Penyelesaian Wanprestasi dalam Hubungan Kontraktual Wedding Organizer dan Vendor

Authors

  • Marihot Sidauruk Universitas Riau Kepulauan
  • Pristika Handayani Universitas Riau Kepulauan
  • Alwan Hadiyanto Universitas Riau Kepulauan

DOI:

https://doi.org/10.26623/julr.v9i3.14340

Keywords:

Hubungan Hukum, Vendor, Wanprestasi, Wedding Event, Wedding Organizer

Abstract

This study aims to analyzes the contractual relationship between wedding organizers (WO) and vendors and examines the resolution of breaches of contract in wedding event cooperation. Previous studies generally discuss breach of contract in broad civil law contexts and have not specifically examined the legal relationship between WO and vendors in the creative service industry. In practice, disputes frequently arise due to delays, unilateral cancellations, service discrepancies, and payment defaults, creating legal uncertainty for the parties. This research employs a normative juridical method using statutory and conceptual approaches through the analysis of legislation, legal doctrines, and relevant literature. The findings reveal that the relationship between WO and vendors constitutes a contractual partnership based on valid agreements under the Indonesian Civil Code, giving rise to reciprocal rights and obligations founded on the principles of freedom of contract, good faith, legal certainty, and contractual balance. Breach of contract commonly occurs in the form of delayed performance, non-conformity of services, unilateral cancellation, and delayed payment. The study further finds that non-litigation mechanisms, particularly negotiation and mediation, are more effective because they are flexible, efficient, and capable of preserving long-term business relationships.

 

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kontraktual antara wedding organizer (WO) dan vendor serta mengkaji penyelesaian wanprestasi dalam kerja sama penyelenggaraan wedding event. Penelitian terdahulu umumnya masih membahas wanprestasi dalam konteks hukum perdata secara umum dan belum secara khusus mengkaji hubungan hukum antara WO dan vendor dalam industri jasa kreatif. Dalam praktiknya, sengketa sering terjadi akibat keterlambatan, pembatalan sepihak, ketidaksesuaian layanan, dan wanprestasi pembayaran yang menimbulkan ketidakpastian hukum bagi para pihak. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual melalui analisis peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, dan literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan hukum antara WO dan vendor merupakan kemitraan kontraktual yang lahir dari perjanjian sah berdasarkan KUHPerdata dan menimbulkan hak serta kewajiban timbal balik berdasarkan asas kebebasan berkontrak, itikad baik, kepastian hukum, dan keseimbangan kontrak. Wanprestasi umumnya terjadi dalam bentuk keterlambatan pelaksanaan pekerjaan, ketidaksesuaian layanan, pembatalan sepihak, dan keterlambatan pembayaran. Penelitian ini juga menemukan bahwa mekanisme non-litigasi, khususnya negosiasi dan mediasi, lebih efektif diterapkan karena fleksibel, efisien, dan mampu menjaga keberlanjutan hubungan bisnis para pihak.

References

Adinda, Clearesta, Ni Kadek Swandewi, Prastha Adyatma, and Darelia Damara Wikan. “How Sales Interpersonal Skills Drive Wedding Organizers to Recommend Venues B2B.” Studi Ilmu Manajemen Dan Organisasi (SIMO) 6, no. 1 (2025): 159–71. https://doi.org/10.35912/simo.v6i1.3543.

Ardani, Ni Putu Novia Apriyanti, and Fatria Hikmatiar Al Qindy. “Penyelesaian Wanprestasi Dalam Perjanjian Hutang Piutang Dengan Jaminan Sertifikat Hak Milik Bersama.” Jurnal Private Law Fakultas Hukum Universitas Mataram 4, no. 3 (2024): 860–68. https://doi.org/10.29303/rdqqm551.

Arifin, Miftah. “Membangun Konsep Ideal Penerapan Asas Iktikad Baik Dalam Hukum Perjanjian.” Jurnal Ius Constituendum 5, no. 1 (2020): 66. https://doi.org/10.26623/jic.v5i1.2218.

Arifin, Zaenal, Soegianto Soegianto, and Diah Sulistyani RS. “Perlindungan Hukum Perjanjian Kemitraan Pengadaan Barang /Jasa Pemerintah Pada Bidang Konstruksi.” Jurnal USM Law Review 3, no. 1 (2020): 59–76. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.26623/julr.v3i1.2134.

