Analisis Hukum Perdata Terhadap Klausul Baku Dalam Kontrak Bisnis Industri Manufaktur

Authors

  • Enan Nova Solihin Magister Hukum, Universitas Riau Kepulauan
  • Pristika Handayani Magister Hukum, Universitas Riau Kepulauan, Batam, Indonesia
  • Rizki Tri Anugrah Bhakti Magister Hukum, Universitas Riau Kepulauan

DOI:

https://doi.org/10.26623/julr.v8i3.12781

Keywords:

Industri, Klausula Baku, Manufaktur, Perjanjian

Abstract

This study aims to analyze the position of standard clauses in manufacturing industry business contracts from a civil law perspective, to assess their conformity with the principles of freedom of contract, fairness, and good faith, and to provide practical recommendations so that these clauses do not harm any party. The background of this research is based on the widespread use of standard clauses unilaterally determined by dominant parties in manufacturing contracts, which potentially create an imbalance in bargaining power and disadvantages for weaker parties. The urgency of this study lies in the need to ensure legal certainty while also providing fair protection in manufacturing business relations, considering that this sector is the main driver of the national economy. The research employs a normative juridical method with a descriptive-analytical specification through library research of primary, secondary, and tertiary legal materials. The findings reveal that while standard clauses provide efficiency, uniformity, and legal certainty, they also pose risks of abuse of dominant positions. The novelty of this study lies in its specific focus on standard clauses in manufacturing contracts, in contrast to previous studies that mainly emphasized consumer protection or MSME partnerships. The conclusion highlights the crucial role of civil law in maintaining a balance of interests between the parties, while the recommendation emphasizes the need for restrictions and adjustments to standard clauses through sectoral regulations or guidelines, so that manufacturing contracts remain efficient, fair, and sustainable.

 

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan klausula (klausul) baku dalam kontrak bisnis industri manufaktur dari perspektif hukum perdata, menilai kesesuaiannya dengan asas kebebasan berkontrak, keadilan, dan iktikad baik, serta memberikan rekomendasi praktis agar klausul tersebut tidak merugikan salah satu pihak. Latar belakang penelitian didasari oleh maraknya penggunaan klausula baku yang disusun sepihak oleh pihak dominan dalam kontrak manufaktur, sehingga berpotensi menimbulkan ketidakseimbangan posisi tawar dan kerugian bagi pihak yang lemah. Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan menghadirkan kepastian hukum sekaligus perlindungan yang adil dalam hubungan bisnis manufaktur, mengingat sektor ini merupakan penggerak utama perekonomian nasional. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan spesifikasi deskriptif-analitis melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klausul baku memberikan manfaat berupa efisiensi, keseragaman, dan kepastian hukum, namun juga menimbulkan risiko penyalahgunaan kedudukan dominan; kebaruan penelitian ini terletak pada fokus kajian terhadap praktik klausul baku dalam kontrak manufaktur yang berbeda dari penelitian terdahulu yang lebih banyak menyoroti aspek perlindungan konsumen atau kemitraan UMKM. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa peran hukum perdata sangat penting untuk menjaga keseimbangan kepentingan para pihak, sedangkan rekomendasi yang ditawarkan adalah perlunya pembatasan dan penyesuaian klausul baku melalui regulasi atau pedoman khusus agar kontrak manufaktur tetap efisien sekaligus adil dan berkelanjutan.

 

References

Arifin, Zaenal, Soegianto Soegianto, and Diah Sulistyani. “Keabsahan Dan Perlindungan Hukum Perjanjian Kemitraan Jasa Konstruksi.” Jurnal USM Law Review 3, no. 1 (2020): 59. https://doi.org/10.26623/julr.v6i1.6095.

Augustpaosa Nariman, Venina. “Pengaruh Kontrak Hutang, Biaya Politik, Dan Kepemilikan Institusional Terhadap Manajemen Laba Pada Sektor Industri Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Selama Tahun 2016-2018.” Jurnal Paradigma Akuntansi 2, no. 4 (2020): 1623. https://doi.org/10.24912/jpa.v2i4.9357.

