Pemenuhan Hak Atas Kesehatan Bagi Kelompok Rentan di Kota Ternate

Authors

  • Salha Marasaoly Salha Marasaoly
  • Sri Indriyani Umra Universitas Khairun

DOI:

https://doi.org/10.26623/julr.v9i1.13417

Abstract

This study examines the fulfillment of the right to health for vulnerable groups in Ternate City and evaluates the role of the local government in ensuring equitable access to health services. Vulnerable groups—including children, older persons, persons with disabilities, and low-income communities—frequently encounter structural, geographical, and administrative barriers that limit their access to adequate healthcare. This research employs a normative legal method combined with an empirical juridical approach through statutory analysis, legal doctrines, field observations, and interviews. The analysis refers to the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia, Law No. 17 of 2023 on Health, Law No. 39 of 1999 on Human Rights, Law No. 23 of 2014 on Local Government, and international human rights instruments, particularly the UDHR and ICESCR. The findings indicate that although various programs, such as primary healthcare services, the National Health Insurance scheme, and mobile and sea ambulance services, have improved service availability, significant challenges persist in terms of accessibility, inclusiveness, service quality, and responsiveness to the specific needs of vulnerable groups. The study highlights the need for affirmative and rights-based policies that integrate the principles of availability, accessibility, acceptability, and quality (AAAQ). This research contributes to strengthening local health governance by providing context-based policy recommendations for inclusive and equitable health services in archipelagic regions.

 

Penelitian ini menganalisis pemenuhan hak atas kesehatan bagi kelompok rentan di Kota Ternate serta mengevaluasi peran pemerintah daerah dalam menjamin akses layanan kesehatan yang setara dan berkeadilan. Kelompok rentan—meliputi anak-anak, lanjut usia, penyandang disabilitas, dan masyarakat miskin—masih menghadapi hambatan struktural, geografis, dan administratif yang membatasi akses terhadap pelayanan kesehatan yang layak. Penelitian menggunakan metode hukum normatif yang dipadukan dengan pendekatan yuridis empiris melalui analisis peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, observasi lapangan, dan wawancara. Analisis didasarkan pada UUD NRI 1945, Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, serta instrumen internasional UDHR dan ICESCR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai program kesehatan seperti penguatan layanan primer, Jaminan Kesehatan Nasional, serta ambulans darat dan laut telah meningkatkan ketersediaan layanan, namun masih terdapat kendala pada aspek keterjangkauan, inklusivitas, kualitas, dan responsivitas terhadap kebutuhan spesifik kelompok rentan. Penelitian ini menegaskan pentingnya kebijakan afirmatif berbasis hak dengan menerapkan prinsip ketersediaan, keterjangkauan, keberterimaan, dan kualitas (AAAQ). Temuan ini berkontribusi pada penguatan tata kelola kesehatan daerah melalui rekomendasi kebijakan yang lebih inklusif dan adaptif bagi wilayah kepulauan.

References

Ahadi Pradana, Anung, Lina Anisa Nasution, and Casman. “Telaah Kebijakan Mitigasi Kesehatan Kelompok Rentan Pasca Pandemi Dan Keadaan Luar Biasa Lain.” Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia: JKKI 10, no. 03 (2021): 124. https://doi.org/10.22146/jkki.62692.

Andresani, Gianluca, and Natalina Stamile. “Bentham: Our Contemporary” 65, no. 3 (2021): 173. https://doi.org/10.5380/rfdufpr.v65i3.79714.

Anggraeni, Novita, Shristyana Sandra, and Abu Khoiri. “Implementasi Kebijakan Pelindungan Dan Pemenuhan hak atas kesehatan Penyandang Disabilitas Di Kabupaten Jember.” Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia JKKI 11, no. 01 (2022): 1–13. https://doi.org/10.22146/jkki.69719.

Dewayanti, Irma, and Arief Suryono. “Perlindungan Sosial Terhadap Hak Atas Akses Pelayanan Kesehatan Bagi Penyandang Disabilitas.” Jurnal Hukum Dan Pembangunan Ekonomi 11, no. 2 (2023): 225–41.

Dicey, A.V. Pengantar Studi Hukum Konstitusi. Bandung: Nusamedia, 2019.

Dumako, Ananda Rayhan. “Pemenuhan hak atas kesehatan Penyandang Disabilitas.” QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia 3, no. 2 (2024): 1717–25. https://doi.org/10.57235/qistina.v3i2.4254.

