Problematika Penetapan Tarif Maksimal Pajak Rumah Makan di Kota Palu

Authors

  • Asriyani Asriyani Universitas Tadulako
  • Muja'hidah Muja'hidah Universitas Tadulako

DOI:

https://doi.org/10.26623/julr.v9i1.11061

Keywords:

Kota Palu, Pajak rumah makan, Tarif Pajak

Abstract

This study aims to analyze the rationality of the 10% maximum restaurant tax rate in Palu City and its conformity with regional conditions and principles of tax fairness. The imposition of the maximum rate under Palu City Regional Regulation No. 9 of 2023 has generated opposition from culinary business actors, who argue that it fails to consider differences in business capacity and empirical characteristics of taxable objects. The urgency of this study lies in the absence of clear parameters for “regional conditions” as a basis for determining maximum tax rates under Law No. 1 of 2022, which creates legal uncertainty and fiscal inequity. This research employs a normative juridical method using statutory and conceptual approaches through analysis of primary and secondary legal materials. The novelty of this study lies in examining the relationship between maximum tax rate determination and regional characteristics as a basis for rationalizing local tax policy. The findings indicate that the uniform 10% rate applied to all restaurant categories does not reflect the principles of equality and equity, as it ignores differences in business scale and ability to pay. Therefore, a tiered tax policy based on business classification and regional indicators is required to ensure fairness and legal certainty in local taxation.

 

 

Penelitian ini bertujuan menganalisis rasionalitas penetapan tarif maksimal 10% pajak rumah makan di Kota Palu serta kesesuaiannya dengan kondisi wilayah dan prinsip keadilan perpajakan daerah. Penetapan tarif maksimal melalui Peraturan Daerah Kota Palu Nomor 9 Tahun 2023 menimbulkan penolakan dari pelaku usaha kuliner karena dinilai tidak mempertimbangkan perbedaan kapasitas usaha dan kondisi empiris objek pajak. Urgensi penelitian ini terletak pada adanya ketidakjelasan parameter “kondisi wilayah” sebagai dasar penetapan tarif maksimal dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022, yang berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum dan ketidakadilan fiskal. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual melalui analisis bahan hukum primer dan sekunder. Kebaruan penelitian terletak pada analisis keterkaitan antara penetapan tarif maksimal dan karakteristik wilayah sebagai dasar rasionalisasi kebijakan pajak daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan tarif tunggal 10% terhadap seluruh kategori rumah makan belum mencerminkan asas equality and equity, karena tidak mempertimbangkan perbedaan skala usaha dan kemampuan membayar. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan tarif berjenjang berbasis klasifikasi usaha dan indikator kondisi wilayah guna mewujudkan keadilan dan kepastian hukum dalam pemungutan pajak daerah.

Author Biographies

  • Asriyani Asriyani, Universitas Tadulako
    Faculty Of Law. Tadulako University
  • Muja'hidah Muja'hidah, Universitas Tadulako
    Faculty Of Law, Tadulako University

References

Abdillah Hamdi and Ferry Irawan. “Kepatuhan Wajib Pajak Pelaku Usaha Restoran Di Kabupaten Asahan.” Journal of Law, Administration, and Social Science 1, no. 2 (2022): 119–34.

Adianti, Shelly Yunita. “Perencanaan Tata Ruang Sebagai Upaya Mewujudkan Pembangunan Kota Berkelanjutan Dalam Perspektif Stakeholders (Studi Analisis Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Mojokerto).” Jurnal Ilmiah Administrasi Publik 6, no. 1 (2020): 108–17. https://doi.org/10.21776/ub.jiap.2020.006.01.13.

Adissya Mega Christia and Budi Ispriyarso. Desentralisasi Fiskal Dan Otonomi Daerah Di Indonesia. 15, no. 1 (2019): 149–63. https://doi.org/10.14710/lr.v15i1.23360.

Ahmad Yani. “Kewenangan Polisi Pamong Praja Dalam Penegakan Perda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.” Jurnal Esensi Hukum 5, no. 1 (2023): 112–24. https://doi.org/10.35586/jsh.v5i1.231.

