Meningkatkan Brand Awareness Kosmetik melalui Brand Ambassador, Tagline, E-WOM, dan Social Media Marketing

Authors

  • Dhea Shellyna Aulia Universitas Muria Kudus
  • Gilang Puspita Rini Rini

DOI:

https://doi.org/10.26623/jreb.v19i1.12840

Abstract

Industri kosmetik semakin berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Perkembangan industri kosmetik tersebut tidak lepas dari peran brand awareness. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perbedaan pendapat mengenai peran brand ambassador (BA) pada terbentuknya brand awareness. Sehingga disusunlah penelitian ini guna meningkatkan pengetahuan mengenai hubungan brand ambassador, tagline, electronic word of mouth (e-WOM), dan social media marketing (SMM) terhadap brand awareness produk kosmetik di Kabupaten Kudus. Sampel penelitian melibatkan 150 responden melalui sampel purposive sampling. Regresi linier berganda dipilih untuk menyesaikan persamaan regresi antar variable yang diteliti. Penganalisisan data dilakukan melalui bantuan software SPSS versi 25. Temuan penelitian mengindikasikan social media marketing, e-WOM, dan brand ambassador memberi dampak baik yang nyata dalam brand awareness baik melalui parsial ataupun simultan. Sebaliknya, Tagline tidak menunjukan peran signifikan pada brand awarenes. Temuan ini dapat direkomendasikan kepada pemangku kepentingan bahwa SMM paling berperan dalam brand awareness. Konsumen yang terpapar media sosial akan lebih sadar terhadap kehadiran merek.

Author Biography

  • Dhea Shellyna Aulia, Universitas Muria Kudus

    Department of Management

Downloads

Published

2026-04-03

Issue

Section

Articles

How to Cite

Aulia, D. S., & Rini, G. P. (2026). Meningkatkan Brand Awareness Kosmetik melalui Brand Ambassador, Tagline, E-WOM, dan Social Media Marketing. Jurnal Riset Ekonomi Dan Bisnis, 19(1), 1-23. https://doi.org/10.26623/jreb.v19i1.12840