Arum, Nurma. “Perbedaan Vendor Dan Wedding Organizer, Pihak Yang Membantu Wujudkan Pernikahan Impianmu.” WeddingMarket, 2023.

Az-Zahro, Fitri Charismaullah, DevistaKhoirun Najikhah, and M Yunus Abu Bakar. “Media Pembelajaran Bagi Siswa Autis Menurut Perspektif Islam.” Jurnal Pendidikan Dasar Dan Keguruan 9, no. 1 (2024): 69–78. https://doi.org/10.47435/jpdk.v9i1.2125.

Dewi, Ni Made Cahya Kirana, Dewa Ayu Putri Sukadana, Komang Satria Wibwa Putra, and I Gusti Ayu Eviani Yuliantari. “Pelanggaran Asas Itikad Baik Pasal 1338 KUHPerdata Oleh Pihak Pertama Dalam Kontrak Sewa.” Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum 3, no. 6 (2025): 10712–18. https://doi.org/10.61104/alz.v3i6.2793.

Hertanto, Sandrarina, and Gunawan Djajaputra. “Tinjauan Yuridis Terhadap Penyelesaian Wanprestasi Dalam Perjanjian Jual Beli.” Jurnal Unes Law Review 6, no. 4 (2024): 10368–80. https://doi.org/iew-unes.com/law/issue/view/25.

Iwanti, Nur Azza Morlin, and Taun. “Akibat Hukum Wanprestasi Serta Upaya Hukum Wanprestasi Berdasarkan Undang-Undang Yang Berlaku.” Jurnal Ilmu Hukum “The Juris” 6, no. 2 (2022): 346–51. https://doi.org/10.56301/juris.v6i2.601.

Kalila, Sheza Vanisha, Siti Marsha, Zahida Rahmah, and Talitha Kirana Hardiyanti. “Peran Mediasi Dalam Penyelesaian Sengketa Wanprestasi Sewa Menyewa.” Innovative: Journal Of Social Science Research 5, no. 1 (2025): 6423–37. https://doi.org/10.31004/innovative.v5i1.16746.

Kandriana, Muhammad, Sri Atika, Muhammad Wildan, and Hajairin. “Syarat Subjektif Dan Objektif Perjanjian Jual Beli: Relevansi Pasal 1320 KUHPerdata Dalam Praktik Modern Muhammad.” Unes Law Review 8, no. 1 (2025): 221–28. https://doi.org/10.31933/unesrev.v8i1.2476.

“Memahami Dinamika Industri Pernikahan : Berita Dan Tren Terkini 2025.” Lovary, 2025.

Mustofa, Ahmad, Agus Saiful Abib, and Dharu Triasih. “Penyelesaian Sengketa Wanprestasi Melalui Mediasi Di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Semarang.” Semarang Law Review 6, no. 2 (2025): 386–94. https://doi.org/10.26623/slr.v6i2.12852.

Ndona, Maria Gloria Isabela, and I Gusti Ngurah Nyoman Krisnadi Yudiantara. “Mobil Esemka Dan Tanggung Jawab Perdata: Telaah Hukum Terhadap Dugaan Wanprestasi Janji Politik.” Kertha Wicara: Journal Ilmu Hukum 16, no. 1 (2026): 1–12.

Nugroho, Rio, Sri Astutik, and Ernu Widodo. “Wanprestasi DaWanprestasi Dalam Perjanjian Jual Beli Menurut Pasal 1238 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata Di PT Adamix Mortar Indonesialam Perjanjian Jual Beli Menurut Pasal 1238 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata Di PT Adamix Mortar Indonesia.” Court Review: Jurnal Penelitian Hukum 5, no. 06 (2025): 32–44. https://doi.org/10.69957/cr.v5i06.2012.

Nurhaliza, Suci. “Industri Pernikahan Berpotensi Jadi Panggung Bisnis.” Antarakalbar, 2023.

Padil, Muhammad, and Lies Anggi Puspita Dewi. “Strategi Pemasaran Kru Terbaik Wedding Organizer Untuk Meningkatkan Minat Konsumen Di Perkampungan Kabupaten Bandung Bara.” Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 10, no. 24 (2024): 150–68.

Prasetyo, Muhammad Agus, Supriyadi Supriyadi, Diah Sulistyani, and Zaenal Arifin. “Reposisi Pelaksanaan Penyelesaian Sengketa Perdata Dengan Gugatan Sederhana (Small Claim Court).” Jurnal USM Law Review 4, no. 2 (2022): 905. https://doi.org/10.26623/julr.v5i1.4237.

