Pengaruh Kemudahan Akses, Literasi Keuangan, dan Self Control Terhadap Intensitas Penggunaan Layanan Pay Later/ BNPL

Authors

  • Alina Firoyani Gading Putri STIE YKPN
  • Miswanto Miswanto STIE YKPN
  • Yuli Budiati Magister Manajemen Universitas Semarang

DOI:

https://doi.org/10.26623/jreb.v19i1.13800

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kemudahan akses, literasi keuangan, dan pengendalian diri terhadap intensitas penggunaan layanan PayLater atau Buy Now Pay Later (BNPL). Studi ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya popularitas layanan pembayaran tunda yang menawarkan kemudahan serta fleksibilitas dalam bertransaksi. Data dikumpulkan melalui survei daring menggunakan Google Form kepada 100 responden yang aktif memanfaatkan layanan PayLater atau BNPL. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui aplikasi SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemudahan akses berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensitas penggunaan. Artinya, semakin mudah layanan diakses dan digunakan, semakin tinggi kecenderungan individu untuk memanfaatkannya. Sebaliknya, literasi keuangan tidak terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap intensitas penggunaan layanan tersebut. Sementara itu, pengendalian diri berpengaruh negatif dan signifikan, yang menunjukkan bahwa individu dengan tingkat pengendalian diri lebih tinggi cenderung menggunakan layanan PayLater atau BNPL secara lebih terbatas. Secara simultan, ketiga variabel tersebut mampu menjelaskan 63,8% variasi intensitas penggunaan. Temuan ini menegaskan bahwa kemudahan akses dan kemampuan mengendalikan diri menjadi faktor utama dalam menentukan perilaku penggunaan layanan pembayaran tunda.

Downloads

Published

2026-04-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

Putri, A. F. G. ., Miswanto, M., & Budiati, Y. . (2026). Pengaruh Kemudahan Akses, Literasi Keuangan, dan Self Control Terhadap Intensitas Penggunaan Layanan Pay Later/ BNPL. Jurnal Riset Ekonomi Dan Bisnis, 19(1), 24-45. https://doi.org/10.26623/jreb.v19i1.13800