Penguatan Independensi DKPP dalam Sistem Electoral Governance di Indonesia 19 22

Authors

DOI:

https://doi.org/10.26623/julr.v9i4.14484

Keywords:

DKPP, Integritas Pemilu, Kelembagaan, Penguatan, Peradilan Etik

Abstract

This study aims to analyze the urgency of strengthening the institutional framework of the Honorary Council of Election Organizers (DKPP) within Indonesia’s electoral governance system. Previous studies have primarily focused on ethical enforcement, institutional authority, and member recruitment, while limited attention has been given to DKPP’s structural independence. Employing normative legal research with a qualitative library approach, this study examines legislation, Constitutional Court decisions, DKPP decisions, scholarly journals, books, and other relevant legal materials. The findings show that DKPP’s institutional independence remains constrained by three structural issues: a politically vulnerable member selection mechanism, the dependence of its secretariat on the Ministry of Home Affairs, and unequal institutional design compared with the General Election Commission (KPU) and the Election Supervisory Body (Bawaslu). Strengthening DKPP requires an independent and participatory recruitment mechanism, an autonomous secretariat, and the reconstruction of DKPP as an independent court of ethics. The novelty of this study lies in analyzing DKPP through the perspective of structural independence by integrating institutional design, member recruitment, and secretariat autonomy within the framework of electoral governance to safeguard electoral integrity and democratic legitimacy.

 

Penelitian ini bertujuan menganalisis urgensi penguatan kelembagaan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dalam sistem electoral governance di Indonesia. Kajian mengenai DKPP sebelumnya lebih banyak berfokus pada penegakan kode etik, kewenangan, dan rekrutmen anggota, sedangkan independensi struktural masih terbatas dikaji. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, putusan Mahkamah Konstitusi, putusan DKPP, buku, jurnal ilmiah, dan bahan hukum lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa independensi DKPP masih menghadapi tiga persoalan struktural, yaitu mekanisme seleksi anggota yang rentan terhadap pengaruh politik, ketergantungan sekretariat pada Kementerian Dalam Negeri, serta ketimpangan desain kelembagaan dibandingkan dengan KPU dan Bawaslu. Penguatan DKPP perlu dilakukan melalui mekanisme rekrutmen yang independen dan partisipatif, sekretariat yang mandiri, serta rekonstruksi DKPP sebagai court of ethics yang independen. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis penguatan DKPP melalui perspektif independensi struktural yang mengintegrasikan desain kelembagaan, mekanisme rekrutmen, dan kemandirian sekretariat dalam kerangka electoral governance untuk menjaga integritas pemilu dan legitimasi demokrasi.

References

Abhiseka, I. Gede Druvananda. “Dasar Pemikiran Pemberian Sifat Final dan Mengikat Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu sebagai Lembaga Etik.” Kertha Wicaksana 19, no. 1 (2025): 1–7. https://doi.org/10.22225/kw.19.1.2025.1-7.

Al Fahrezi, Miftah, Syamsir, dan Agus. “Hilangnya Finalisasi Etik: Kajian Kristis Terhadap Eksistensi DKPP Pasca Putusan MK Nomor 32/PUU-XIX/2021.” Limbago: Journal of Constitutional Law 6, no. 1 (2026): 49–66. https://doi.org/10.22437/limbago.v6i1.50296.

Ashiddiqie, Jimly. “Perkembangan dan Konsolidasi Lembaga Negara Pasca Reformasi”. Sekretariat Jenderal dan Kepaniteraan Mahkamah Konstitusi RI, 2006.

Anggraini, Titi. “Pelembagaan Etika dalam Demokrasi Konstitusional Indonesia.” Dalam Etika yang Melembaga: 70 Tahun Prof. Jimly Asshiddiqie Warisan Gagasan dan Penguatan DKPP, disunting oleh I. Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi. Sinar Grafika, 2026.

Bria, Herfein, Erikson Sihotang, dan Kadek Merry Herawati. “Kewenangan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Dalam Penegakan Etika Penyelenggara Pemilu.” Nusantara Hasana Journal 4, no. 4 (2024): 109–33. https://doi.org/10.59003/nhj.v4i4.1232.

Chakim, M. Lutfi. “Desain Institusional Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Sebagai Peradilan Etik.” Jurnal Konstitusi 11, no. 2 (2016): 393. https://doi.org/10.31078/jk11210.

Didik Suhariyanto, Ade Sathya Sanathana Ishwara, dan Sinta Dyah Kirana. “Enforcement of the Code of Ethics for 2024 Election Organizers in Indonesia: A Substantive Justice Perspective.” Jurnal IUS Kajian Hukum dan Keadilan 12, no. 2 (2024): 357–71. https://doi.org/10.29303/ius.v12i2.1441.