Avivi, Yusron, and Muhnizar Siagian. “Kepentingan Indonesia Dalam Kerja Sama Bilateral Dengan Jepang Studi Kasus: Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (Ijepa).” Paradigma Polistaat: Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik 3, no. 1 (2020): 49–61. https://doi.org/10.23969/paradigmapolistaat.v3i1.2967.

Cahyaningrum, Fransiska Intan, B. Rini Heryanti, Dharu Triasih, and Zaenal Arifin. “Penerapan Prinsip Kesetaraan Kontraktual Dalam Perjanjian Sewa Menyewa Kendaraan Di Pesona Rental Mobil Semarang.” Semarang Law Review (SLR) 5, no. 1 (2024): 26–38. https://doi.org/10.26623/slr.v5i1.9146.

Dwi Cahya, Ravellino, and Muhammad Yasin. “Jurnal Ekonomi Bisnis Dan Kewirausahaan Strategi Industri Manufaktur Dalam Meningkatkan Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia.” Jurnal Ekonomi Bisnis Dan Kewirausahaan (Jeber) 1, no. 4 (2024): 19–22. https://doi.org/10.69714/pevd1v26.

Hafilda, Nurul, Marlia Sastro, and Elidar Sari. “Interpretasi Hakim Terhadap Penerapan Klausula Baku Berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Konsumen.” Suloh: Jurnal Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh, 12, no. 1 (2024): 106–29. https://doi.org/10.29103/sjp.v12i1.15674.

Harahap, Nabila Ananda Putri, Ferry Al Qadri, Desi Indah Yani Harahap, Marisah Situmorang, and Sari Wulandari. “Analisis Perkkembangan Industri Manufaktur Indonesia.” El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam 4, no. 5 (2023): 1444–50. https://doi.org/10.47467/elmal.v4i5.2918.

Harahap, Rahil Sasia Putri, and Fiona Chrisanta. “Pembatasan Klausul Pada Perjanjian Baku Dalam Upaya Perlindungan Konsumen Melalui Undang-Undang Perlindungan Konsumen.” Jurnal Hukum Lex Generalis 4, no. 4 (2023): 323–38. https://doi.org/10.56370/jhlg.v4i4.371.

Lie, Cathleen, Natashya Vivian, Clarosa Yohanes, Andrew Yonatan, and Mia Hadiati. “Pengenalan Hukum Kontrak Dalam Hukum Perdata Indonesia” 7, no. 1 (2023): 918–24.

Maulana, M Arif, Diah Sulistyani RS, Zaenal Arifin, and Soegianto Soegianto. “Klausula Baku Dalam Perjanjian Kredit Bank Perkreditan Rakyat.” Jurnal USM Law Review 4, no. 1 (2021): 208–25. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.26623/julr.v4i1.3369.

Muhammad Rafi Mubarak, Nurdin Habim, Ibrahim Fikma Edrisy. “Asas Keseimbangan Dan Asas Kebebasan Berkontrak Pada Perjanjian Baku Yang Menganut Konsep Take It or Leave It.” Jurnal Hukum Legalita 5, no. 2 (2023): 282–93. https://doi.org/10.47637/legalita.v5i2.1089.

Muslim, Muslim, Pristika Handayani, and Alwan Hadiyanto. “Kerangka Hukum Perjanjian Yang Efektif Dan Aman Di Era Globalisasi Bisnis.” Jurnal USM Law Review 8, no. 2 (2025): 1032–44. https://doi.org/10.26623/julr.v8i2.12013.

Noholo, Rahmat, Fence M Wantu, and Dian Ekawaty Ismail. “Kedudukan Klasula Baku Dalam Perjanjian Berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen.” The Juris 7, no. 2 (2023): 404–10. https://doi.org/10.56301/juris.v7i2.1043.