Dyna, Fitri, Cindy Febriyeni, Dendy Kharisna, Hidayatunnisa Qusthia, Dewi Rafina Hastuti, Nurul Rafina Rahmadani, and Leni Rafina Juliarif. “Gerakan Pencegahan Stunting (Genting) Melalui Edukasi Dan Deteksi Dini Stunting (Denting).” Jurnal Peduli Masyarakat 5, no. 1 (2023): 233. https://doi.org/10.37287/jpm.v5i1.1637.

E, Sumartini. “Studi Literatur: Riwayat Penyakit Infeksi Dan Stunting Pada Balita.” Jurnal Kesehatan Mahardika 8, no. 1 (2022): 55. https://doi.org/10.54867/jkm.v9i1.101.

Gattini, Andrea. Human Dignity and International Law, 2020. https://doi.org/10.1163/9789004435650_005.

Humaedi, Sahadi, Budi Wibowo, and Santoso T. Raharjo. “Kelompok Rentan Dan Kebutuhannya (Sebuah Kajian Hasil Pemetaan Sosial CSR PT Indonesia Power UPJP Kamojang).” Share: Social Work Jurnal 10, no. 1 (2020): 64. https://doi.org/10.24198/share.v10i1.26896.

Ibrahim, Mardia, Yahya Yunus, and Arief Budiono. “Registering Ternate City People’s Traditional Knowledge as Property Rights.” Jurnal USM Law Review 7, no. 1 (2024). https://doi.org/10.26623/julr.v7i1.8500.

Irawan, Anang Dony, and Umar Sholahudin. “Analisis Penegakan Hukum Dan Hak Asasi Manusia Di Indonesia.” Jurnal Citizenship Virtues 4, no. 2 (2024): 849. https://doi.org/10.37640/jcv.v4i2.2082.

Jaury Douglas Pardomuan, and Irwan Triadi. “Pemenuhan Hak Pelayanan Kesehatan Bagi Kelompok Usia Rentan Di Indonesia Berdasarkan Asas Keadilan, Kepastian Hukum Dan Kemanfaatan.” Pemuliaan Keadilan 1, no. 4 (2024): 147. https://doi.org/10.62383/pk.v1i4.205.

Josua Limbong, Ronny, Nadia Farikhati, Mochamad Felani Budi Hartanto, Isnenningtyas Yuli, Zsabrina Marchsya Ayunda, Arief Ramadhan, Delsy Nike, Melia Iska Novitasari, Lanang Ajie Fardhani, and Febriana Ika Saputri. Kajian Pemenuhan Hak Atas Kesehatan Bagi Kelompok rentan Di Indonesia. Jakarta: Komnas HAM, 2020.

Maharani, Agisti, Astrid Astrid, Arya Arya, Deti Deti, Dewi Yanti, Franklin Yohanes Sulla, and M. Zainul Hafizi. “Dampak Kemiskinan Terhadap Ketidaksetaraan Pelayanan Kesehatan Di Indonesia.” TAMADDUN: Jurnal Ilmu Sosial, Seni, Dan Humaniora 1, no. 3 (2023): 1341. https://doi.org/10.70115/vh0ak293.

Marlina, Andi, Rasna Rasna, Abd. Rahman, and Purnama Suci. “Akses Keadilan Yang Tidak Sampai: Studi Kajian Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Miskin.” Jurnal USM Law Review 7, no. 2 (2024). https://doi.org/10.26623/julr.v7i2.8668.

Maulana, Muhammad Asrul, and Java Putri Avrillina. “Kesehatan Sebagai Hak Asasi: Perspektif Filosofis Tentang Hukum Kesehatan.” Journal of Contemporary Law Studies 2, no. 1 (2024): 49. https://doi.org/10.47134/lawstudies.v2i1.2075.

Murniati, Murniati. “Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Indeks Pembangunan Manusia Dan Upah Minimum Regional Terhadap Tingkat Pengangguran Melalui Jumlah Investasi Di Kabupaten Malang.” SEIKO: Journal of Management & Business 4, no. 2 (2021): 189. https://doi.org/https://doi.org/10.37531/sejaman.v5i2.1951.

Nabila, Fajri Nursyamsi, Antoni Putra, and Auditya Saputra. Pengembangan Strategi Advokasi Antidiskriminasi Bagi Kelompok Rentan Di Indonesia : Laporan Studi. Jakarta: Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia, 2021.

