Reconstructing Notary Accountability for Unilateral Amendments of Authentic Deeds in the Context of Legal Certainty and Justice

Authors

  • Aulia Putri Izzati National Development University “Veteran” Jakarta
  • Surrahmad Surrahmad National Development University “Veteran” Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.26623/julr.v8i3.13084

Keywords:

Accountability; Authentic Deed; Notary.

Abstract

This study examines notarial accountability for unilateral amendments (renvoi sepihak) to authentic deeds that undermine legal certainty and substantive justice for the parties involved. Although Articles 48–51 of the Indonesian Law on the Position of Notary (UUJN) regulate deed correction mechanisms, these provisions remain normatively vague and fail to clearly define the procedural limits regarding the timing, form, and scope of permissible amendments, thereby enabling potential abuse of authority. This research employs a normative juridical method using statutory and conceptual approaches, supported by qualitative analysis of notarial doctrines, verlijden theory, administrative intervention theory, and Supreme Court Decision Number 1003 K/Pid/2015. The findings reveal that procedural ambiguity and weak supervisory mechanisms have created a structural gap that allows unilateral alterations to authentic deeds without adequate legal safeguards. The novelty of this study lies in proposing an integrative reconstruction model of notarial accountability that combines administrative, civil, and ethical dimensions through strengthened renvoi procedures, the use of digital verification technologies, and the enhanced role of the Notary Supervisory Council. This study concludes that reconstructing the notarial accountability framework is essential to ensuring legal certainty and substantive justice in notarial practice.

References

Abuda, S. Rekonstruksi Pengaturan Pertanggung Jawaban Notaris atas Akta yang Dibuatnya Berbasiskan Kepastian Hukum yang Berkeadilan. Doctoral dissertation, Universitas Islam Sultan Agung, 2023.

Almansyah, Dimas, And Mohamad Fajri Mekka Putra. "Tanggungjawab Notaris Dalam Pembuatan Akta Para Pihak Di Bawah Tekanan Dan Paksaan." Jurnal USM Law Review 5.2 (2022): 754-766. Https://Doi.Org/10.26623/Julr.V5i2.5728

Amalia, Rizky, Musakkir Musakkir, And Syamsuddin Muchtar. “Pertanggungjawaban Notaris Terhadap Isi Akta Autentik Yang Tidak Sesuai Dengan Fakta.” Al-Ishlah: Jurnal Ilmiah Hukum 24, No. 1 (2021): 188–206. Https://Doi.Org/10.56087/Aijih.V24i1.77.

Anshori, Abdul Ghofur. Lembaga Kenotariatan Indonesia: Perspektif Hukum Dan Etika. Yogyakarta: Uii Press, 2009.

Arifin, Miftah, Zaenal Arifin, and Mac Thi Hoai Thuong. “The Principle of Proportionality on Digital Business Agreements: Between Mitigation and Orientation.” Indonesia Private Law Review 4, no. 1 (2023): 47–56. https://doi.org/10.25041/iplr.v4i1.2954

Ary, Yuniastuti, And Hafidz Jawade. “Tinjauan Yuridis Kebatalan Akta Dan Pertanggungjawaban Notaris (Studi Kasus Putusan Perkara Nomor: 10/Pdt.G/2015 Pn.Dmk) Ary.” Jurnal Akta 4, No. 2 (2017): 131–34. Https://Doi.Org/Http://Dx.Doi.Org/10.30659/Akta.V4i2.1791.

Bashori, Mohamad Syafrizal. “Pertanggung Jawaban Pidana Bagi Notaris Yang Melakukan Tindak Pidana Pemalsuan Surat Dalam Pembuatan Akta Otentik.” Jurnal Supremasi 6, No. 2 (2016): 27–43. Https://Doi.Org/10.35457/Supremasi.V6i2.392.