DKPP. Buku Laporan Kinerja DKPP RI Tahun 2025. DKPP, 2025

Fu’adah, Akhyaroni. “Implikasi Etika Penyelenggara Pemilihan Umum Terhadap Penegakan Demokrasi Di Indonesia: Sebuah Evaluasi.” Prosiding Seminar Hukum Aktual Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia, 2024, 229–39. https://journal.uii.ac.id/psha/article/view/38249.

Harmoko. “Kedudukan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Sebagai Lembaga Quasi Peradilan Etik.” Fundamental: Jurnal Ilmiah Hukum 10, no. 2 (2021): 142–66. https://doi.org/10.34304/jf.v10i2.54.

Herlambang, Unu. “Dari Rule of Law ke Rule of Ethics: Pelembagaan Etika Penyelenggara Pemilu dan Relevansi DKPP sebagai Peradilan Etik.” Dalam Etika yang Melembaga: 70 Tahun Prof. Jimly Asshiddiqie Warisan Gagasan dan Penguatan DKPP, disunting oleh I. Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi. Sinar Grafika, 2026.

IDEA. Desain Penyelenggaraan Pemilu: Buku Pedoman Internasional IDEA. IDEA, 2017.

Kurniawan, Nheo Adi, Deva Mahendra Caesar Bimantya, dan Zerry Akbar Yudisetyo. “Dissecting the Ethics Court in Indonesia: Problems and Future Regulations from a Legal Philosophy Perspective.” Novum: Jurnal Hukum 12, no. 02 (2025). https://doi.org/10.2674/novum.v12i02.72405.

Kusdarini, Eny, Puji Wulandari Kuncorowati, Nurdiyana Nurdiyana, dan Ali Masykur Fathurrahman. “Implementation and violations of election principles in the 2024 Presidential and Vice-Presidential elections of the Republic of Indonesia.” Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan 23, no. 1 (2026): 49–65. https://doi.org/10.21831/jc.v23i1.90585.

Kusdarini, Eny, Anang Priyanto, Sri Hartini, dan Suripno Suripno. “Roles of Justice Courts: Settlement of General Election Administrative Disputes in Indonesia.” Heliyon 8, no. 12 (2022): e11932. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2022.e11932.

Lugito, Heddy. “70 Tahun Sang Begawan Tata Negara.” Dalam Etika yang Melembaga: 70 Tahun Prof. Jimly Asshiddiqie Warisan Gagasan dan Penguatan DKPP, disunting oleh I. Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi. Sinar Grafika, 2026.

Kompas.id. “Pernah Diintervensi hingga Anggaran Diblokir, MK Diminta ”Ceraikan” DKPP dari Kemendagri.” Kompas.id, 26 Maret 2025, https://www.kompas.id/artikel/pernah-dintervensi-hingga-anggaran-diblokir-mk-diminta-ceraikan-dkpp-dari-kemendagri

Marzuki, Peter Mahmud. Penelitian Hukum (Edisi Revisi). Kencana, 2017.

Mkri.id. “Ingin DKPP Menjadi Lembaga Mandiri, Mantan Komisioner Uji UU Pemilu.” 25 April 2025. https://www.mkri.id/berita/ingin-dkpp-menjadi-lembaga-mandiri,-mantan-komisioner-uji-uu-pemilu-23114.

Media Indonesia. “Setop Dependensi DKPP Terhadap Kemendagri.” Media Indonesia, 5 Februari 2025. https://epaper.mediaindonesia.com/detail/setop-dependensi-dkpp-terhadap-kemendagri.

Muhammad, Raihan. “Peranan dan Problematika Mahkamah Konstitusi sebagai Positive Legislature di Tengah Regresi Demokrasi Indonesia.” Lex Renaissance 10, no. 1 (2025): 65–93. https://doi.org/10.20885/JLR.vol10.iss1.art3.

Muhammad, Raihan. “The Urgency of The Regulation of Legislative Power During The ‘Lame Duck’ Session to Optimize Constitutionalism.” Journal of Constitutional and Governance Studies 1, no. 1 (2024): 38–61. https://doi.org/10.20885/JCGS.vol1.iss1.art3.

Nasef, M. Imam. “Studi Kritis Mengenai Kewenangan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu dalam Mengawal Electoral Integrity di Indonesia.” Jurnal Hukum Ius Quia Iustum 21, no. 3 (2014): 378–401. https://doi.org/10.20885/iustum.vol21.iss3.art3.