Alfian Suradiansyah, Ni Putu Eka Widiastuti, and Alfida Aziz. “Makna Yang Timbul Dari Kesadaran Membayar Pajak Restoran.” JRB-Jurnal Riset Bisnis 3, no. 1 (2019): 54–65. https://doi.org/10.35814/jrb.v3i1.980.

Amelia Ayu Paramitha. “Kebijakan Pengaturan Pajak Hotel Dan Pajak Restoran Sebagai Dampak Wabah Covid-19 Dalam Rangka Pemenuhan Pendapatan Asli Daerah.” Jurnal Supremasi 11 (2021): 94–104. https://doi.org/10.35457/supremasi.v11i1.1166.

Aniek Juliarini. “Komparasi Penerimaan Pajak Daerah Kota Dan Kabupaten Di Indonesia Setelah Berlakunya Undang-Undang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.” Jurnal BPPK: Badan Pendidikan Dan Pelatihan Keuangan 13, no. 2 (2020): 1–10.

Anita Rahmah and Cahaya Permata. “Analisis Hukum Penetapan Tarif Pajak Restoran Terhadap Umkm Perspektif Wahbah Az-Zuhaili (Studi Di Kota Binjai).” Al-Mashlahah Jurnal Hukum Islam Dan Pranata Sosial 10, no. 02 (2022): 789–802. https://doi.org/10.30868/am.v10i02.3145.

Asriyani Asriyani, Adiesty Septhiany Prihatiningsih Syamsuddin, and Soleman S Rory. “The Urgency of Regulating Tax Law for Vehicles After Natural Disasters in Indonesia.” Jambura Law Review (Gorontalo) 3, no. 2 (2021): 253–76. https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/jalrev/article/view/8307.

Astriwati Biringkanae and Rahma Gusmawati Tammu. Pengaruh Pajak Hotel, Pajak Restoran, Pajak Hiburan Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Tana Toraja. 4, no. 1 (2021): 19–25. https://doi.org/10.35914/ilagaligo.722.

Bayu Prasetyo Pambudi. “Evaluasi Kesesuaian Lahan Ruang Terbuka Hijau Terhadap RTRW Kota Bekasi.” Media Komunikasi Geografi 22, no. 2 (2021): 183–94. https://doi.org/10.23887/mkg.v22i2.38729.

BN Marbun. Daerah 1945–2005 Proses Dan Realita Perkembangan Otda. 1. Jakarta, 2005.

Dintan Falya and Rianda Dirkareshza. “Urgensi Peraturan Pajak Dalam Aktivitas Endorsement Yang Dilakukan Oleh Influencer Instagram.” Jurnal Usm Law Review 4, no. 2 (2021): 756–76. https://doi.org/10.26623/julr.v4i2.3962.

Dwi Sinta, Berlian Afriansyah, and Ovita Charolina. “Perubahan Peraturan Pajak Penghasilan Pada Undang-Undang Harmonisasi Dan Perannya Dalam Memperkuat Fungsi Budgetair Perpajakan.” IKRAITH-EKONOMIKA 5, no. 3 (2022): 324–30.

Fauzan Effendi, Vince Ratnawati, and Yesi Mutia Basri. “Penentuan Target, Strategi Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Optimalisasi Pajak Daerah.” Jati: Jurnal Akuntansi Terapan Indonesia 4, no. 2 (2021): 95–116. https://doi.org/10.18196/jati.v4i2.103%2094.

Fuadi Fuadi, Andi Rachmad, and Zaki Ulya. “Kepatuhan Hukum Pembayaran Pajak Hotel Dan Restoran Dalam Pencapaian Target Pembangunan.” Jurnal USM Law Review 4, no. 1 (2021): 242–62. https://core.ac.uk/download/pdf/478470101.pdf.

Hulwah Fikriyani Fauziyah. “Kontribusi Otonomi Daerah Terhadap Eksistensi Pajak Daerah.” Jurnal Rechten: Riset Hukum Dan Hak Asasi Manusia 2, no. 1 (2020): 21–27. https://doi.org/10.52005/rechten.v2i1.59.

