ANALISIS HASIL PENGUJIAN TAN DELTA STATOR GENERATOR SETELAH OVERHAUL MENGGUNAKAN OMICRON CPC 100 DAN CP-TD1 DI PLTU SUMBER ALAM SEKURAU TANJUNG SELOR
DOI:
https://doi.org/10.26623/elektrika.v17i1.11840Kata Kunci:
Tan Delta, Generator Stator, OverhaulAbstrak
Tan delta merupakan salah satu parameter penting dalam pengujian kualitas isolasi pada stator generator, yang digunakan untuk mengevaluasi kondisi dan performa sistem isolasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil pengujian tan delta pada stator generator setelah proses overhaul, menggunakan perangkat Omicron CPC 100 dan CP-TD1 di PLTU Sumber Alam Sekurau, Tanjung Selor. Proses pengujian melibatkan pengukuran nilai tan delta pada berbagai level tegangan, sesuai dengan standar pengujian internasional, untuk menentukan tingkat degradasi atau kerusakan pada material isolasi. Data hasil pengujian dianalisis untuk mengidentifikasi perubahan nilai tan delta sebelum dan sesudah overhaul, serta mengevaluasi efisiensi proses perawatan terhadap kualitas isolasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tan delta pada stator generator mengalami perubahan signifikan setelah overhaul, dimana nilai tan delta berada dalam rentang batas aman yang ditetapkan oleh standar IEC 60034-27-3: Dissipation Factor Acceptance Criteria for Stator Winding Insulation. Penggunaan perangkat Omicron CPC 100 dan CP-TD1 terbukti memberikan hasil pengujian yang akurat dan dapat diandalkan, sehingga mempermudah evaluasi kondisi isolasi secara komprehensif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pengujian tan delta merupakan langkah krusial untuk memastikan keandalan operasi generator pasca-overhaul. Hasil analisis ini memberikan rekomendasi untuk perawatan dan pengujian berkala guna meminimalkan risiko kerusakan isolasi serta meningkatkan efisiensi dan keandalan sistem pembangkitan di PLTU.
Referensi
[1] Bolorunduro, G. A., Mohammed, A., Uche, U. E., Ibrahim, B. G., & Audu, S. T. (2022). Analysis and remedies for factors responsible for time between overhaul: a case study of Do-228 aircraft starter generator. Nigerian Journal of Technology, 41(4), 767–777. https://doi.org/10.4314/njt.v41i4.14
[2] Dwi Putri, N., Perawati, M., Ginting, B., Burhanuddin Tarigan, I., Konversi Energi, T., Mesin, T., & Medan, P. N. (2022). Menganalisis Pemeliharaan Exciter Di Pltd Titi Kuning. 1029–1038.
[3] Febrijanto, H. R., & Hidayat, R. (2022). Analisis Pengujian Tan Delta Pada Transformator Arus Di Gitet Tasikmalaya Bay Penghantar Bandung Selatan-1. Teknokom, 6(2), 86–95. https://doi.org/10.31943/teknokom.v6i2.143
[4] International Electrotechnical Commission. (2015). Rotating electrical machines-Part 27-3: Dielectric dissipation factor measurement on stator winding insulation of rotating electrical machines. Iec 60034-27-3.
[5] Kartiko, B. M., Kusuma, T. C., & Silaen, Y. C. (2023). Preventive Maintenance of Diesel Power Generators in Indonesia’s Manufacturing Industries. 594–605. https://doi.org/10.46254/an12.20220105
[6] Morsalin, S., Phung, T. B., Danikas, M., & Mawad, D. (2019). Diagnostic challenges in dielectric loss assessment and interpretation: A review. IET Science, Measurement and Technology, 13(6), 767–782. https://doi.org/10.1049/iet-smt.2018.5597
[7] Muhammad, A. F., Latifa, U., & Bangsa, I. A. (2021). Analisis Isolasi Pada Generator Pembangkit Listrik Tenaga Air Saguling. Power Elektronik : Jurnal Orang Elektro, 10(2), 48. https://doi.org/10.30591/polektro.v10i2.2584
[8] Omicron. (2005). CPC-100 Reference Manual.
[9] Omicron Electronics Corp. (2007). CP TD1 Reference Manual. 158.
[10] Wawoh, D. P., Mangindaan, G. M. C., & Patras, L. S. (2024). Calculate Insulation. 13(1), 19–26.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Elektrika

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish this journal agree to the following terms:
The author owns the copyright and grants the journal the first publication rights with the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution 4.0 International License which allows others to share the work with recognition of the authorship of the work and initial publication in the journal.
Authors may enter into separate additional contractual agreements for non-exclusive distribution of the published journal version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book), in recognition of its initial publication in this journal.
Authors are allowed and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their websites) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and larger citations of published works (See The Effects of Open Access).

This work is licensed under the Creative Commons Attribution 4.0 International License.









