Turbulensi Anggaran Memoderasi Pengaruh Karakteristik Tujuan Anggaran dan SIPKD terhadap Akuntabilitas Kinerja
DOI:
https://doi.org/10.26623/slsi.v23i4.12943Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran variabel moderasi turbulensi anggaran pada hubungan antara karakteristik tujuan anggaran yang diproksikan dengan partisipasi anggaran, kejelasan sasaran anggaran, umpan balik anggaran dan evaluasi anggaran dan variabel sistem informasi pengelolaan keuangan daerah (SIPKD) terhadap akuntabilitas kinerja instansi. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 52 Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) dengan 156 sampel pada Pemerintah Kabupaten Blitar. Metode pengambilan data primer melalui penyebaran kuesioner yang diolah dengan SmartPLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel karakteristik tujuan anggaran yang diproksikan dalam partisipasi anggaran, kejelasan sasaran anggaran, umpan balik anggaran, dan evaluasi anggaran berpengaruh positif terhadap akuntabilitas kinerja instansi Pemerintah Kabupaten Blitar, sedangkan sistem informasi pengelolaan keuangan daerah (SIPKD) tidak berpengaruh terhadap akuntabilitas kinerja instansi Pemerintah Kabupaten Blitar. Variabel moderasi turbulensi anggaran mampu memoderasi dengan memperkuat pengaruh hubungan umpan balik anggaran dan evaluasi anggaran terhadap akuntabilitas kinerja instansi Pemerintah Kabupaten Blitar. Variabel moderasi turbulensi anggaran tidak memberikan pengaruh pada hubungan partisipasi anggaran, kejelasan sasaran anggaran dan sistem informasi pengelolaan keuangan daerah (SIPKD). Oleh karena itu, dengan adanya perencanaan dan pengelolaan tujuan anggaran menjadikan faktor penting dalam mendorong terciptanya kinerja instansi yang akuntabel. Selain itu juga harus disertai dengan mekanisme evaluasi dan umpan balik yang efektif untuk meningkatkan akuntabilitas kinerja instansi.
References
Abdullah, R. (2015). Local Government Accounting System (SAPD) on Local Government Accountability Performance (AKIPD) at the Regional Secretariat of Buton. Jurnal Analisis Bisnsi Ekonomi, 13(1), 36–42. http://journal.ummgl.ac.id/index.php/bisnisekonomi/article/view/131
Afrina, D. (2015). Pengaruh Penerapan Sistem Akuntansi Pemerintah Daerah, Pengendalian Intern dan Sistem Pelaporan terhadap Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Riau, 2(2), 1–15.
Ansell, C., & Trondal, J. (2018). Governing Turbulence: An Organizational- Institutional Agenda. Perspectives on Public Management and Governance, 1(1), 43–57. https://doi.org/10.1093/ppmgov/gvx013
Brownell, P. (1982). The Role of Accounting Data in Performance Evaluation , Budgetary Participation , and Organizational Effectiveness. Journal of Accounting Research, 20(1), 12–27. https://doi.org/doi.org/10.2307/2490760
data.blitarkab.go.id. (n.d.).
Davis, F. D. (1989). Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, and User Acceptance of Information Technology. MIS Quarterly, 13(3), 319–340. https://doi.org/10.2307/249008
Herianti, E. (2019). Budget Turbulence and Budget Deviation: Do Local Government Have the Ability To Reduce Them? Jurnal Tata Kelola Dan Akuntabilitas Keuangan Negara, 5(1), 1–20. https://doi.org/10.28986/jtaken.v5i1.285
Instruksi Presiden Republik Indonesia Tahun 1999 Tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah.
Kaltsum, U & Rohman, A. (2014). Pengaruh Kejelasan Sasaran Anggaran terhadap Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah melalui Sistem Pengendalian Intern sebagai Variabel Intervening. Diponegoro Joournal of Accounting, 3(1), 215–228.
Kardina, M., Frinaldi, A., Eka Putri, N.,(2024). Penilaian Penggunaan Teknologi Informasi dalam Pengelolaan Keuangan Daerah dan Dampaknya terhadap Kinerja Pelayanan Publik di Indonesia. In Jurnal Professional (Vol. 11, Issue 2).
Kenis, I. (1979). Effects of Budgetary Goal Characteristics on Managerial Attitudes and Performance. The Accounting Review, 54(4), 707–721. http://www.jstor.org/stable/245627
Latham, G. P. (2004). Goal-Setting. Academy of Management Executive, 18(4), 126–129.
Latham, G. P., Brcic, J., & Steinhauer, A. (2016). Toward an Integration of Goal Setting Theory and the Automaticity Model. Applied Psychology, 66(1), 25–48. https://doi.org/10.1111/apps.12087
Miller, D. (1988). Relating Porter’S Business Strategies To Environment and Structure: Analysis and Performance Implications. Academy of Management Journal, 31(2), 280–308. https://doi.org/10.2307/256549
Nur Syahiroh, Syira Alegra Putri Fatekhah, Jovan Dwi Prasetyo, & Mu’allimin Mu’allimin. (2024). Konsep Pengembangan Sumber Daya Manusia Berbasis Kompetensi, Bakat dan Ketahanan Dalam Organisasi. Jurnal Budi Pekerti Agama Islam, 2(4), 79–92. https://doi.org/10.61132/jbpai.v2i4.434
Nurlelahayati, N., Indriani, M., & Syam BZ, F. (2017). Pengaruh Umpan Balik Anggaran, Evaluasi Anggaran dan Komitmen Organisasi terhadap Kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah Kota Lhokseumawe. Jurnal Perspektif Ekonomi Darussalam, 3(2), 134–150. https://doi.org/10.24815/jped.v3i2.8227
Otley, D. T. (1980). The Contingency Theory of Management Accounting: Achievement and Prognosis*. In Organizations and Society (Vol. 5, Issue 4). Pergamon Press.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 56 Tahun 2005 Tentang Sistem Informasi Keuangan Daerah.
