Pertanggungjawaban Korporasi atas Kelalaian Karyawan Bank di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.26623/julr.v9i3.12709Keywords:
Hukum Perbankan, Kelalaian Karyawan, Perlindungan Nasabah, Pertanggungjawaban KorporasiAbstract
This study aims to analyze corporate legal liability for customer losses caused by bank employees’ negligence and the legal consequences imposed on employees within the Indonesian legal system. The central issue lies in the lack of legal certainty due to the absence of explicit regulation on corporate liability in the Banking Law regarding employee negligence that harms customers, despite modern banking operations involving institutional risk exposure. This condition creates an imbalance between customer legal protection and institutional accountability in the banking sector. This research employs a normative juridical approach using qualitative analysis of statutory regulations, corporate liability doctrines, and relevant legal practices. The findings reveal that Indonesian positive law does not explicitly regulate corporate liability for employee negligence, resulting in law enforcement that primarily targets individual fault rather than institutional responsibility. The novelty of this study lies in proposing a hybrid liability model that proportionally allocates responsibility between individuals and corporations based on the relationship between personal negligence and institutional supervisory failure. These findings highlight the urgency of reformulating corporate liability regulation in banking law to strengthen customer protection, enhance legal certainty, and promote more accountable banking governance.
Penelitian ini bertujuan menganalisis pertanggungjawaban hukum bank sebagai korporasi terhadap kerugian nasabah yang disebabkan oleh kelalaian karyawan serta akibat hukum yang timbul bagi karyawan dalam sistem hukum Indonesia. Permasalahan utama terletak pada lemahnya kepastian hukum akibat belum diaturnya secara eksplisit pertanggungjawaban bank sebagai korporasi dalam UU Perbankan terhadap kelalaian karyawan yang merugikan nasabah, meskipun praktik perbankan modern menunjukkan adanya risiko operasional yang bersifat institusional. Kondisi ini menimbulkan ketidakseimbangan antara perlindungan hukum nasabah dan akuntabilitas lembaga perbankan. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan analisis kualitatif terhadap peraturan perundang-undangan, doktrin pertanggungjawaban korporasi, dan praktik penerapan hukum terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum positif Indonesia belum mengatur secara tegas pertanggungjawaban bank sebagai korporasi atas kelalaian karyawan, sehingga penegakan hukum masih berorientasi pada kesalahan individual dan belum sepenuhnya mencerminkan tanggung jawab institusional. Kebaruan penelitian terletak pada perumusan model pertanggungjawaban hibrida yang menempatkan tanggung jawab individu dan korporasi secara proporsional berdasarkan hubungan antara kelalaian personal dan kegagalan pengawasan institusional. Temuan ini menegaskan urgensi reformulasi pengaturan pertanggungjawaban korporasi dalam hukum perbankan guna memperkuat perlindungan hukum nasabah, meningkatkan kepastian hukum, dan mendorong tata kelola perbankan yang lebih akuntabel.
References
Albabana, Namira. “Pertanggungjawaban Hukum Bank Atas Kelalaian Pegawainya Terhadap Debitur Yang Terkena BI Checking.” Jurnal Esensi Hukum 2, no. 1 (2020): 49–63. https://doi.org/10.35586/esensihukum.v2i1.24.
Ali, Mahrus. Dasar-Dasar Hukum Pidana. 4th ed. Jakarta: Sinar Grafika, 2017.
Arief, Barda Nawawi. Kapita Selekta Hukum Pidana. 3rd ed. Bandung: PT Citra Aditya Bakti, 2013.
Aryaputra, Muhammad Iftar, and Ani Triwati. “Arah Kebijakan Sistem Pemidanaan Bagi Korporasi Dalam KUHP Nasional.” Jurnal Masalah-Masalah Hukum 52, no. 2 (2023). https://doi.org/10.14710/mmh.52.2.2023.208-216.
Asikin, Zainal. Hukum Perbankan Dan Lembaga Pembiayaan Non Bank. Depok: PT Raja Grafindo Persada, 2015.
D., Pradeep M. “Legal Research- Descriptive Analysis on Doctrinal Methodology.” International Journal of Management, Technology, and Social Sciences (IJMTS) 4, no. 2 (2019): 95–103. https://doi.org/10.5281/zenodo.
Dita, Sekar Ayu, and Atik Winanti. “Analisis Asas Vicarious liability Dalam Pertanggungjawaban Pengganti Atas Perbuatan Melawan Hukum Karyawan bank.” Jurnal USM Law Review 6, no. 2 (2023): 526–542. https://doi.org/10.26623/julr.v6i2.7037.
Djokdja, Galang Ramadhan, Sherly Adam, and Margie Gladies Sopacua. “Pertanggungjawaban Pidana Pelaku Pembobolan Kartu Kredit Dalam Tindak Pidana Di Bidang Perbankan.” TATOHI: Jurnal Ilmu Hukum 2, no. 2 (2022): 178–192. https://doi.org/10.47268/tatohi.v2i2.909.
Hariyono, Dwiki Agus, I Gede Widhiana Suarda, and Samuel Saut Martua Samosir. “Pertanggungjawaban Pidana Korporasi : Analisis UU Perbankan Dan Tanggungjawab Bank Atas Kejahatan Karyawan.” Jurnal Anti Korupsi 3, no. 1 (2021). https://doi.org/10.19184/jak.v3i1.27572.
