Peran Dukungan Keluarga dan Konsep Diri Terhadap Peningkatan Keterampilan Sosial Anak Tunarungu di Sekolah Inklusif

Lana Pratiwi Rukmana Sutoyo, Wiwin Hendriani

Abstract


This research aims to find out whether there is an influence of family support and self-concept on social skills of deaf children in inclusive schools. The data collection tool of this study uses a questionnaire with a family support scale compiled by the author based on the theory of Caplan (1976), the scale of self-concept compiled by the author based on the theory of Caldarella & Merrel (2003). The reliability of the family support scale is 0.913 self-concept scale of 0.969 and the social skill scale is 0.892. Data analysis in this study was carried out by multiple regression techniques. Based on the results of the data analysis, the influence of family support and self-concept on social skills in Deaf children with a significance value of 0,000, R value of 0.983 and R square of 0.966 indicates that the contribution percentage of the variable family support and self-concept is 96.6% while the remaining 3.4% is influenced or explained by other variables that are not used.


Keywords


social skills;family support;self concept.

Full Text:

PDF

References


Agustyawati dan Solicha. (2009). Psikologi pendidikan anak berkebutuhan khusus. Jakarta: Lembaga Penelitian UIN Jakarta

Alfian. (2013). Pendidikan inklusi di Indonesia, edu-bio volume 4

Antia, et al., (2011) .Social Outcomes of Students Who Are Deaf and Hard of Hearing in General Education Classrooms.university of Arizona

Ardha, Ray Yulia. (2017). KeterampilanSosialAnakTunagrahitaRingan Di SekolahDasarInklusi. JurnalJassi_Anakku, Volume 13: Nomor 1.

Arikunto, Suharsimi. (2006). Prosedur penelitian suatu pendekatan praktek. Jakarta: Rineka Cipta.

Baihaqi, M dan Sugiarmin, M. (2006). Memahami dan membantu anak ADHD. Bandung : PT. Refika Aditama.

Bremer, C.D. dan Smith, J. (2004). Teaching social skills. national center on secondary education and transition, 3 (1),

Budiyanto, dkk. (2010). Modul pelatihan pendidikan inklusi. Jakarta: Kementerian Pendidikan Nasional.

Bungin, Burhan. (2005). Metode penelitian kuantitatif. Jakarta: Prenadamedia.

Burns, R.B. (1993)Konsep diri (teori, pengukuran, perkembangan dan prilaku). Jakarta : Arcan.

Cartledge, G. & Millburn, J. F. (1995). Teaching social skills to children &youth. innovative aproach, 3rd ed. Massachussets: Allyn & Bacon.

Combs, ML &Slaby, DA. (1997). Social skills training with children. New York : Plenum Press

Demaray, M. K., Ruffalo, S. L., Carlson, J., Busse, R. T., Olson, A. E., McManus, S. M., dan Leventhal, A. (1995). Social skills assessment: a comparative evaluation of six publised rating scales. school psychology review, 24 (4)

Desmita. (2012). Psikologi perkembangan peserta didik. Bandung: Rosda Karya.

Devine, Mary Ann. (2004). “Being a „doer‟ instead of a „viewer‟”: the role of inclusive leisure contexts in determining social acceptence for people with disabilities. journal of leisure research. Vol. 36, No. 2. Pp. 137-159.

Farrugia, D. & Austin, G.F. (1980). A study of social emotional adjusment

pattern of hearingimpaired students indifferent educational settings.

American & Annals of he Deef, 125, 535-541.

Francis & Satiadarma. (2004). Pengaruh Dukungan Keluarga Terhadap Kesembuhan Ibu Yang Mengidap Kanker Payudara. Jurnal Ilmiah

Psikologi. ARKHE. Th. 9/no.01/2004.

Friedman, M. (2010). Buku ajar keperawatan keluarga : riset, teori, dan praktek. Edisi ke-5. Jakarta: EGC

Geldard, K dan Geldard, D. (2012). Konseling anak-anak. Terjemahan oleh Widijanto, G dan Yuwono, L. 2012. Jakarta: Indeks.

Gresham, F. M. dan Elliott, S. N. (1990). Social skills rating system. (Online), (http://overlake.virtual-space.net/SLP/SSRS_locked.pdf), diakses 27 Januari 2018.

Gross, J.J. & Thompson, R.A. (2006). Emotion regulation: conceptual foundation. in j.j. gross (ed). handbook of emotion regulation. New York: Guilford Press.

Gulo. (2010). Metodologi penelitian. Jakarta : Grasindo

Hallahan, D.P., & Kauffman, J.M. (2006). Exceptional children: an introduction to special education(10th ed). Boston: Pearson.

Hapsari Puspa Rini. (2014). Peningkatanketerampilan sosial anak tunarungu kelas VI SDLB melalui permainan tradisional pasaran di slb-b wiyata dharma I tempel. Skripsi. Yogyakarta; Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta.

Hardy, M dan Hayes,S. (1988). Pengantar psikologi. Jakarta : PT Erlangga.

Hurlock, Elizabeth, B (2002). Psikologiperkembangan. 5th edition. Jakarta: Erlangga.

Hurlock, Elizabeth, B. (1997). PsikologiPerkembangan. Jakarta: Erlangga.