Purnomo, Singgih, Aris Prio Agus Santoso, Muhamad Habib, and Nurul Itsna Fawzi’ah. “Klausula Baku Dalam Perspektif Perjanjian Dagang.” JISIP (Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan) 5, no. 4 (2021): 1105–12. https://doi.org/10.58258/jisip.v5i4.2422.

Rahmadani, Rizky, and Muhammad Yasin. “Strategi Industrialisasi ‘Strategi Industri Pada Ekonomi Makro.’” Jurnal Ilmu Manajemen, Bisnis Dan Ekonomi JIMBE 1, no. 5 (2024): 285–92. https://doi.org/10.59971/jimbe.v1i6.219.

Rosidi, Ahmad, M Zainuddin, and Ismi Arifiana. “Metode Dalam Penelitian Hukum Normatif Dan Sosiologis (Field Research).” Journal Law and Government 2, no. 1 (2024): 46–58. https://doi.org/10.31764/jlag.v2i1.21606.

Salim. Hukum Kontrak (Tenik Dan Penyusunan Kontrak). Jakarta: Sinar Grafika, 2019.

Sidauruk, Alvaro Deleon, Bonaraja Purba, Jesaya Kemalamenta Karo-Karo, Syaila Azzahraini Siregar, and Tuti Yani. “Analisis Hukum Atas Perjanjian Bisnis Dalam Era Digital.” Inovative: Journal Of Social Science Research Volume 4, no. Nomor 3 (2024): 16608–16. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i3.12564.

Syamsiah, Desi, Riki Martin Bala Bao, and Nur Fatihah Yuliana. “Dasar Penerapan Asas Pacta Sunt Servanda Dalam Perjanjian.” Jurnal Hukum Das Sollen 9, no. 2 (2023): 841–48. https://doi.org/10.32520/das-sollen.v9i2.2988.

Triswulandari, Anjaly Natalia, Deny Slamet Pribadi, and Setiyoutomo. “Tinjauan Yuridis Meninjau Perjanjian Kemitraan Antara Alfamidi Dan UMKM Di Kota Balikpapan.” Humani (Hukum Dan Masyarakat Madani) 13, no. 2 (2023): 262–82. https://doi.org/10.26623/humani.v13i2.7388.

Wahyuni, Hana Catur, and Wiwik Sulistyowati. Buku Ajar Pengendalian Kualitas Industri Manufaktur Dan Jasa. Buku Ajar Pengendalian Kualitas Industri Manufaktur Dan Jasa. Sidoarjo: UMSIDA Press, 2020. https://doi.org/10.21070/2020/978-623-6833-79-7.

Wiwik Sri Widiarty. Buku Ajar Metode Penelitian. Publika Global Media. Yogjakarta: Publika Global Media, 2024.

Yusuf, Dara Qurratu Aini. “Perlindungan Konsumen Terhadap Klausula Eksonerasi Dalam Perjanjian Baku Perusahaan Jasa Pengiriman Barang.” Kertha Semaya: Journal Ilmu Hukum 2, no. 2 (2022): 203–13. https://doi.org/10.55357/is.v3i2.249.

Zulhamdi, Husnaini. “Aspek Hukum Perjanjian Dalam Aktivitas Bisnis.” Al-Hiwalah : Journal Syariah Economic Law 1, no. 1 (2022): 75–84. https://doi.org/10.47766/alhiwalah.v1i1.892.

Downloads

Published

2025-09-26

Issue

Section

Articles

How to Cite

Enan Nova Solihin, Pristika Handayani, & Rizki Tri Anugrah Bhakti. (2025). Analisis Hukum Perdata Terhadap Klausul Baku Dalam Kontrak Bisnis Industri Manufaktur. JURNAL USM LAW REVIEW, 8(3), 1533-1545. https://doi.org/10.26623/julr.v8i3.12781