Pengendalian Mutu Pekerjaan Konstruksi Jalan beton Berbasis Pemberdayaan Masyarakat pada PNPM Mandiri Perdesaan (Studi kasus: Kecamatan Gajah, Demak) 18 17

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.26623/teknika.v21i2.14714

Kata Kunci:

quality control, construction, community empowerment, PNPM, health, safety and environmental (HSE), concrete road infrastructure

Abstrak

Kerusakan infrastruktur jalan beton berupa retak permukaan, pengelupasan lapisan, dan penurunan struktur yang terjadi pascapelaksanaan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri menunjukkan belum optimalnya pengendalian mutu konstruksi berbasis swakelola masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas pekerjaan konstruksi jalan beton berbasis pemberdayaan masyarakat, menentukan faktor yang paling dominan dalam mempengaruhi mutu konstruksi, dan merumuskan rekomendasi pengendalian mutu yang sesuai dengan pola pelaksanaan swakelola berbasis masyarakat. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif dengan melalui penyebaran kuesioner kepada 80 responden di Kecamatan Gajah, Kabupaten Demak. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel tenaga kerja, dana, material, metode kerja, dan waktu berpengaruh signifikan terhadap kualitas konstruksi (p<0,05), sedangkan peralatan tidak signifikan. Model memilik F= 37,786 dan R2 = 0,756. Variabel metode kerja merupakan faktor paling dominan (26%), diikuti dana (23%), waktu (21%), tenaga kerja (16%), dan material (14%). Pengendalian mutu berbasis pemberdayaan masyarakat memerlukan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan pengawasan teknis, serta penerapan K3L dan standar operasional prosedur secara konsisten.

Referensi

Asnudin, A. (2010). Pendekatan Partisipatif Dalam Pembangunan Proyek Infrastruktur Perdesaan di Indonesia. http://jurnal.untad.ac.id/jurnal/index.php/SMARTEK/article/view/628

Dipohusodo. I. (1996). Manajemen Proyek Konstruksi (Jilid I). Kansius.

Ervianto. W. I. (2023). Manajemen Proyek Konstruksi (Edisi Revisi). Penerbit Andi.

Ghozali, I. (2016). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 23 (Edisi 8). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Hardiyatmo, H. C., (2007). Pemeliharaan jalan raya. Gajah Mada University Press.

Kerzner, Harold., & Saladis, F. P. (2009). Project management workbook and PMP/CAPM exam study guide. J. Wiley & Sons.

Lesmana, M., 1✉, D., Syafrudi, A., & Andayani, K. (2023). Kajian Etika Profesi Insinyur Teknik Sipil pada Pembangunan Jalan Tol. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 3(3), 2807–6047. https://doi.org/10/21004/innovative.v3i3.2479

Malasyi, S., Rauzana, A., & Afifuddin, M. (2021). Analisis Faktor-Faktor Risiko Yang Mempengaruhi Mutu Pada Proyek Konstruksi Di Aceh Utara. Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil, 11(1), 223–232. https://doi.org/10.29103/tj.v11i1.432

Manus, Marsaoly, & Hakim. (2022). Analisis Faktor Keterlambatan Pekerjaan Preservasi Jalan Weda-Sagea Berdasarkan Persepsi Stakeholder. Jurnal Rekayasa Konstruksi Mekanika Sipil (JRKMS), 5(1), 51–59. https://doi.org/10.54367/jrkms.v5i1.1709

Gambar-gambar Infrastruktur Baik dan Buruk, the word bank office Jakarta, 2005)

Pedoman Pembangunan Infrastruktur baik & Buruk Program Pengembangan Kecamatan tahun 2005.

Pedoman sederhana pembangunan Prasarana Jalan dan Jembatan untuk Pedesaan, Departemen Pekerjaan Umum. Badan penelitian dan Pengembangan pusat penelitian dan pengembangan jalan Edisi 2007.

Penjelasan IV, PTO Jenis dan proses pelaksanaan Bidang Kegiatan Bidang Sarana Prasarana Kegiatan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan tahun 2008.

Petunjuk Teknis Operasional Program Nasional Masyarakat Mandiri Pedesaan Tahun 2014.

Poleng, Y.V.A., Teja, A.W., Calling, C. L. B., & Gon, K. (2024). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi Proyek Padat Karya Preservasi pada Ruas Jalan Nasional di Pulau Flores-NTT. Jurnal Teknik Sipil: Rancang Bangun, 10 (1), 72-81. https://ejournal.um-sorong.ac.id/index.php/rancangbangun

Rafki, D., Dwifitra Y. Jumas, & Heldi. (2024). Analisis Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Pelaksanaan Proyek Terhadap Kualitas Konstruksi Jalan Nasional di Provinsi Sumatera Barat. Civil Engineering Collaboration, 1–6. https://doi.org/10.35134/jcivil.v9i2.72

Rahmat, A., Irwan, L., Sitti Hawa, & Sufrianto. (2022). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Mutu Pelaksanaan Proyek Peningkatan Jalan Tedubara-Pising Kabupaten Bombana. Sultra Civil Engineering Journal (SCiEJ), 3 (1)(1), 32. https://doi.org/10.54297/sciej.v3i1.242

Rompas, A. N., Dundu, A. K. T., Malingkas, G. Y., Puprd, D., & Utara, P. S. (2021). Evaluasi Implementasi Sistem Manajemen Mutu Sesuai Sni Pada Proyek Pembangunan Jalan. In Jurnal Ilmiah Media Engineering (Vol. 11, Number 2). https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jime/article/view/35246

Silalahi, Y. I., Masthura, L., & Fahriana, N. (2023). Analisis Faktor - Faktor Penentu Keberhasilan Proyek Konstruksi Berdasarkan Mutu, Biaya dan Waktu. Jurnal Komposit, 7(2), 233–240. https://doi.org/10.32832/komposit.v7i2.14240

Undang-undang Dasar 1945. Pasal 34 Ayat (2) dan (3).

Undang-undang No.1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja.

Undang-undang No. 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran.

Undang-undang No.32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Wibisono & Musyafa. (2024). Pentingnya Penerapan Etika Profesi Teknik Sipil dalam Pengambilan Keputusan Resiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja & Lingkungan (K3L). Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro dan Informatika, 3(3), 279–290. https://doi.org/10.55606/jtmei.v3i3.4225

Unduhan

Diterbitkan

2026-10-22

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Purwanti, H., & Hadi Yudariansyah. (2026). Pengendalian Mutu Pekerjaan Konstruksi Jalan beton Berbasis Pemberdayaan Masyarakat pada PNPM Mandiri Perdesaan (Studi kasus: Kecamatan Gajah, Demak). Teknika, 21(2), 132-141. https://doi.org/10.26623/teknika.v21i2.14714