Prouska, Psychogios & Rexhepi. (2016). Rewarding Employees in Turbulent Economis for Improved Organisational Performance. Personal Review. 45, 1259-1280.
Raharja, E., Baga, L. & F. (2018). Strategi Peningkatan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kota Bogor (Improvement Strategy of the Performance Accountability of the Bogor City Government). Jurnal Manajemen Pembangunan Daerah, 10(2), 60–75.
Risdwiyanto, A. (2017). High-Performance Organization untuk Menghadapi Turbulensi Lingkungan Bisnis. In Jurnal Maksipreneur: Vol. VII (Issue 1).
Rodhiyah, N. I., & Sapari. (2019). Pengaruh Sistem Informasi, Budaya, Komitmen dan Sumber Daya Manusia terhadap Akuntabilitas Kinerja. Jurnal Imu Dan Riset Akuntansi, 8(9), 1–21.
Salmela, Lederer & Reponen (2000). Information systems planning in a turbulent environment. European Journal of Information Systems. Vol 9: 3-15.
Sapulette & Limba. (2022). Pengaruh Keterbatasan Sistem Informasi dan Otoritas Pengambilan Keputusan terhadap Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Daerah. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan. 4(8), 3730-3734.
Soeksin, S. D., Friandi, S. Z., & Rifai, D. (2020). Pengaruh Kejelasan Sasaran Anggaran dan Partisipasi Penyusunan Anggaran terhadap Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kota Tarakan. JAMAN, 1(1), 40–47.
Sulastiningsih, S., & Alboneh, Z. (2020a). Pengaruh Karakteristik Tujuan Anggaran terhadap Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Sleman. Jurnal Riset Manajemen, 7(2), 113–128. https://doi.org/doi.org/10.32477/jrm.v7i2.203
Sulastiningsih, S., & Alboneh, Z. (2020b). Pengaruh Karakteristik Tujuan Anggaran terhadap Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Sleman. Jurnal Riset Manajemen, 7(2), 113–128. https://doi.org/doi.org/10.32477/jrm.v7i2.203
Susanti., Husaini., & C. (2017). Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah ( Studi Empiris Pada Instansi Pemerintah Kota Bengkulu ). Management Insight, 12(2), 77–88.
Syuliswati, A., & Asdani, A. (2017a). Pengaruh Perencanaan, Pelaksanaan, Pelaporan dan Evaluasi Anggaran Berbasis Kinerja terhadap Akuntabilitas Kinerja pada Politeknik Negeri Malang. Akutansi Bisnis & Manajemen ( ABM ), 24(1), 1–17. http://journal.stie-mce.ac.id/index.php/jabm/article/view/79%3E.
Syuliswati, A., & Asdani, A. (2017b). Pengaruh Perencanaan, Pelaksanaan, Pelaporan dan Evaluasi Anggaran Berbasis Kinerja terhadap Akuntabilitas Kinerja pada Politeknik Negeri Malang. Akutansi Bisnis & Manajemen ( ABM ), 24(1), 1–17.
Verbeeten, F. H. M. (2008). Performance Management Practices in Public Sector Organizations. Performance Management Practices in Public Sector Organizations Impact on Performance, 21(3), 427–454. https://doi.org/10.1108/09513570810863996
Winara, P & Putri, R. (2019a). Pengaruh Perencanaan, Pelaksanaan, Laporan Keuangan, Evaluasi dan Tunjangan terhadap Akuntabilitas Kinerja dengan Sistem Informasi sebagai Variabel Moderasi. 2(2), 186–202. https://doi.org/https://doi.org/10.46880/jsika.v2i2.33
Winara, P & Putri, R. (2019b). Pengaruh Perencanaan, Pelaksanaan, Laporan Keuangan, Evaluasi dan Tunjangan Terhadap Akuntabilitas Kinerja dengan Sistem Informasi sebagai Variabel Moderasi. 2(2), 186–202. https://doi.org/https://doi.org/10.46880/jsika.v2i2.33
Yulianti, R., Hardi, & Rusli. (2014). Pengaruh Kejelasan Sasaran Anggaran, Kesulitan Anggaran, Pengendalian Akuntansi dan Sistem Pelaporan terhadap Akuntabilitas Kinerjan Instansi (Studi Pada Satuan Kinerja Perangkat Daerah Kabupaten Pelalawan). In JOM FEKON (Vol. 1, Issue 2).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Mutia Tsalitsa Alawia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
The author who will publish the manuscript at Solusi : Journal of Solusi, agree to the following terms:
|


This work is licensed under a