Model Penguatan Kelembagaan Peradilan Berbasis Pengguna untuk Mewujudkan Akses Keadilan di Indonesia 7 10

Authors

DOI:

https://doi.org/10.26623/julr.v9i4.15922

Keywords:

Akuntabilitas, Akses Keadilan, Independensi, Lembaga Peradilan, Legalitas

Abstract

This study aims to analyze the position and functions of judicial institutions within the Indonesian legal system and formulate an institutional strengthening model capable of expanding access to justice. The gap between the normative guarantee of judicial power and the effectiveness of judicial administration indicates that institutional strengthening should not be limited to case resolution but must ensure that judicial authority operates lawfully, independently, accountably, and accessibly. This condition underscores the need for an institutional framework that places justice service users as an orientation in the administration of justice. This study employs normative legal research using statutory, conceptual, and institutional approaches. Primary and secondary legal materials are analyzed through a qualitative-prescriptive method by examining legal norms, institutional authority, institutional relations, and their conformity with the principles of legality, judicial independence, accountability, and access to justice. The novelty of this study lies in formulating a user-centered model for strengthening judicial institutions that integrates legal certainty, judicial independence and accountability, simplified access, legal aid, inclusive digital services, judgment quality, and oversight and corrective mechanisms. The findings demonstrate that judicial effectiveness depends on the integration of institutional authority, capacity, service standards, coordination, transparency, oversight, and corrective mechanisms within a strengthening framework oriented toward access to justice.

 

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kedudukan dan fungsi lembaga peradilan dalam sistem hukum Indonesia serta merumuskan model penguatan kelembagaan yang mampu memperluas akses keadilan. Kesenjangan antara jaminan normatif kekuasaan kehakiman dan efektivitas penyelenggaraan peradilan menunjukkan bahwa penguatan kelembagaan tidak cukup diarahkan pada penyelesaian perkara, tetapi perlu memastikan kewenangan yudisial berjalan secara legal, independen, akuntabel, dan dapat diakses masyarakat. Kondisi tersebut menegaskan urgensi konstruksi kelembagaan yang menempatkan pengguna layanan keadilan sebagai orientasi dalam penyelenggaraan peradilan. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kelembagaan. Bahan hukum primer dan sekunder dianalisis secara kualitatif-preskriptif melalui pemetaan norma, kewenangan, relasi kelembagaan, serta pengujian terhadap prinsip legalitas, independensi, akuntabilitas, dan akses keadilan. Kebaruan penelitian terletak pada perumusan model penguatan kelembagaan peradilan berbasis pengguna yang mengintegrasikan kepastian legalitas, independensi dan akuntabilitas, penyederhanaan akses, bantuan hukum, layanan digital inklusif, kualitas putusan, serta mekanisme pengawasan dan koreksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas peradilan ditentukan oleh keterpaduan kewenangan, kapasitas kelembagaan, standar pelayanan, koordinasi, transparansi, pengawasan, dan mekanisme koreksi dalam satu kerangka penguatan yang berorientasi pada akses keadilan. 

References

Abidin, Rijal Fa’iq Walid, and Maulana Iqbal Fadhlurrahman. “The Legal Enforcement Process in Criminal Cases Based on the Duties and Functions of Judges and Prosecutors in Indonesia.” Adagium: Jurnal Ilmiah Hukum 3, no. 1 (2025): 41–63. https://doi.org/10.70308/adagium.v3i1.61.

Afrizal, Riki, Iwan Kurniawan, and Fajar Wahyudi. “Penguatan Kedudukan Pemasyarakatan Dalam Sistem Peradilan Pidana Terpadu Melalui Fungsi Pelayanan Tahanan.” Jurnal Ilmiah Kebijakan Hukum 17, no. 1 (2023): 1–12. https://doi.org/10.30641/kebijakan.2023.V17.1-12.

Albana, Muhamad Zaky, and Zulfia Hanum Alfi Syahr. “Access to Posbakum in Pandemic Times and the Digital Era for the Community as a Meaning of Social Justice Fulfillment.” Jurnal Hukum Dan Peradilan 11, no. 3 (2022): 545–62. https://doi.org/10.25216/jhp.11.3.2022.545-562.

Ali, Bisyru Maulana, Afwah Muntazah, Nadya Riyanti Rahmawati, Sugianto Sugianto, and Tarmudi Tarmudi. “Implementasi Kebijakan Politik Hukum Dalam Penguatan Sistem Peradilan Di Indonesia.” Hutanasyah : Jurnal Hukum Tata Negara 3, no. 2 (2025): 73–81. https://doi.org/10.37092/hutanasyah.v3i2.959.

Amarini, Indriati, Yusuf Saefudin, Ika Ariani Kartini, Marsitiningsih Marsitiningsih, and Noorfajri Ismail. “Digital Transformation: Creating an Effective and Efficient Court in Indonesia.” Legality : Jurnal Ilmiah Hukum 31, no. 2 (2023): 266–84. https://doi.org/10.22219/ljih.v31i2.28013.

