Analisis Penerapan Sanksi Administrasi Terhadap Kepatuhan Usaha Bidang Perikanan
DOI:
https://doi.org/10.26623/julr.v8i1.11797Keywords:
Sanksi Administrasi, Kepatuhan Usaha PerikananAbstract
This research aims to examine the effectiveness of the implementation of administrative sanctions on the compliance level of fishery business actors in the Fishery Management Area (WPP) 711 and its socio-economic impacts. The background of the research is based on the high level of administrative violations, weak supervision, and economic losses due to non-compliant fishing practices. The urgency of this research lies in the pressing need to formulate a fair, efficient, and sustainable monitoring strategy to support national fisheries governance. The method used is a socio-legal approach with primary data. The research results indicate that the compliance level is still low, with a repeat violation rate reaching 38%, influenced by high cost burdens, procedural complexity, and low understanding of regulations. The novelty of this research lies in the empirical identification of structural barriers, such as overlapping authorities and an inadequate supervisor-to-operator ratio, as well as the impact of sanctions on business efficiency and operator adaptation. In conclusion, administrative sanctions have not fully created a deterrent effect and require a more integrated approach. The main recommendations include simplifying technology-based procedures, drafting proportional sanction SOPs, enhancing the capacity of supervisory human resources, and establishing an integrated information system to support effective, fair, and socially-economic sustainable coastal community oversight.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penerapan sanksi administrasi terhadap tingkat kepatuhan pelaku usaha perikanan di Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) 711 serta dampak sosial-ekonominya. Latar belakang penelitian didasarkan pada tingginya tingkat pelanggaran administratif, lemahnya pengawasan, serta kerugian ekonomi akibat praktik perikanan yang tidak sesuai aturan. Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan mendesak untuk merumuskan strategi pengawasan yang adil, efisien, dan berkelanjutan guna mendukung tata kelola perikanan nasional. Metode yang digunakan adalah pendekatan socio-legal dengan pengumpulan data primer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan masih rendah dengan angka pelanggaran berulang mencapai 38%, dipengaruhi oleh tingginya beban biaya, kompleksitas prosedur, dan rendahnya pemahaman terhadap regulasi. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada identifikasi empiris hambatan struktural, seperti tumpang tindih kewenangan dan rasio pengawas yang tidak ideal, serta pengaruh sanksi terhadap efisiensi usaha dan adaptasi pelaku. Kesimpulannya, sanksi administrasi belum sepenuhnya menciptakan efek jera dan membutuhkan pendekatan yang lebih terintegrasi. Rekomendasi utama mencakup penyederhanaan prosedur berbasis teknologi, penyusunan SOP sanksi proporsional, peningkatan kapasitas SDM pengawas, dan pembentukan sistem informasi terpadu untuk mendukung pengawasan yang efektif, adil, dan berorientasi pada keberlanjutan sosial-ekonomi masyarakat pesisir.
References
Adin Nurawaludin. “Laporan Tahunan 2023 Ditjen PSDKP KKP RI.” Jakarta, 2023.
Agoes, Etty R. “Praktik Negara-Negara Atas Konsepsi Negara Kepulauan.” Indonesian Journal of International Law 1, no. 3 (2021). https://doi.org/10.17304/ijil.vol1.3.400.
Alana Melia Dhaniswari, Syaiful Anam, Aulia Isna Safitri, Baiq Salsha Anjaina, Chika Aurelia Dewi Anjani, Baiq Chika Nabila Angly Cahya, Achmad Johansya, Aldi Afghani, Prasetyo Utomo, Desti Zuhwiyati, Baiq Nanda Puspita Rani, Achmad Firman Soekarno. “Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia Berbasis Ekonomi Biru Melalui Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Teluk Saleh, Desa Labuhan Sangoro-Maronge, Kabupaten Sumbawa.” Journal of Community Development & Empowerment 5, no. 3 (2024): 69–91. https://doi.org/https://doi.org/10.29303/jcommdev.v5i3.53.
Alhadi, Hafiz dwi, Nelwitis, and Iwan Kurniawan. “Tinjauan Kriminologis Terhadap Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Tindak Pidana Dibidang Perikanan Dan Penanggulangannya Di Laut Kabupaten Bintan.” Delicti : Jurnal Hukum Pidana Dan Kriminologi 1, no. 2 (2023): 26–35. https://doi.org/10.25077/delicti.v.1.i.2.p.26-35.2023.