Putra, Shidqi Andrian, and M Yazid Fathoni. “Analisis Putusan Wanprestasi Dalam Pelaksanaan Perjanjian Kerjasama Dalam Pembangunan Vila Caravanserai Lombok.” Jurnal Private Law Fakultas Hukum Universitas Mataram 4, no. 1 (2024): 120–27. https://doi.org/10.29303/prlw.v4i1.3923.

Rachmania, Anita Sunny, Erika Esteria Pasaribu, Nisa Auliya Ahmad, and Siti Nur Aini. “Media Hukum Indonesia (MHI) Penyelesaian Sengketa Wanprestasi Melalui Jalur Mediasi Dalam Perkara Utang Piutang Putusan No . 69 / Pdt . G / 2025 / PN SDK Media Hukum Indonesia (MHI).” Media Hukum 4, no. 1 (2025): 486–93. https://doi.org/10.5281/zenodo.17880123.

Rengkuan, Nataila H.M., Daud M. Liando, and Dolad K. Monintja. “Efektivitas Kinerja Pemerintah Dalam Program Reaksi Respons Relief Daerah (R3D) Di Kabupaten Minahasa.” Jurnal Governance 3, no. 1 (2023): 1–11.

Rosida, Nina, Amanda Rifti, and Andini Nur Prihartanti. “Perlindungan Hukum Terhadap Perempuan Dari Kekerasan Seksual Dan Pelecehan Seksual Di Tempat Kerja Legal.” Jurnal USM Law Review 9, no. 2 (2026): 680–96. https://doi.org/10.26623/julr.v9i2.12613.

Senda, Vika Nur, Susi Sopiani, and Mochamma Fajar Muzzamil. “Implikasi Hukum Ketidakterpenuhan Syarat Subjektif Dalam Pasal 1320 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata Terhadap Keabsahan Perjanjian.” Letterlijk: Jurnal Hukum Perdata 1, no. 2 (2024): 104–15. https://doi.org/10.25134/jise.v1i2.xx.

Sihotang, Amri Panahatan, Gita Novita Sari, Zaenal Arifin, and Muhammad Isro Wahyudin. “Pembatalan Perjanjian Jual Beli Tanah Oleh Penjual Karena Pembeli Wanprestasi.” Jurnal USM Law Review 6, no. 3 (2023): 1210. https://doi.org/10.26623/julr.v6i3.7502.

Simamora, Fauziah Nur, Kaharuddin Kaharuddin, and Rosmita Ambarita. “Pengaruh Pelayanan Vendor Terhadap Kepuasan Konsumen Pada PT.PLN Pembangkitan Sumatera Bagian Utara Sektor Pembangkitan Pandan.” Jesya (Jurnal Ekonomi & Ekonomi Syariah) 5, no. 2 (2022): 2084–96. https://doi.org/:10.36778/jesya.v5i2.789.

Sinaga, Aris Pebriwadi, Alwan Hadiyanto, and Ciptono Ciptono. “Penegakan Hukum Premanisme Dalam Perspektif Keadilan , Kepastian , Dan Kemanfaatan Hukum.” Jurnal USM Law Review 9, no. 2 (2026): 887–908. https://doi.org/10.26623/julr.v9i2.13735.

Sulung, Undari, and Mohamad Muspawi. “Memahami Sumber Data Penelitian: Primer, Sekunder, Tersier.” Jurnal Edu Research : Indonesian Institute For Corporate Learning And Studies (IICLS) 5, no. 3 (2024): 110–16. https://doi.org/10.47827/jer.v5i3.238.

Vaustin, Griselda, Marina, and Puja Ayu Purwanti. “Mekanisme Penyelesaian Sengketa Wanprestasi Dalam Hukum Perdata Indonesia.” Rewang Rencang: Jurnal Hukum Lex Generalis 5, no. 4 (2024): 1–13. https://doi.org/10.56370/jhlg.v5i4.1371.

Downloads

Published

2026-05-29

Issue

Section

Articles

How to Cite

Marihot Sidauruk, Pristika Handayani, & Alwan Hadiyanto. (2026). Penyelesaian Wanprestasi dalam Hubungan Kontraktual Wedding Organizer dan Vendor. JURNAL USM LAW REVIEW, 9(3), 1628-1652. https://doi.org/10.26623/julr.v9i3.14340