Iqklimah Iqklimah and Ahmad Zuhri. “Hukum Tambahan Pajak Restoran Dalam Jual Beli Perspektif Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah Dan Peraturan Daerah (PERDA) Kota Medan No 5 Tahun 2011.” UNES Law Review 6, no. 4 (2024): 10274–88. https://doi.org/10.31933/unesrev.v6i4.2001.

Januardo Sulung Partogi Sihombing. “Redivasi Kelembagaan Otoritas Penerimaan Pajak Indonesia Dalam Pembaharuan Sistem Hukum Perpajakan Nasional Yang Progresif.” Jurnal Ius Constituendum 5, no. 1 (2020): 140–58. https://doi.org/10.26623/jic.v5i1.2093.

Jhoni Laris Simbolon, Khairul Syabirin Daulay, and Sarah Claudya Nainggolan. “Analisis Pengaruh Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Terhadap Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tahun 2016-2021.” Ekonomi Bisnis Manajemen Dan Akuntansi (EBMA) 3, no. 2 (2022): 750–59. https://doi.org/10.36987/ebma.v3i2.3522.

Jo Tello. “Asosiasi Pedagang Kuliner Kota Palu Tolak Perda Pajak 10 Persen Pengelola Warung Makan.” Palu Under Cover (Palu), February 8, 2024. https://paluundercover.id/2024/02/08/asosiasi-pedagang-kuliner-kota-palu-tolak-perda-pajak-10-persen-pengelola-warung-makan/.

Kabar Sulteng Id. DPRD Palu Pertanyakan Realisasi Pajak Makan-Minum Dari Pelaku Usaha Kuliner Tak Capai Target. (Sulawesi Tengah), Mei 2025. https://www.kabarsulteng.id/2025/05/17/dprd-palu-pertanyakan-realisasi-pajak-makan-minum-dari-pelaku-usaha-kuliner-tak-capai-target/.

Khofifah Ananta Surya, Imron Burhan, and Mahardian Hersanti Paramita. “Tinjauan Penerapan Pajak Restoran Pada Rumah Makan Rumah Empangku.” Jurnal Pabean. 2, no. 2 (2020): 241–47. https://doi.org/10.61141/pabean.v2i2.75.

Kukuh Sudarmanto, Budi Suryanto, Muhammad Junaidi, and Bambang Sadono. “Implikasi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja Terhadap Pembentukan Produk Hukum Daerah.” Jurnal USM Law Review 4, no. 2 (2021): 702–13. https://doi.org/10.26623/julr.v4i2.4191.

Maksum Rangkuti. 10 Kota Terbesar Di Indonesia: Ragam Budaya, Ekonomi, Dan Keindahan. 2025. https://umsu.ac.id/artikel/10-kota-terbesar-di-indonesia-ragam-budaya-ekonomi-dan-keindahan/.

Margono Margono, Kukuh Sudarmanto, Diah Sulistiyani, and Amri Panahatan Sihotang. “Keabsahan Pengenaan Pajak Karbon Dalam Peraturan Perpajakan.” Jurnal USM Law Review 5, no. 2 (2022): 767–81. https://doi.org/10.26623/julr.v5i2.5918.

Mentari Rizkika Maharani, Vira Wijaya, Carolina Isabela Sinawan, Aurynanda Salsabila, and Zenza Ayu Alvina. “Keabsahan Akta Hibah Yang Digunakan Wajib Pajak Untuk Penghindaran Pajak.” Jurnal USM Law Review 8, no. 1 (2025): 128–42. https://doi.org/10.26623/julr.v8i1.10714.

Mia Amalia, Muammad Zenal Muttakin, Muhamad Farhan Akbar, et al. “Analisis Yuridis Kepatuhan Masyarakat Dalam Pembayaran Pajak Daerah Di Wilayah Cianjur Dikaitkan Dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 Tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat Dan Daerah.” Indonesian Journal of Law and Justice 2, no. 3 (2025): 1–9. https://doi.org/10.47134/ijlj.v2i3.3677.

