Implementasi Nilai Pasar dan Nilai Likuidasi Sebagai Nilai Limit Dalam Lelang Hak Tanggungan
DOI:
https://doi.org/10.26623/julr.v8i3.12877Keywords:
Debitur, Hak Tanggungan, Kreditur, Lelang, Nilai Likuidasi, Nilai Limit, Nilai PasarAbstract
Mortgage auctions constitute a primary mechanism for executing collateral in resolving non-performing loans. This study examines the implementation of market value and liquidation value as the basis for determining reserve prices and analyzes their implications for substantive justice for debtors and creditors. Employing a normative-empirical legal research method, this study integrates statutory analysis, doctrinal review, and empirical observations of mortgage auction practices at the State Assets and Auction Service Office (KPKNL). The findings reveal a persistent gap between normative regulations—particularly Minister of Finance Regulation No. 122 of 2023 and the Indonesian Valuation Standards—which prioritize market value, and practical implementation, where creditors frequently apply liquidation value from the initial auction stage. This practice results in the disposal of collateral at prices below fair economic value, disproportionately disadvantaging debtors and weakening substantive justice. The study argues that such implementation contradicts fairness principles and increases the potential for post-auction disputes. The novelty of this research lies in proposing a tiered reserve price model that mandates the use of market value at the initial auction stage and permits liquidation value only in subsequent auctions if the asset remains unsold, supported by transparent procedures and independent appraisers. This model is expected to enhance legal certainty, balance the interests of debtors and creditors, and strengthen public trust in the mortgage auction system.
Lelang hak tanggungan merupakan mekanisme utama eksekusi jaminan dalam penyelesaian kredit bermasalah. Penelitian ini menganalisis implementasi penggunaan nilai pasar dan nilai likuidasi sebagai dasar penetapan nilai limit serta implikasinya terhadap keadilan substantif bagi debitur dan kreditur. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif-empiris dengan mengombinasikan analisis peraturan perundang-undangan, kajian doktrinal, dan pengamatan empiris terhadap praktik lelang hak tanggungan di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan antara pengaturan normatif, khususnya Peraturan Menteri Keuangan Nomor 122 Tahun 2023 dan Standar Penilaian Indonesia yang memprioritaskan nilai pasar, dengan praktik di lapangan yang masih dominan menggunakan nilai likuidasi sejak tahap awal pelelangan. Praktik tersebut menyebabkan objek jaminan dilepas pada harga yang tidak mencerminkan nilai ekonomis wajar, sehingga merugikan debitur dan melemahkan keadilan substantif. Penelitian ini menegaskan bahwa kondisi tersebut berpotensi meningkatkan sengketa pasca-lelang dan menurunkan kepercayaan terhadap sistem lelang. Kebaruan penelitian ini terletak pada tawaran model penetapan nilai limit secara berjenjang, yakni mewajibkan penggunaan nilai pasar pada pelelangan pertama dan menempatkan nilai likuidasi sebagai alternatif pada tahap berikutnya apabila objek tidak terjual, dengan mekanisme yang transparan dan melibatkan penilai independen. Model ini diharapkan mampu memperkuat kepastian hukum, menyeimbangkan kepentingan debitur dan kreditur, serta meningkatkan legitimasi sistem lelang hak tanggungan.
References
Abdullah, Ali, Diana Kesuma, Novelza Restu, and Ayu Putri. “Kajian Perbedaan Nilai Limit Dalam Pelaksanaan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan.” Jurnal Hukum Sasana 10, no. 2 (2024): 217–29. https://doi.org/https://doi.org/10.31599/sasana.v10i2.3054.
Arifin, Abidin Abidin; Kukuh Sudarmanto; Syafran Sofyan; Zaenal. “Permasalahan Hukum Lelang Barang Jaminan Secara Online.” Jurnal Juridisch 1, no. 2 (2023): 145–57. https://doi.org/https://doi.org/10.26623/jj.v1i2.7920.