Alviolita, Fifink Praiseda, Hartanto Hartanto, and Linda Dewi Rahayu. “ReKonseptualisasi Sistem Penegakan Hukum Perikanan Dalam Rangka Penegakan Kedaulatan Di Wilayah Perairan Indonesia.” Literasi Hukum 6, no. 2 (2022): 40–61. https://doi.org/10.31002/lh.v6i2.6807.
Awak, Dominggus Samuel Helberth Lothar Matheus Koreri, Jonson Lumban-Gaol, and Dony Kushardono. “Deteksi Kapal Penangkapan Ikan Menggunakan Data Visible Infrared Imaging Radiometer Suite (VIIRS) Dan Data Vessel Monitoring System (VMS) Di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia.” Journal of Marine and Aquatic Sciences 8, no. 1 (2023): 102. https://doi.org/10.24843/jmas.2022.v08.i01.p12.
Bachtiar, Marsellinus. “Penerapan Vessel Monitoring System Untuk Kapal-Kapal Ikan.” Cylinder : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin 8, no. 2 (2022): 23–28. https://doi.org/10.25170/cylinder.v8i2.4120.
Dadang Sumarna, Ayyub Kadriah. “Penelitian Kualitatif Terhadap Hukum Empiris.” Jurnal Penelitian Serambi Hukum 16, no. 02 (2023): 101–13. https://doi.org/10.59582/sh.v16i02.730.
Harahap, Alam Pratama, and Dani Sintara. “Law Enforcement Against The Crime Of Vandalism In The Jurisdiction Of The Medan Polrestabes.” Birokrasi: Jurnal Ilmu Hukum Dan Tata Negara 1, no. 4 (2023): 329–41. https://doi.org/https://doi.org/10.55583/jkih.v2i2.381.
Hidayat, Arif, and Zaenal Arifin. “Politik Hukum Legislasi Sebagai Socio-Equilibrium Di Indonesia.” Jurnal Ius Constituendum 4, no. 2 (2019): 147–59. https://doi.org/10.26623/jic.v4i2.1654.
Indonesia, Kementrian Kelautan dan Perikanan Republik. Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 18/Permen-KP/2014, Pub. L. No. 14 (2014).
———. Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 2021 tentang Pengenaan Sanksi Administratif di Bidang Kelautan dan Perikanan, kementrian Kelautan dan Perikanan § (2021).
Jamilah, Asiyah, and Hari Sutra Disemadi. “Penegakan Hukum Illegal Fishing Dalam Perspektif UNCLOS 1982.” Mulawarman Law Review 5, no. 1 (2020): 29–46. https://doi.org/10.30872/mulrev.v5i1.311.
Khairi, Mawardi. “Kewenangan Pemerintah Daerah Provinsi Dalam Pemberian Izin Pengelolaan Perairan Di Wilayah Pesisir Dan Pulau-Pulau Kecil.” Jatiswara 35, no. 3 (2020): 267–82. https://doi.org/10.29303/jtsw.v35i3.262.
LEXIKAN. “Pedoman Baru Pengenaan Sanksi Administratif Pelanggaran Bidang Kelautan Dan Perikanan,” 2022.
Mardyani, Yeyen, and Atik Yulianti. “Analisis Pengaruh Sub Sektor Perikanan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.” Equity: Jurnal Ekonomi 8, no. 2 (2020): 41–50. https://doi.org/10.33019/equity.v8i2.47.
Muhammad Nur Arkham, Roma Yuli F Hutapea, Trisnani Dwi Hapsari. Pengelolaan Perikanan TangkapSecara Berkelanjutan Di Indoensia Menuju Ekonomi Biru. Edited by Hozairi. Bandung: Widina Bhakti Persada Bandung, 2023.
Muthmainna, Waode Novita Ayu, Hadi Supriyanto, and Waode Novianti. “Upaya Pengamanan Laut Indonesia Terhadap Sumber Daya Perikanan.” Innovative: Journal Of Social Science Research 4, no. 1 (2024): 10633–45. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/innovative.v4i1.9120.
Nelvitia Purba; Ismed Batubara; Zaenal Arifin; Bahmid. Metodologi Penelitian Hukum. 1st ed. Medan: Pustaka Media Publishing, 2024.
Nur Solikin. Buku Pengantar Penelitian Hukum. Pasuruan: CV. Penerbit Qiara Media, 2021.