Muhammad Angga Anggriawan, Kenedi Kenedi, and Hadi Kurniawanto. “Analisis Potensi Pajak Daerah Dengan Pendekatan Makro-Mikro Di Kota Serang.” Owner: Riset Dan Jurnal Akuntansi 7, no. 3 (2023): 1959–67. https://doi.org/10.33395/owner.v7i3.1420.

Muja’hidah Muja’hidah and Adiesty SP Syamsuddin. “The Impact of Regulating Inadequate Local Tax Types on Fiscal Independence.” Fiat Justisia: Jurnal Ilmu Hukum 17, no. 4 (2023): 343–54. https://doi.org/10.25041/fiatjustisia.v17no4.3049.

Nabila Alif Radika Shandy and Allan Fatchan Ghani Wardhana. “Bagaimana Hubungan Pusat Dan Daerah Pasca Penetapan Undang-Undang Cipta Kerja? Kasus Penetapan Pajak Daerah.” As-Siyasi: Journal of Constitutional Law 2, no. 1 (2022): 93–114. https://doi.org/10.24042/as-siyasi.v2i1.12934.

Niru Anita Sinaga. “Pemungutan Pajak Dan Permasalahannya Di Indonesia.” Jurnal Ilmiah Hukum Dirgantara 7, no. 1 (2016): 142–57. https://doi.org/10.35968/jh.v7i1.128.

Rika Puspita Sari and Julianty Sidik Tjan. “Peran Badan Pengelola Pendapatan Daerah Dalam Mengoptimalkan Penerimaan Pajak Rumah Makan Di Kabupaten Pangkep.” Jurnal Akuntansi & Sistem Informasi (JASIN) 1, no. 1 (2023): 55–65. https://pasca-umi.ac.id/index.php/jasin/article/view/1274.

S Munawir. Pokok-Pokok Perpajakan. Liberty, 1985.

Sadriyah Nurfadillah and Tsarina Zenabia. “Pengaruh Perencanaan Pajak, Struktur Modal Dan Biaya Operasional Terhadap Pengenaan Pajak Penghasilan Badan.” Jurnal Nusa Akuntansi 1, no. 3 (2024): 591–609. https://doi.org/10.62237/jna.v1i3.165.

Salsa Voni Larasati. “Peran Hukum Pajak Dalam Meningkatkan Kepatuhan Wajib Pajak Membayar Pajak.” Jurnal Humaya: Jurnal Hukum, Humaniora, Masyarakat, Dan Budaya 2, no. 1 (2022): 60–66.

Subaidah Ratna Juita, Amri Panahatan Sihotang, and Supriyadi Supriyadi. “Penerapan Prinsip Individualisasi Pidana Dalam Perkara Tindak Pidana Perpajakan.” Jurnal Ius Constituendum 5, no. 2 (2020): 271–85. https://doi.org/10.26623/jic.v5i2.1938.

Trisno Trisno, Ahmat Keke, and La Manguntara. “Pemberlakuan Kalkulatir Pajak Pada Tujuh Rumah Makan Di Kota Kendari.” KABANTI: Jurnal Kerabat Antropologi 6, no. 1 (2022): 53–62. https://doi.org/10.33772/kabanti.v6i1.1440.

Wirawan B Ilyas and Richard Burton. “Hukum Pajak, Edisi Pertama.” Jakarta: Salemba Empat, 2001.

Yosua Satrianly Tulungen, Jessy DL Warongan, and Syermi SE Mintalangi. “Evaluasi Realisasi Pencapaian Target Pajak Daerah Untuk Penerimaan Pajak Daerah Tahun 2020-2023 Pada Badan Pendapatan Daerah Kota Manado.” Riset Akuntansi Dan Portofolio Investasi 2, no. 2 (2024): 258–72. https://doi.org/10.58784/rapi.185.

Downloads

Published

2026-02-17

Issue

Section

Articles

How to Cite

Asriyani, A., & Muja'hidah, M. (2026). Problematika Penetapan Tarif Maksimal Pajak Rumah Makan di Kota Palu. JURNAL USM LAW REVIEW, 9(1), 234-255. https://doi.org/10.26623/julr.v9i1.11061