Asy-syawally, Suhaila Mumtazah, and Nadia Ulandari. “Reformasi Peradilan D Indonesia.” Landraad 4, no. 1 (2025): 107–15.

Basri, Sulaiman, and Siti Barora Snay. “Pelaksanaan Bantuan Hukum Kepada Masyarakat Miskin Untuk Mewujudkan Hak Atas Keadilan Di Maluku Utara.” Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora Dan Politik 6, no. 1 (2025): 119–32. https://doi.org/10.38035/jihhp.v6i1.6137.

Indah, Reviana Mutiara, and Irwan Triadi. “Penemuan Hukum Sebagai Implementasi Teori Hukum Dalam Menjawab Kekosongan Norma.” Media Hukum Indonesia (MHI) 3, no. 4 (2025): 108–20. https://doi.org/10.5281/zenodo.17333088.

Kansil, Christine S.T., and Keiko Patricia Liwe. “Kedudukan Pelaku Kekuasaan Terhadap Mahkaman Konstitusi Dalam Sistem Hukum Ketatanegaarn Indonesia.” Jurnal Pendidikan Sejarah & Riset Sosial Humaniora 4, no. 2 (2024).

Marlina, Andi, Rasna Rasna, Abd Rahman, and Purnama Suci. “Akses Keadilan Yang Tidak Sampai: Studi Kajian Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Miskin.” Jurnal Usm Law Review 7, no. 2 (2024): 540–55. https://doi.org/10.26623/julr.v7i2.8668.

Mukhtar, Mukhtar, and Tanto Lailam. “Implementasi Peradilan Elektronik Pada Pengadilan Negeri Dan Agama Di Daerah Istimewa Yogyakarta.” Masalah-Masalah Hukum 53, no. 1 (2024): 45–55. https://doi.org/10.14710/mmh.53.1.2024.45-55.

Mulyadi, Dedi. “Pengukuran Integritas Hakim Dan Persepektif Publik Terhadap Kualitas Pelayanan Pengadilan Di Wilayah Jawa Barat.” JE (Journal of Empowerment) 4, no. 2 (2023). https://doi.org/10.35194/je.v4i2.3521.

Nasir, Liana, Syamsul Rijal, and Muhamad Aksan Akbar. “Kedudukan Putusan Mahkamah Konstitusi Dalam Pembentukan Undang-Undang Di Indonesia.” Jurnal USM Law Review 8, no. 2 (2025). https://doi.org/10.26623/julr.v8i2.11333.

Navisa, Fitria Dewi, and Ulfah Fauziah. “Pengaturan Asas Cepat, Sederhana Dan Biaya Ringan Dalam Hukum Acara Perdata Dan Hukum Acara Pidana.” Fairness and Justice: Jurnal Ilmiah Ilmu Hukum 21, no. 2 (2023): 84–99. https://doi.org/10.32528/faj.v21i2.22966.

Novian, Endri, Effed Darta Hadi, and Yessy Elita. “Analisis Kualitas Pelayanan Pada Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Pengadilan Negeri Bengkulu.” Student Journal of Business and Management 6, no. 1 (2023): 11–20. https://doi.org/10.33369/sjbm.v6i1.33185.

Pudjiastuti, Diah. “Penerapan Prinsip Akuntabilitas Dalam Independensi Hakim Di Indonesia.” Res Nullius Law Journal 5, no. 2 (2023): 112–22. https://doi.org/10.34010/rnlj.v5i2.9430.

Purwanto, Purwanto, Syarifah Arabiyah, and Ivan Wagner. “Strategi Pengembangan Institusi Pemberi Bantuan Hukum Sebagai Jembatan Akses Keadilan.” Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia 5, no. 3 (2023): 389–410. https://doi.org/10.14710/jphi.v5i3.389-410.

Rachmat, Adi, and Bambang Waluyo. “Juridical Analysis of Fundamental Considerations of The Judge on Defendant’s Attitude at The Trial.” Jurnal USM Law Review 6, no. 3 (2023). https://doi.org/10.26623/julr.v6i3.7313.

Ramadhan, Muhammad Fadlie, Muhammad Akbar Irawan, and Faisah Akramadji. “Sistem Peradilan Pidana Terpadu (Integrated Criminal Justice System) Dalam Penanganan Kekerasan Terhadap Perempuan.” Locus: Jurnal Konsep Ilmu Hukum 5, no. 3 (2025): 402–15. https://doi.org/10.56128/jkih.v5i3.615.

Rauf, Sofyan. “The Ideal Model for Returning Criminal Case Files Based on the Integrated Criminal Justice System Approach.” Philosophia Law Review 4, no. 1 (2024): 21–42. https://doi.org/10.56591/pilar.v4i1.17851.