Dwijayanti, E. Analisa Prinsip Kehati-hatian Notaris dalam Pembuatan Akta untuk Menghindari Terjadinya Keterangan Palsu dalam Pembuatan Akta Keterangan Waris (Studi Kasus Putusan Pengadilan Nomor 121/PID/2017/PT. DKI). Doctoral dissertation, Universitas Islam Sultan Agung Semarang, 2024.

Elviani, Elviani, Soerya Respationo, Muhammad Tartib, And Erniyanti Erniyanti. “Analisis Yuridis Terhadap Pencoretan Pihak Dalam Akta Notaris Yang Berindikasi Nominee Serta Menimbulkan Ketidakpastian Hukum (Studi Penelitian Di Majelis Pengawas Daerah Kota Batam).” Unes Law Review 6, No. 1 (2023): 3525–35. Https://Doi.Org/10.31933/Unesrev.V6i1.1153.

Fakhriah, Syahriati, And Dela Rahma Zahra. “Upaya Renvoi Terhadap Kesalahan Pengetikan Minuta Akta Yang Di Buat Oleh Notaris.” Jurnal Ilmiah Hukum Kenotariatan 14, No. 1 (2025): 43–52. Https://Doi.Org/10.28946/Rpt.V14i1.4753.

G.H.S. Lumban Tobing. Peraturan Jabatan Notaris (Notaris Reglement). Jakarta: Erlangga, 1992.

Gani, Iskandar A., Et Al. "The Constitutional Court’s Protection And Fulfilment Of The Citizens’ Rights: Constitutional And Islamic Law Perspectives." Samarah: Jurnal Hukum Keluarga Dan Hukum Islam 8.1 (2024): 317-338. Https://Doi.Org/10.22373/Sjhk.V8i1.22215

Habib, Adjie. Sanksi Perdata Dan Administratif Terhadap Notaris Sebagai Pejabat Publik. Bandung: Refika Aditama, 2008.

Hamdani, Stefani Christanti, And Endang Pandamdari. “Pertanggungjawaban Hukum Terhadap Kedudukan Akta Otentik Yang Dibuat Selama Masa Cuti (Putusan Nomor: 1/Pts/Mj.Pwn.Dkijakarta/Xi/2017).” Jurnal Hukum Adigama 2, No. 1 (2019). Https://Doi.Org/Https://Doi.Org/10.24912/Adigama.V2i1.5277.

Iriantoro, Agung. “Kesalahan Notaris Akibat Tidak Seksama Dalam Pembuatan Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli Terhadap Tanah Kas Desa Berakibat Tindak Pidana Korupsi.” Imanot: Jurnal Kemahasiswaan Hukum & Kenotariatan 4, No. 1 (2024): 194–211.

Ivan Aji Santoso. “Pertanggungjawaban Notaris Yang Melakukan Pemalsuan Akta Autentik (Studi Kasus Putusan Mahkamah Agung No. 1014 K/Pid/2013).” Jurnal Akta Notaris 1, No. 2 (2022): 71–84. Https://Doi.Org/10.56444/Aktanotaris.V1i2.398.

Limbong, Tri Wahyuni. “Analisis Yuridis Keabsahan Akta Sewa Menyewa Yang Direnvoi Secara Sepihak (Studi Putusan Nomor 146/Pdt/2018/Pt.Bdg).” Iuris Studia: Jurnal Kajian Hukum 2, No. 3 (2021): 549–58. Https://Doi.Org/10.55357/Is.V2i3.173.

Mahalini, N. L. P. Sariani, And A. A. A. I Puspadewi. “Legalitas Renvoi Terhadap Kekeliruan Dalam Akta Notaris.” Jurnal Pengapdi 8, No. 1 (2025).

Mahkamah Agung Republik Indonesia. Putusan Nomor 1003 K/Pid/2015 Tentang Pemalsuan Akta Otentik Oleh Notaris Neni Sanitra (2015).

Mamminanga, Andi. “Pelaksanaan Kewenangan Majelis Pengawas Notaris Daerah Dalam Pelaksanaan Tugas Jabatan Notaris Berdasarkan Uujn.” Universitas Gajah Mada, 2008.