Nugraha, Dimas Aditya, and Mitro Subroto. “Pemenuhan Hak Bagi Narapidana Kelompok rentan Khusus Disabilitas.” Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial Dan Sains 12, no. 02 (2023): 101–5. https://doi.org/10.19109/intelektualita.v12i002.19625.

Nugraheni, Hermien, Tri Wiyatini, and Irmanita Wiradona. Kesehatan Masyarakat Dalam Determinan Sosial Buday. Yogyakarta: Deepublish, 2018.

Pintabar, Andar Jimmy, Fitri Rafianti, and Yasmirah Mandasari Saragih. “Implementasi Sistem Pelayanan Kesehatan Terhadap Pemenuhan Hak atas Kesehatan Bagi Warga Binaan Pemasyarakatan.” Jurnal USM Law Review 7, no. 1 (2024). https://doi.org/10.26623/julr.v7i1.8996.

Prasetyo, Danang, Toba Sastrawan Manik, and Dwi Riyanti. “Konseptualisasi Hak Dan Kewajiban Warga Negara Dalam Upaya Bela Negara.” Jurnal Pancasila Dan Bela Negara 1, no. 1 (2021): 7. https://doi.org/10.31315/jpbn.v1i1.4382.

Prasetyoningsih, Nanik. “Substansi Gagasan Dalam Beberapa Konsep Negara Hukum Nanik.” Nurani Hukum: Jurnal Ilmu Hukum 3, no. 2 (2020): 59. https://doi.org/10.51825/nhk.v3i2.9200.

Ridlwan, Zulkarnain. “Negara Hukum Indonesia Kebalikan Nachtwachterstaat.” Fiat Justisia: Jurnal Ilmu Hukum 5, no. 2 (2014): 144. https://doi.org/10.25041/fiatjustisia.v5no2.56.

Rosyidi, Irham, Fatma Faisal, Mahmud Hi Umar, Jan Alizea Sybelle, and M Junaidi. “The Use of Magic in the Village Head Election in Tidore Islands City Indonesia.” Jurnal USM Law Review 7, no. 4 (2024): 9–12. https://doi.org/10.26623/julr.v7i3.10519.

Siagian, Jhonson Panahatan, and Mitro Subroto. “Perempuan Sebagai Kelompok rentan.” Jurnal Educatio 10, no. 1 (2024): 173. https://doi.org/10.31949/educatio.v10i1.6940.

Takdir. Pengantar Hukum Kesehatan. Palopo: Lembaga Penerbit Kampus IAIN Palopo, 2018.

Ulfa, Dea Tiara. “Perlakuan Khusus Terhadap Kelompok rentan: Kewajiban Dan Hak Pelayanan Kesehatan Terhadap Warga Binaan Wanita Menyusui Di Rumah Tahanan Negara Kelas Iib Sambas.” Jurnal Justitia: Jurnal Ilmu Hukum Dan Humaniora 8, no. 4 (2021): 52. https://doi.org/10.31604/justitia.v8i4.815-821.

Unger, Roberto M. Teori Hukum Kritis : Posisi Hukum Dalam Masyarakat Modern. Bandung: Nusamedia, 2019.

W.M., Maria Petronela, Agnes Widianti Soebiyanto, and Adward Kurnia Setiawan Limijadi. “Analisis Pelaksanaan Pemenuhan Hak Atas Informasi Dan Hak Kesehatan Reproduksi Perempuan Penyandang Disabilitas Di Kota Semarang.” Jurnal USM Law Review 4, no. 2 (2021): 547–64. https://doi.org/10.26623/julr.v4i2.3229.

Wahyuni, Husnia Hilmi, Febryan Alam Susatyo, and Faisal Afda’u. “Kajian Yuridis Implementasi Program Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional Dalam Perspektif Keadilan Distributif.” Jurnal Penelitian Ilmu Hukum 5, no. 1 (2025): 144. https://doi.org/10.56393/nomos.v5i1.3092.

Yack, Bernard. The Problems of a Political Animal Community, Justice, and Conflict in Aristotelian Political Thought. Berkeley: University of California Press, 2023.

Downloads

Published

2026-02-11

Issue

Section

Articles

How to Cite

Salha Marasaoly, & Sri Indriyani Umra. (2026). Pemenuhan Hak Atas Kesehatan Bagi Kelompok Rentan di Kota Ternate. JURNAL USM LAW REVIEW, 9(1), 153-180. https://doi.org/10.26623/julr.v9i1.13417