Rofingi, Rofingi, Umi Rozah, and Adifyan Rahmat Asga. “Problems of Law Enforcement in Realizing The Principle of Equality Before The Law in Indonesia.” Law Reform 18, no. 2 (2022): 222–37. https://doi.org/10.14710/lr.v18i2.47477.

Sahetapy, Marcelina Angelita, Virginia Wuarbanara, Sharllie Michella Chang, and Moody Rizqy Syailendra. “Kewenangan Dan Tanggung Jawab Pemerintah Dalam Hukum Tatanegara.” Jurnal Multilingual 5, no. 2 (2025).

Saifuddin, Muhammad Aris. “Stratifikasi Sosial Dan Ketidaksetaraan Akses Keadilan: Analisis Sosio-Legal Terhadap Sistem Peradilan Indonesia.” International Journal of Demos 7, no. 4 (2025). https://doi.org/10.37950/ijd.v7i4.627.

Samiri, Muliani, Muhammad Adil Kasim, Nurjannah Nonci, Jamaluddin Ahmad, and Muhammad Alif Adimulia Putra. “Optimalisasi Pengelolaan Beban Kerja Hakim Dan Implikasinya Terhadap Integritas Dan Kualitas Peradilan.” Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia 7, no. 2 (2025): 288–306. https://doi.org/10.14710/jphi.v7i2.108-127.

Sanjaya, Dixon, and Daly Erny. “Kewenangan Pengundangan Peraturan Perundang-Undangan: Perkembangan Pengaturan Dan Peralihan Kewenangan.” Jurnal USM Law Review 7, no. 1 (2024): 208–25. https://doi.org/10.26623/julr.v7i1.8141.

Setia Putri, Nasrullah Alfalaq. “Pelaksanaan Digitalisasi Peradilan Dalam Gugatan Perdata Di Pengadilan Negeri Purbalingga.” UMPurwokerto Law Review 4, no. 1 (2024): 128–37. https://doi.org/10.30595/umplr.v4i1.14312.

Siagian, Paulus Reinhard, Dyah Widjaningsih, and Abdul Jalil. “Upaya Peningkatan Bantuan Hukum Khususnya Perluasan Subjek Bantuan Hukum Untuk Menjamin Akses Keadilan Bagi Masyarakat.” Diponegoro Law Journal 13, no. 3 (2024). https://doi.org/10.14710/dlj.2024.37242.

Silmi, Rafli Haris, Muhammad Ishaq Maulana, and Deni Satya Bagus. “Peranan Lembaga Bantuan Hukum Dalam Menjamin Terpenuhinya Akses Keadilan Bagi Komunitas Berpenghasilan Rendah.” Jurnal Media Akademik (JMA) 3, no. 11 (2025).

Sitepu, Yosef, John Pieris, and Wiwik Sri Widiarty. “Tumpang Tindih Kewenangan Aparat Penegak Hukum Dalam Pemeriksaan Kapal-Kapal Niaga Yang Menghambat Pertumbuhan Perekonomian Di Indonesia.” Jurnal Sosial Teknologi 5, no. 6 (2025): 1862–79. https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v5i6.32176.

Suhariyanto, Bambang, and Chaerul Mustafa. “Analysis and Evaluation of Legal Aid in the Indonesian Court.” Jurnal Hukum Dan Peradilan 11, no. 2 (2022): 176–94. https://doi.org/10.25216/jhp.11.2.2022.176-194.

Sukimin, Sukimin, Heru Nuswanto, and Ani Triwati. “Peraturan Desa Dalam Kedudukan Dan Pengujian Konstitusionalitas Perspektif Peraturan Perundang-Undangan Indonesia.” Jurnal USM Law Review 6, no. 1 (2023): 358. https://doi.org/10.26623/julr.v6i1.5859.

Susilo, Erwin, Bagus Sujatmiko, and Zaenal Arifin. “Transforming Amicus Curiae Through an Experimental Jurisprudence Framework in Judicial Decision-Making.” Jurnal USM Law Review 8, no. 3 (2025): 6–8. https://doi.org/https://doi.org/10.26623/julr.v8i3.12689.

Wever, Marc, and Jan Fekke Ybema. “Procedural Justice and the Design of Administrative Dispute Resolution Procedures.” Social Justice Research 37 (2024): 76–99. https://doi.org/10.1007/s11211-023-00428-4.

Downloads

Published

2026-10-29

Issue

Section

Articles

How to Cite

Benyamin Hasibuan, Alwan Hadiyanto, & Ciptono Ciptono. (2026). Model Penguatan Kelembagaan Peradilan Berbasis Pengguna untuk Mewujudkan Akses Keadilan di Indonesia. JURNAL USM LAW REVIEW, 9(4), 2689-2714. https://doi.org/10.26623/julr.v9i4.15922