SISTEM KOMUNIKASI SELULER DENGAN UNIVERSAL MOBILE TELEPHONE SYSTEM ( UMTS )

Titin Winarti

Abstract


Sistem celuler GSM memiliki beberapa kekurangan, yaitu tidak mampu untuk mengintegrasikan layanan video call dan video streaming karena kecepatan data masih rendah. Dengan alasan itu, maka ETSI menentukan migrasi dari GSM ke sistem generasi seluler ketiga yang disebut dengan UMTS (Universal Mobile Telephone System). Adapun spektrum frekuensi UMTS terestrial bekerja pada 1920-1980 MHz, 2110-2170 MHz untuk dipasangkan dari band dan 1900-1920 MHz, 2010-2025 MHz untuk tidak berpasangan dari band Seiring dengan perkembangan teknologi, teknologi telekomunikasi sistem seluler terus berkembang dan menggarap sekarang telah mencapai generasi ketiga yang dikenal dengan nama dari International Mobile Telecommunications-2000 (IMT-2000). Adapun kerangka kerja untuk pengembangan teknologi seluler generasi ketiga (3G) di Eropa adalah Universal Mobile Telephone System (UMTS). UMTS menggunakan disebut oleh TD-CDMA multiple access adalah UTRA TDD (UMTS Terrestrial Radio Access dari Time Division Duplex) dan W-CDMA untuk UTRA FDD DARI (UMTS Terrestrial Radio Access dari Duplex Frekuensi Division Kata kunci : UMTS, multiple access, Sistem Seluler

Keywords


UMTS; multiple access; system of celuler



DOI: http://dx.doi.org/10.26623/transformatika.v4i2.19

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2007 Jurnal Tr@nsForMat!ka

| View My Stats |

Transformatika : Journal Information Technology by Department of Information Technology, Faculty of Information Technology and Communication, Semarang University is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.