OUTSOURCING SUMBER DAYA MANUSIA UKURAN DAN KEMATANGAN PERUSAHAAN

Edy Mulyantomo

Abstract


berkembang, ukuran dan kematangan perusahaan mempengaruhi keputusan untuk melakukan outsourcing sumber daya manusia. Organisasi menghadapi masa sulit karena perubahan kondisi ekonomi, globalisasi dan cepat memajukan kemajuan teknologi (Stewart, 2007). Untuk mengatasi perubahan ini, organisasi mencari solusi dan salah satu strategi paling dipublikasikan dalam beberapa kali adalah outsourcing. Outsourcing adalah istilah yang kompleks karena mencakup beberapa deskripsi dan umumnya mengacu pada relokasi pekerjaan (Cubides, 2006). Pada dasamya, outsourcing adalah pengalihan layanan atau fungsi yang sebelumnya dilakukan dalam organisasi untuk penyedia di luar organisasi dan merupakan komponen yang semakin penting dalam banyak strategi bisnis (Hem & Burke, 2006). Dalam dunia sekarang ini semakin meningkat persaingan, organisasi dipaksa untuk mencari cara-cara barn untuk menghasilkan nilai. Dunia bisnis telah melakukan fenomena outsourcing dan perusahaan telah mengadopsi prinsip prinsip untuk membantu mereka memperluas ke pasar lain (Bender, 2009). Manajemen Strategis outsourcing mungkin merupakan alat yang paling kuat dalam manajemen, dan outsourcing inovasi adalah perbatasannya (Quinn, 2010).


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.26623/slsi.v15i2.2044

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




View My Stats SOLUSI is an scientific magazine is a collection of quality scientific journals from various social science disciplines including economics, accounting, management and business, Universitas Semarang (Central Java, Indonesia). It is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.