Asril, Juli. “Beberapa Permasalahan Terkait Hak Tanggungan Sebagai Lembaga Jaminan Atas Tanah.” Jurnal Ilmiah MEA 4, no. 2 (2020): 492–510. https://doi.org/https://doi.org/10.31955/mea.v4i2.836.
Ferdinansyah, Ferdinansyah, M.S. Tumanggor, and Noviriska Noviriska. “Perlindungan Hukum Terhadap Debitur Atas Eksekusi Hak Tanggungan Dalam Penyelesaian Kredit Bermasalah.” Action Research Literate 8, no. 4 (2024): 550–59. https://doi.org/10.46799/arl.v8i4.281.
Fuady, Munir. Perbuatan Melawan Hukum-Pendekatan Kontemporer. Bandung: Citra Aditya Bakti, 2013.
Indra Tektona, Rahmadi, and Mutiarachmah Ulhfah. “Upaya Hukum Debitur Atas Penentuan Nilai Limit Lelang Oleh Bank.” Yurispruden 4, no. 2 (2021): 160–74. https://doi.org/https://doi.org/10.33474/yur.v4i2.9576.
Ermayanti, Baiq. “Perlindungan Hukum Kreditur Dan Dibitur Menurut Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 Tentang Perbankan Syariah.” Juridica : Jurnal Fakultas Hukum Universitas Gunung Rinjani 5, no. 1 (2023): 19–23. https://doi.org/10.46601/juridicaugr.v5i1.312.
Manurung, Muhammad Zul Efendi, Zaenal Arifin, and Soegianto Soegianto. “Analisis Putusan Hakim Dalam Pembatalan Akta Risalah Lelang.” Journal Juridisch 3, no. 3 (2025): 236–55. https://doi.org/10.26623/jj.v3i3.12882.
Marzuki, Peter Mahmud. Penelitian Hukum. Cet. 17. Jakarta: Prenadamedia Group, 2022.
Maulana, M Arif, Diah Sulistyani RS, Zaenal Arifin, and Soegianto Soegianto. “Klausula Baku Dalam Perjanjian Kredit Bank Perkreditan Rakyat.” Jurnal USM Law Review 4, no. 1 (2021): 208–25. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.26623/julr.v4i1.3369.
Muslim, Shohib, Setiawan Noerdajasakti, Dewi Setyowati, and Ahmad Siboy. “Appraisal Team : Responsibility And Principle Of Fairness In Determining The Value Of The Auction.” Arena Hukum 17, no. 3 (2024): 613–38. https://doi.org/https://doi org/10 21776/ub arenahukum 2024 01703 7.
Purba, Nelvitia, Ismed Batubara, Zaenal Arifin, and Bahmid. Metodologi Penelitian Hukum. 1st ed. Medan: Pustaka Media Publishing, 2024.
Putri, Jagadhita Maharani. “Kedudukan Kreditur Pajak Dalam Kepailitan: Analisis Yuridis Terhadap Hak Preferensi Dalam Sistem Hukum Indonesia.” Jurnal Hukum Dan Kewarganegaraan 10, no. 11 (2025): 51–60. https://doi.org/doi.org/10.3783/causa.v2i9.246.
Rambing, Donny Sulistio, and Dwi Putra Nugraha. “Pemenuhan Pemenang Lelang Hak Tanggungan Aset Cessie Setelah Proses Lelang Di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara Lelang Bogor.” Lex Prospicit 3, no. 2 (2025): 122–30. https://doi.org/https://doi.org/10.19166/lp.v3i2.9111.
Resti, Dede, Ananda Putri Cantika, Awaludin Tahir, Muhammad Rofiq Fauzan, Muhammad Bimawaluya Al-Mutaqin, Kesya Renata Agustin, and R. Yuniar Anisa Ilyanawati. “Hak Tanggungan (Pengertian, Sejarah, Landasan Hukum, Jenis, Proses Pembuatan Dan Penghapusan Hak Tanggungan).” Karimah Tauhid 4, no. 4 (2025): 2237–47. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v4i4.17448.