Jamilah, Meilita. (2013). Pengaruh Tipe Kepribadian & Dukungan Sosial Terhadap Subjective Well Being (SWB) Mahasiswa Perantau UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Skripsi. Jakarta; Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.

.

Kaplan, HI, Saddock, BJ & Grabb, JA., (2010). Kaplan-Sadock Sinopsis psikiatri ilmu pengetahuan prilaku psikiatri klinis. Tangerang : Bina Rupa Aksara pp.1-8.

Kemendikbud. (2016). Panduan Teknis Pembelajaran dan Penilaian di Sekolah Dasar. Jakarta: Kemendikbud Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah

Kerlinger, Fred N. (2002). Asas-asas penelitian behavioral. Yogyakarta: Gajah Mada University Press

Lay Kekeh Marthan. (2007). Manajemen pendidikan inklusif. Jakarta: Depdiknas, Dikti, Direktorat Ketenagaan.

Mangunsong, F. (2010). Anak berkebutuhan khusus dan intervensi psikoedukasi materi national series training and workshop for special teacher. Jakarta: Depdiknas

Mubarak, (2012). Peran Konsep Diri Dan Keterampilan Sosial Dalam Membentuk Karakter Daya Juang Siswa Pesantren. IAIN Antasari Banjarmasin.

Murni Winarsih. (2007). Intervensi Dini Bagi Anak Tunarungu dalam Pemerolehan Bahasa. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Direktorat Ketenagaan

Mulyana mutiudin (2018), Hubungan Keluarga Dengan Kemampuan Keterampilan Sosial Anak Berkebutuhan Khusus (Tunarungu) di SLB Yayasan Bahagia Kota Tasikmalaya. Jurnal STIKES Mitra Kencana Tasikmalaya.

Ormrod, J. E. (2009). Psikologi pendidikan jilid 1. Terjemahan oleh Wahyu Indianti. 2009. Jakarta: Erlangga.

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI No. 70 Tahun 2009 Tentang Pendidikan Inklusif Bagi Peserta Didik Yang Memiliki Kelainan dan Memiliki Potensi atau Bakat Istimewa.

Permanarian, Somad dan Tati Hernawati. (1996). Orthopedagogik tunarungu. Jakarta. Ditjen Dikti.

Rahayu.(2016). Hubungan Antara Konsep Diri Dengan Keterampilan Sosial Anak Taman Kanak-kanak”. UPI

Rinipuspahapsari, (2014). Peningkatan Keterampilan Sosial Anak Tunarungu Kelas Vi Sdlb Melalui Permainan Tradisional Pasaran Di Slb-B Wiyata Dharma I Tempel. UNY

Rubin, K. H., Bukowski, W. M., & Parker, J. G. (2006). Peer interactions, relationship, and groups. dalam w. damon (series eds) & n. eisenberg (vol. eds), handbook of child psychology (6th edition). New York: John Wiley & Sons.

.

Rosse, Umar Djani, Atang Setiawan (2014). Keterampilan Anak Tunagrahita Ringan di Sekolah Inklusif. Jurnal jassi_AnakkuVolume 13 : Nomor 1.

Smith, M.B., Inttenbach, R.F., dan Patton, J.R. (2002). Mental retardation. 6th ed. New Jersey: Merrill Prentice Hall.

Sofy dan Muryantinah. (2014). Hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dengan penyesuaian diri siswa tunarungu di sekolah inklusi. Fakultas Psikologi Unoversitas Airlangga.

Soemanto, Wasty. (1998). Psikologi pendidikan. Bandung: Rineka Cipta.

Somantri, Sutjihati. (2005). Psikologi anak luar biasa. Bandung: PT. Refika Aditama.

Spence, S. & Shepherd, G. (1983). Developments in social skills training. London: Academic Press Inc.

Stainback, W. danStainback, S. (1990). Support networks for inclusive schooling: independent integrated education. Baltimore: Brookes Publishing.

Staub, D. & Peck, C.A. (1995).What are the outcomes for nondisabled students? educational leadership. Baltimore: Paul H. Brooks.

Stubbs, S. (2002). Pendidikan inklusif:ketika hanya ada sedikit sumber.(terjemahan). rev ed. oslo : the atlas alliance.

Suharmini, Tin. (2009). Psikologi anak berkebutuhan khusus. Yogyakarta : Kanwa Publisisher.

Tanjung febriana milla, (2014).Interaksi Sosial Anak Tunarungu Di Sd Negeri 4 Bejen Karanganyar. UNY

Tarmansyah. (2007). Inklusi pendidika nuntuk semua. Jakarta: Depdiknas, Dikti, DirektoratKetenagaan.

Wasita,Ahmad. 2013. Seluk beluk tunarungu dan tunawicara serta strategi pembelajarannya. Yogyakarta: Javalitera.




DOI: http://dx.doi.org/10.26623/philanthropy.v2i1.1139

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats

Published by:

Department of Psychology-Faculty of Psychology

Graduate Program of Semarang University

Address: Jalan Soekarno-Hatta, Tlogosari Kulon, Semarang, Tlogosari Kulon, Pedurungan, Jawa Tengah, 50196

Email    : filantropi@usm.ac.id

p-ISSN : 2580-6076

e-ISSN : 2580-8532

 

PHILANTHROPY Indexed by:

Gambar terkait