Oktavia Prasetyaningtyas, and Trimurtini Trimurtini. “Peran Konservasi Sumber Daya Alam Hutan Terhadap Tujuan Sustainable Development Goals (SDGs).” Conserva 2, no. 1 (2024): 13–21. https://doi.org/10.35438/conserva.v2i1.203.
Pung Nugroho Saksono. “Laporan Kinerja Ditjen PSDKP TW I Tahun 2024.” Kkp.Gp.Id. jakarta, 2024.
Purnama, Nanda Rizki, Gilbran Gaffar, Ratna Mutia Aprilla, and Yusni Hafriadi. “Alur Pengawasan Standar Laik Operasi (SLO) Kapal Perikanan Di Pangkalan Pengawasan Sumber Daya Kelautan Dan Perikanan Lampulo, Banda Aceh.” Jurnal Kelautan Dan Perikanan Indonesia 4, no. 1 (2024): 1–9. https://doi.org/10.24815/jkpi.v4i1.37261.
Putra, Pandhu Rochman Suosa, Indira Karina, and Imtihan. “Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan Vol. 8 No.1 April 2024.” SEMAH: Jurnal Pengelolaan Sumber Daya Perairan 8, no. 2 (2024): 159–67. https://doi.org/https://doi.org/10.36355/semahjpsp.v8i2.1651.
Ramadhan, Andry Hafiz, Gan Godsend, Ayu Efrita Dewi, Heni Widiyani, Universitas Maritim Raja, and Ali Haji. “Analisis Hukum Terhadap Tindak Pidana Perikanan Di Indonesia: Tinjauan Terhadap Perlindungan Sumber Daya Ikan Dan Kesejahteraan Nelayan.” Jurnal Ilmu Hukum 1, no. 2 (2024): 88–94. https://doi.org/ttps://doi.org/10.62017/syariah.v1i2.305.
Risma Yudha Ariyantono, Ernani Lubis, Iin Solihin, and Anwar Bey Pane. “The Compliance Level of Fishing Actors and Their Problems in The Coastal Fishing Port Sadeng to Regulations.” Marine Fisheries : Journal of Marine Fisheries Technology and Management 11, no. 2 (2021): 169–79. https://doi.org/10.29244/jmf.v11i2.36181.
Robiyanoor. “Analisa Penegakan Hukum Pidana Perikanan Di Indonesia.” Jurnal Ilmu Pertanian Dan Perikanan 01 (2024): 11–16. https://doi.org/https://doi.org/10.70134/penarik.v1i1.13.
Sahono Budianto, Budy Wiryawan, Ari Purbayanto, Sugeng Hari Wisudo, Mochamad Riyanto. “Analisis Kebutuhan Sistem Cerdas Pengawasan Penangkapan Ikan Di Wilayah Pengelolaan Perikanan 711.” Jurnal Kebijakan Perikanan Di Indonesia 16, no. 2 (2024): 135–44. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.15578/jkpi.16.2.2024.125-134.
Soemarmi, Amiek, Erlyn Indarti, Pujiyono Pujiyono, Muhamad Azhar, and Dian Wijayanto. “Teknologi Vessel Monitoring System (Vms) Sebagai Strategi Perlindungan Dan Pembangunan Industri Perikanan Di Indonesia.” Masalah-Masalah Hukum 49, no. 3 (2020): 303–13. https://doi.org/10.14710/mmh.49.3.2020.303-313.
Wibowo, Dwi Santoso, Ateng Supriatna, and Yuni Tri Hewindati. “Analysis of Compliance Level of Fishing Activities In The Natuna Sea.” Torani Journal of Fisheries and Marine Science 7, no. 1 (2023): 17–29. https://doi.org/10.35911/torani.v7i1.29598.
Wicaksono, Januar Agung, Eko Sediyono, and Aris Puji Widodo. “Penerapan ERP Pada Sistem Informasi Manajemen Pengawasan Perikanan (SIMWASKAN) Pada Direktorat Pengawasan Sumber Daya Perikanan.” Jurnal Masyarakat Informatika 14, no. 1 (2023): 1–15. https://doi.org/10.14710/jmasif.14.1.49607.
Yulia A. Hasan. Hukum Laut: Konservasi Sumberdaya Ikan Di Indonesaia. Jakarta Timur: Prenadamedua (Divisi Kencana), 2020.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JURNAL USM LAW REVIEW

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
The journal holds the copyright for each article published with work licensed simultaneously under a Creative Commons Attribution 4.0 International License, which allows others to share the work with an acknowledgment of the authorship and early publication of the work in this journal.


Citedness in Scopus 

