Pelatihan Mobilitas Berkelanjutan Dalam Upaya Peningkatan Climate Resilience Bagi Siswa SMAN 15 Semarang 1 0
DOI:
https://doi.org/10.26623/tematik.v6i2.14969Keywords:
perubahan iklim, mobilitas berkelanjutan, climate resilience, serious game, edukasi iklimAbstract
Perubahan iklim kini semakin dirasakan dalam kehidupan sehari-hari melalui banjir, cuaca ekstrem dan meningkatnya suku udara. Perubahan iklim Sebagian besar dipicu oleh emisi dari aktivitas manusia, termasuk pola mobilitas harian. Meskipun dampak yang terjadi tidak sepenuhnya dapat dihindari, setiap individu masih memiliki peran dalam mengurangi risiko perubahan iklim melalui pilihan gaya hidup yang lebih berkelanjutan, terutama dalam aktivitas transportasi. Pelajar, posisi strategis sebagai agen perubahan dalam upaya mewujudkan kota yang tangguh terhadap iklim, karena berada pada fase pembentukan nilai dan perilaku. Pengabdian kepada masyarakat dilakukan kepada pelajar SMAN 15 Kota Semarang dimana pengabdian ini sesuai dengan Visi SMAN 15 Kota Semarang sebagai sekolah yang berwawasan lingkungan. Melalui pendekatan pembelajaran partisipatif melalui serious game, pelajar diajak untuk memahami keterkaitan antara aktivitas mobilitas sehari-hari dan perubahan iklim secara interaktif, sekaligus dilatih merancang Solusi mobilitas berkelanjutan yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah dan permukiman mereka. Hasilnya, terdapat peningkatan pemahaman siswa terhadap mobilitas berkelanjutan dan siswa mampi menghasilkan rekomendasi-rekomendasi untuk mewujudkan mobilitas berkelanjutan di kehidupan sehari-hari.
Kata kunci: perubahan iklim, mobilitas berkelanjutan, climate resilience, serious game, edukasi iklim
References
Banister, D., Anderton, K., & Schwanen, T. (2020). Learning Through Serious Games: Exploring Low-Carbon Mobility Futures. Case Studies on Transport Policy(8 (3)), 827–836.
Febriani Irma, M., & Gusmira, E. (2024). Tingginya Kenaikan Suhu Akibat Peningkatan Emisi Gas Rumah Kaca di Indonesia. JSSIT: Jurnal Sains dan Sains Terapan, 26-32. doi:doi: 10.30631/jssit.v2i1.49
Hanif, N. A. (2024). Tantangan Mobilitas Berkelanjutan Sebagai Mitigasi Perubahan Iklim di Indonesia. Journal of Government, 10(1), 113-124. doi:https://doi.org/10.52447/gov.v10i1.8098
Kusumawati, R. M., Mu’mining, Wulandari, K., Apriyani, & Suwignyo. (2023). Edukasi Perubahan Iklim Untuk Menambah Pemahaman Tentang Kondisi Iklim Saat Ini . Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 64–67.
Meya, J., & Eisenack, K. (2018). Effectiveness of Game-Based Education For Sustainable Development: A Review of The Evidence. Environmental Education Research(24 (7)), 1039–1064.
Purnamasari, D., Samta, S. R., Putra, R. I., Zulfa, N., & Andreas, A. R. (2026). Edukasi Mitigasi Banjir Berbasis Augmented RealityUntuk Komunitas Berkelanjutan. TEMATIK: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 71-78. doi:https://doi.org/10.26623/tematik.v6i1.13246
Rahman, M. M., Barua, U., Khatun, F., Islam, I., & Rafiq, R. (2018). Participatory Vulnerability Reduction (PVR): an urban community-based approach for earthquake management. Natural Hazards(93), 1479-1505.
Septiawan, M. D., Dwimawanti, I. H., & Yuniningsih, T. (2023). Mitigasi Bencana Abrasi di Kecamatan Tugu Oleh Pemerintah Kota Semarang. Journal of Public Policy and Management Review(12 (2)), 635-649. doi:https://doi.org/10.14710/jppmr.v12i2.38491
Susilawati. (2021). Dampak Perubahan Iklim terhadap Kesehatan. E-SEHAD: Scientific of Environmental Health and Deseases, 1(2), 25-31. doi:https://doi.org/10.22437/esehad.v2i1.13749
Syahputri, S. I., & Husein, R. (2023). Effectiveness of Regional Disaster Management Agency Semarang City Based on Early Warning System. Parabela: Jurnal Ilmu Pemerintahan & Politik Lokal(3 (1)), 65-74.