Salim, HS. Perkembangan Hukum Jaminan Di Indonesia. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2004.
Saputra, Dimas Almeida, Zaenal Arifin, Kukuh Sudarmanto, and Wijayono Hadi Sukrisno. “Perlindungan Hukum Terhadap Pemenang Lelang Benda Bergerak Non Eksekusi Sukarela Di Balai Lelang Swasta.” Journal Juridisch 2, no. 3 (2024): 198–210. https://doi.org/https://doi.org/10.26623/jj.v2i3.9854.
Sinaturi, P. T. Perlindungan Hukum Terhadap Pembeli Barang Jaminan Tidak Bergerak Melalui Lelang. Jakarta: Mandar Maju, 2008.
Sindoro, Cristhananta, Zaenal Arifin, Musfiratul Ilmi, and Diah Sulistyani Ratna Sediati. “Analisis Jaminan Fidusia Terhadap Debitur Yang Melakukan Wanprestasi Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 18/PUU-XVII/2019.” Journal Juridisch 1, no. 3 (2023): 192–204. https://doi.org/https://doi.org/10.26623/jj.v2i1.8125.
Sipahutar, Apul Oloan, Zaenal Arifin, Kukuh Sudarmanto, and Diah Sulistyani Ratna Sediati. “Pelaksanaan Eksekusi Jaminan Fidusia Dalam Praktek Pada Debitur Yang Wanprestasi.” Jurnal USM Law Review 5, no. 1 (2021): 144–56. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.26623/julr.v5i1.4254.
Sonjaya, Vania Nabilah Bani, and Atik Winanti. “Pelaksanaan Parate Eksekusi Objek Hak Tanggungan Tanpa Fiat Pengadilan Untuk Menyelesaikan Kredit Bermasalah.” Jurnal USM Law Review 6, no. 3 (2023): 1307–20. https://doi.org/10.26623/julr.v6i3.7901.
Suarti, Eni dan Atika Ismail. “Pelaksanaan Lelang Oleh Kantor Pelayanan Piutang Dan Lelang, Justicia Sains: Jurnal Ilmu HukumVol. 06 No. 01 September 2021” 06 No 01 (2021). https://doi.org/https://doi.org/10.24967/jcs.v6i1.1429.
Suhardin, Yohanes . “Konsep Keadilan Dari John Rawls Dengan Keadilan Pancasila (Analisis Komparatif).” Fiat Iustitia: Jurnal Hukum 3, no. 2 (2023): 200–208. https://doi.org/https://doi.org/10.54367/fiat.v3i2.2535.
Turnip, Br, Lydia Fransiscani. “Maraknya Gugatan Lelang: Kajian Yuridis Penetapan Nilai Limit Obyek Lelang Hak Tanggungan.” Selisik 10, no. 1 (2024): 179–86. https://doi.org/https://doi.org/10.35814/selisik.v10i1
Yahya, Septian Risaldi, Muhammad Nur, and Karim Al. “Application of the Justice Principle for Debtors in Mortgage Rights Auctions and Releases.” Damhil Law Journal 4, no. 2 (2024): 113–26. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.56591/dlj.v4i2.2567.
Yuningsih, Deity, Safril Sofwan Sanib, Muhammad Sjaiful, Oheo Kaimuddin Haris, and Bahtiar Lamaronta. “Penerapan Asas Keadilan Terhadap Penetapan Limit Pada Proses Pelelangan Hak Tanggungan Di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara Dan Lelang (KPKLP) Kota Kendari.” Halu Oleo Legal Research 4, no. 2 (2022): 149–67. https://doi.org/https://doi.org/10.33772/holresch.v4i2.41.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JURNAL USM LAW REVIEW

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
The journal holds the copyright for each article published with work licensed simultaneously under a Creative Commons Attribution 4.0 International License, which allows others to share the work with an acknowledgment of the authorship and early publication of the work in this journal.


Citedness in Scopus 

