuhan Domestik, dan Jaga Daya Saing Lewat Transisi Energi,” Modi. hal. 1, 2024. [Online]. Available: https://www.esdm.go.id/id/media-center/arsip-berita/kinerja-sektor-esdm-2023-perluas-akses-energi-prioritaskan-kebutuhan-domestik-dan-jaga-daya-saing-lewat-transisi-energi
[3] M. F. Abidin, G. Budiono, B. Hariadi, K. Setyadjit, and S. Yuliananda, “Audit Sistem Pencahayaan dan Sistem Pendingin Ruangan dalam Upaya Efisiensi Energi Listrik di Gedung Perkantoran PT. Varia Usaha Beton Plant Tambakoso Waru,” El Sains J. Elektro, vol. 3, no. 2, 2021, doi: 10.30996/elsains.v3i2.5991.
[4] E. Elviani and C. Mutia, “Pengembangan Aplikasi Pengontrolan Sistem Pencahayaan Otomatis Menggunakan Sensor Ldr Dan Sensor Pir Berbasis Android,” J. Literasi Inform., vol. 1, no. 1, hal. 1–8, 2022, [Online]. Available: http://journal.unigha.ac.id/index.php/JLI/article/view/849%0Ahttps://journal.unigha.ac.id/index.php/JLI/article/download/849/795
[5] Z. Kamal, A. Mohammed, E. Sayed, and A. Ahmed, “Internet of Things Applications, Challenges and Related Future Technologies,” World Sci. News, vol. 67(2), no. February, hal. 126–148, 2017, [Online]. Available: www.worldscientificnews.com
[6] A. Awalia, E. Rosiana, B. Sasongkojati, and D. Aribowo, “Analisis Kinerja Transfer Data pada Universal Serial Bus (USB) Type A to C dan Type C to C,” sudo J. Tek. Inform., vol. 2, no. 4, hal. 159–166, 2023, doi: 10.56211/sudo.v2i4.379.
[7] I. G. A. Ari Kukuh Sentanu, I. G. A. K. Diafari Djuni, and N. Pramaita, “Rancang Bangun Sistem Pendeteksi Kebakaran Hutan Berbasis Node Mcu Esp8266,” J. SPEKTRUM, vol. 8, no. 1, hal. 286, 2021, doi: 10.24843/spektrum.2021.v08.i01.p32.
[8] W. K. Raharja and R. Ramadhon, “Purwarupa Alat Pendeteksi Kebakaran Jarak Jauh Menggunakan Platform Thinger.Io,” J. Elektro Luceat, vol. 7, no. 2, hal. 188–206, 2021.
[9] U. Muhammadiyah malang, “رBAB 2 Tinjauan Pustaka,” Pontif. Univ. Catol. del Peru, vol. 8, no. 33, hal. 44, 2019.
[10] J. Homepage and V. K. Pratifi, “MALCOM: Indonesian Journal of Machine Learning and Computer Science Integration of DHT11 and PIR Sensors in Indoor Temperature Automation and Motion Detection System Using Arduino Nano Microcontroller Integrasi Sensor DHT11 dan PIR dalam Sistem Otomatisas,” vol. 4, no. 3, hal. 1148–1159, 2024.
[11] S. Ahadiah, Muharnis, and Agustiawan, “Implementasi Sensor Pir Pada Peralatan,” Inovtek Polbeng, vol. 07, no. 1, hal. 30, 2017.
[12] W. Suparno and A. Jalil, “Sensor Multi-Modal Untuk Deteksi Gerak Objek Pada Sistem Keamanan Rumah Berbasis Komunikasi Node Robot Operating System Multi-Modal Sensor for Object Motion Detection on Home Security System Based on Robot Operating System Nodes Communication,” J. Elektro Luceat, vol. 7, no. 1, hal. 1–9, 2021.
[13] M. F. P. Putra and L. Nurpulaela, “Mengoptimalkan Penerangan Otomatis Dengan Lampu Sensor Inframerah Berbasis Arduino R3,” Univ. Singaperbangsa Karawang; Jl HS. Ronggo Waluyo, vol. 10, no. 1, hal. 109–121, 2024.
[14] Mawi Ade Saputra and Suratun, “Rancang Bangun Modul Ac Pengatur Suhu Otomatis Berbasis Arduino Mega 2560,” JuTEkS (Jurnal Tek. Elektro dan Sains), vol. 8, no. 1, hal. 13–18, 2024, doi: 10.32832/juteks.v8i1.15883.
[15] A. H. Saptadi, E. Wahyudi, and C. A. Simorangkir, “Aplikasi Perhitungan Pembiasan DC Pada Transistor Dwi Kutub NPN Dengan Visual Basic 6.0,” J. INFOTEL - Inform. Telekomun. Elektron., vol. 2, no. 1, hal. 43, 2010, doi: 10.20895/infotel.v2i1.77.
[16] A. S. Cahyono, “Pengembangan Alat Kontrol Pengisian Air Otomatis pada Tandon,” J. Zetroem, vol. 01, no. 01, hal. 13–15, 2019.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Elektrika

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish this journal agree to the following terms:
The author owns the copyright and grants the journal the first publication rights with the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution 4.0 International License which allows others to share the work with recognition of the authorship of the work and initial publication in the journal.
Authors may enter into separate additional contractual agreements for non-exclusive distribution of the published journal version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book), in recognition of its initial publication in this journal.
Authors are allowed and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their websites) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and larger citations of published works (See The Effects of Open Access).

This work is licensed under the Creative Commons Attribution 4.0 International License.