Hirsanuddin, Hirsanuddin. Hukum Perbankan Syariah Di Indonesia: Pembiayaan Bisnis Dengan Prinsip Kemitraan. Yogyakarta: Genta Press, 2008.
Husniyyah, Nisrina Bilqis. “Pertanggungjawaban Perbankan Terhadap Nasabah Yang Dirugikan Dalam Pembobolan Rekening Dana Nasabah.” Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 10, no. 14 (2024): 783–787. https://doi.org/10.5281/zenodo.13741536.
Juita, Subaidah Ratna, Dhian Indah Astanti, and Dian Septiandani. “Perlindungan Hukum Terhadap Nasabah Bank Korban Kejahatan Skimming.” Jurnal USM Law Review 6, no. 1 (2023): 407–19. https://doi.org/10.26623/julr.v6i1.6353.
Legowo, Bambang Purwogandi Dito Ari, and Sri Endah Wahyuningsih. “Kebijakan Hukum Pidana Pertanggungjawaban Korporasi Terhadap Tindak Pidana Perbankan Dalam Sistem Hukum Di Indonesia.” Jurnal Hukum Khaira Ummah 12, no. 3 (2019). https://doi.org/10.30659/jhku.v14i2.1883.
Lewokeda, Kornelia Melansari D. “Pertanggungjawaban Pidana Tindak Pidana Terkait Pemberian Delegasi Kewenangan.” Jurnal Mimbar Keadilan 14, no. 28 (2019). https://doi.org/10.30996/mk.v0i0.1779.
Muhaimin. Metode Penelitian Hukum. 1st ed. Mataram: Mataram University Press, 2020.
Notoatmodjo, Soekidjo. Etika Dan Hukum Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta, 2010.
Oktafianto, Arfian, and Nynda Fatmawati O. “Penerapan Sanksi Oleh Bank Terhadap Karyawan Yang Melakukan Fraud Ditinjau Dari Undang-Undang Ketenagakerjaan.” CERMIN: Jurnal Penelitian 7, no. 2 (2023). https://doi.org/10.36841/cermin_unars.v7i2.4012.
Prasetiono, Yogi, Zaenal Arifin, Kukuh Sudarmanto, and Kadi Sukarna. “Implementasi Pemidanaan Pelaku Penyertaan (Deelneming) Tindak Pidana Korupsi.” Jurnal USM Law Review 5, no. 2 (2022): 647–662. https://doi.org/10.26623/julr.v5i2.5241.
Puteri, Rizqi Purnama, Muhammad Junaidi, and Zaenal Arifin. “Reorientasi Sanksi Pidana Dalam Pertanggungjawaban Korporasi Di Indonesia.” Jurnal USM Law Review 3, no. 1 (2020): 98–111. https://doi.org/10.26623/julr.v3i1.2283.
Sari, Liani. “Prinsip Strict liability Terhadap Kerugian Yang Dialami Nasabah Akibat Kealpaan Perbankan.” Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) 8, no. 4 (2022): 1213–1220. https://doi.org/10.29210/020222286.
Sulistiawati, Suci, Elsa Rina Maya Toule, and Margie Gladies Sopacua. “Pertanggungjawaban Perbankan Sebagai Korporasi Atas Penggelapan Dana Nasabah Yang Dilakukan Oleh Karyawan Bank.” TATOHI: Jurnal Ilmu Hukum 2, no. 5 (2022): 509–22. https://doi.org/10.47268/tatohi.v2i5.1114.
Susanti, Erna, and Sulung Nugroho. “Tanggung Jawab Bank Kepada Nasabah Pasca Putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Karyawan bank.” Risalah Hukum 20, no. 1 (2024): 17–32. https://doi.org/10.30872/risalah.v20i1.1484.
Tanudiharja, Gabriella Fransisca, Tri Handayani, and Deviana Yuanitasari. “Pertanggungjawaban Hukum Bank Atas Kelalaian Melaksanakan Identifikasi Dan Verifikasi Dalam Penyelenggaraan Layanan Perbankan Digital.” Media Hukum Indonesia (MHI) 2, no. 4 (2024). https://doi.org/10.5281/zenodo.13829727.
Tarigan, Herdian Ayu Andreana Beru, and Darminto Hartono Paulus. “Perlindungan Hukum Terhadap Nasabah Atas Penyelenggaraan Layanan Perbankan Digital.” Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia 1, no. 3 (2019): 294–307. https://doi.org/10.14710/jphi.v1i3.294-307.
Thalib, Abdul Rasyid. Wewenang Mahkamah Konstitusi Dan Implikasinya Dalam Sistem Ketatanegaraan Republik Indonesia. Jakarta: Citra Aditya Bakti, 2006.
Zubaedah, Rahmi, Imanudin Affandi, and Dede Suana Ependi. “Aspek Hukum Pertanggungjawaban Bank Atas Hilangnya Benda Berharga Milik Nasabah Yang Disimpan Dalam Safe Deposit Box (SDB) Dan Upaya Penyelesaiannya.” TAHKIM: Jurnal Hukum Dan Syariah 18, no. 1 (2022). https://doi.org/10.33477/thk.v18i1.2873.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL USM LAW REVIEW

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
The journal holds the copyright for each article published with work licensed simultaneously under a Creative Commons Attribution 4.0 International License, which allows others to share the work with an acknowledgment of the authorship and early publication of the work in this journal.


Citedness in Scopus 