Nasir, Cholidin. “DKPP Lembaga Mandiri.” Dalam Etika yang Melembaga: 70 Tahun Prof. Jimly Asshiddiqie Warisan Gagasan dan Penguatan DKPP, disunting oleh I. Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi. Sinar Grafika, 2026.

Permadhi, Eka. “Perlu Independen, Bappenas Usulkan DKPP Tak Lagi di Bawah Kemendagri.” Aktual.com, 23 Desember 2025. https://aktual.com/perlu-independen-bappenas-usulkan-dkpp-tak-lagi-di-bawah-kemendagri/.

Prasetyo, Teguh. DKPP RI Penegak Etik Penyelenggara Pemilu Bermartabat. Rajawali Pers, 2018.

Redhani, Muhammad Erfa, dan Sri Hastuti Puspitsari. “Redesain Keanggotaan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Berdasarkan Prinsip Kemandirian.” Konferensi Nasional Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara dan Hukum Administrasi Negara 2, no. 1 (2024): 293–330. https://doi.org/10.55292/g1j6h193.

Rosidin, Utang. “Penguatan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu dalam Penegakan Hukum Kode Etik Penyelenggara Pemilu.” Litigasi 25, no. 2 (2024): 384–406. https://doi.org/10.23969/litigasi.v25i2.18699.

Simanjuntak, Nelson. “Merekonstruksi DKPP sebagai Otoritas Moral Pemilu.” Dalam Etika yang Melembaga: 70 Tahun Prof. Jimly Asshiddiqie Warisan Gagasan dan Penguatan DKPP, disunting oleh I. Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi. Sinar Grafika, 2026.

Siregar, Fritz Edward. “Etika yang Melembaga: Legacy Prof. Jimly Asshiddiqie dan Tantangan Kelembagaan DKPP.” Dalam Etika yang Melembaga: 70 Tahun Prof. Jimly Asshiddiqie Warisan Gagasan dan Penguatan DKPP, disunting oleh I. Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi. Sinar Grafika, 2026.

Sudrajat, Yulianto. “Peradilan Etik dan Konstitusionalisme Berkeadaban: Legacy Prof. Jimly Asshiddiqie dan Penguatan Kelembagaan DKPP dalam Arsitektur Demokrasi Elektoral.” Dalam Etika yang Melembaga: 70 Tahun Prof. Jimly Asshiddiqie Warisan Gagasan dan Penguatan DKPP, disunting oleh I. Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi. Sinar Grafika, 2026.

Suranto, Suranto, Nasrullah Nasrullah, dan Tanto Lailam. “Model Rekrutmen Penyelenggara Pemilu yang Independen dan Berintegritas di Daerah Istimewa Yogyakarta.” Jurnal Konstitusi 17, no. 1 (2020): 054. https://doi.org/10.31078/jk1713.

Syam, Radian. “Penegakan Etika Melalui Pendekatan Budaya Hukum: Peluang dan Tantangan Bagi Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu.” Dalam Etika yang Melembaga: 70 Tahun Prof. Jimly Asshiddiqie Warisan Gagasan dan Penguatan DKPP, disunting oleh I. Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi. Sinar Grafika, 2026.

Tauda, Gunawan A. “Kedudukan Komisi Negara Independen dalam Struktur Ketatanegaraan Republik Indonesia”. Jurnal Pranata Hukum, 2011.

Utami, Setyani, dan Umaimah Wahid. “Influence of Narrative and Dramatized Political Content on 2024 Regional Election Participation.” Communicare: Journal of Communication Studies 11, no. 2 (2024): 177–93. https://doi.org/10.37535/101011220245.

Yasin, Mohd. “Kedudukan DKPP Dalam Penyelenggaraan Pemilu Di Indonesia.” Siyasah: Jurnal Hukum Tata Negara 7, no. 1 (2024): 28–34.

Zulkarnain, Muhammad, dan Nanik Prasetyo Ningsih. “Mewujudkan Pemilu Berkualitas: Kontribusi DKPP dalam Menanggulangi Pelanggaran Etik Penyelenggaraan Pemilu.” Justisi 9, no. 3 (2024): 438–49. https://doi.org/10.33506/js.v9i3.2741.

Downloads

Published

2026-09-24

Issue

Section

Articles

How to Cite

Arief Rizal, Muhamad Budi Purwanto, & Raihan Muhammad. (2026). Penguatan Independensi DKPP dalam Sistem Electoral Governance di Indonesia. JURNAL USM LAW REVIEW, 9(4), 2437-2459. https://doi.org/10.26623/julr.v9i4.14484