Marlina L., And A. Habib. “Analisis Pertanggungjawaban Notaris Terhadap Akta Cacat Hukum.” Jurnal Hukum & Etika Profesi 8, No. 1 (2022): 45–48.

Mulyanto, E. Konstruksi Hukum Notaris dalam Menghasilkan Covernote sebagai Dasar Pencairan Kredit Berbasis Nilai Keadilan. Doctoral dissertation, Universitas Islam Sultan Agung, 2024.

Munib, Ali, Suratman Suratman, And Diyan Isnaeni. "Tanggung Jawab Notaris Terhadap Pembatalan Akta Atas Terjadinya Tindakan Pemalsuan Oleh Notaris." Jurnal Usm Law Review 7.3 (2024): 1241-1259. Https://Doi.Org/10.26623/Julr.V7i3.9653

Nanda, Reza Ria, And Rouli Anita Velentina. "Tanggung Jawab Notaris Dalam Legalisasi Dokumen Warga Negara Asing Menurut Konvensi Apostille." Jurnal Usm Law Review 5.1 (2022): 270-281. Https://Doi.Org/10.26623/Julr.V5i1.4920

Philipus M. Hadjon. Perlindungan Hukum Bagi Rakyat Indonesia. Surabaya: Bina Ilmu, 1987.

Rahayu, Derita Prapti, Et Al. "Law Enforcement In The Context Of Legal Culture In Society." Law Reform 16.2 (2020): 276-289. Https://Doi.Org/10.14710/Lr.V16i2.33780

Rizadi, N. Efektivitas Fungsi Pengawasan bagi Majelis Pengawas Daerah terhadap Keterlambatan Pelaporan Notaris Terkait dengan Hak Wasiat. Doctoral dissertation, Universitas Islam Indonesia, 2023.

Serena M. A., J. N. Saly, I. R. Sugiarto, R. V. Rambu, R. Wisuta, R. A. Pasyah, And Yulianto H. “Pertanggungjawaban Notaris Terhadap Pelanggaran Kode Etik Terkait Pemalsuan Akta Otentik.” Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 9, No. 20 (2023): 353–60.

Shofianingrum, Rilda, And Maman Sudirman. "Implikasi Hukum Akta Jual Beli Yang Tidak Ditandatangani Di Hadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara." Jurnal USM Law Review 7.3 (2024): 1952-1966. Https://Doi.Org/10.26623/Julr.V7i3.10975

Soejono, Soekanto, And Mamudji Sri. Penelitian Hukum Normatif : Suatu Tinjauan Singkat. Jakarta: Rajawali, 2003.

Thyawarta, Charlie, And Markoni. “Studi Kasus Pertanggungjawaban Hukum Notaris Dalam Pembuatan Akta Otentik Ditinjau Dari Prinsip Kehati- Hatian.” Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran 7, No. 1 (2024): 1791–1800.

Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 Tentang Jabatan Notaris, Pub. L. No. 2 (2014).

Wandayani, Sari Dewi Adhistya, Emmy Latifah, And Anjar Sri Ciptorukmi Nugraheni. "Rekonstruksi Kode Etik Notaris: Menjawab Dilema Publikasi Dan Promosi Jabatan Di Era Digital." Jurnal USM Law Review 8.3 (2025): 1710-1742. Https://Doi.Org/10.26623/Julr.V8i3.12790

Wulan, Agustini, And Djaja Benny. “Pertanggungjawaban Notaris Terhadap Akta Yang Cacat Hukum.” Journal Presumption Of Law 6, No. 1 (2024): 17. Https://Doi.Org/10.31949/Jpl.V6i1.3852.

Downloads

Published

2025-12-24

Issue

Section

Articles

How to Cite

Aulia Putri Izzati, & Surrahmad, S. (2025). Reconstructing Notary Accountability for Unilateral Amendments of Authentic Deeds in the Context of Legal Certainty and Justice. JURNAL USM LAW REVIEW, 8(3), 2715-2729. https://doi.org/10.26623/julr.v8i3.13084