Tinjauan Kuat Tekan Beton Polimer menggunakan Bahan Campuran Perekat Resin Epoxy dan Polygrout Serta Serbuk Kaca sebagai Substitusi Agregat Halus 4 1

Penulis

  • Dhika Aji Kusuma
  • Agus Juara
  • Joko Adi Wicaksana Universitas Sains Al-Qur'an image/svg+xml
  • Wiji Lestarini
  • Anik Kustirini
  • Muhamad Adip Erwin Nurofi
  • Farida Yudaningrum
  • Mohammad Mukhdif Al-Afghoni

DOI:

https://doi.org/10.26623/teknika.v21i2.14088

Kata Kunci:

Compressive strength, Epoxy resin, Fine aggregate, Glass powder, Polymer concrete

Abstrak

Pemanfaatan limbah kaca sebagai bahan substitusi agregat halus pada beton polimer merupakan salah satu alternatif untuk mengurangi penggunaan agregat alam sekaligus meningkatkan nilai guna limbah. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh variasi serbuk kaca terhadap kuat tekan beton polimer berbasis resin epoxy serta menentukan kadar serbuk kaca optimum. Penelitian dilakukan secara eksperimental di Laboratorium Teknik Sipil Universitas Sains Al-Qur’an, Wonosobo. Campuran beton dirancang dengan kuat tekan rencana 18,6 MPa menggunakan epoxy sebesar 25% sebagai bahan pengikat polimer dan serbuk kaca sebesar 8%, 9%, 10%, 11%, dan 12% sebagai substitusi sebagian agregat halus. Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kuat tekan meningkat dari 15,27 MPa pada kadar serbuk kaca 8% menjadi 15,86 MPa pada kadar 9% dan mencapai nilai maksimum 17,04 MPa pada kadar 10%. Selanjutnya, kuat tekan menurun menjadi 15,00 MPa dan 13,31 MPa masing-masing pada kadar serbuk kaca 11% dan 12%. Dengan demikian, kadar serbuk kaca optimum pada kondisi penelitian ini adalah 10%, dengan kuat tekan sebesar 17,04 MPa. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penggunaan serbuk kaca pada kadar optimum berpotensi meningkatkan kuat tekan beton polimer berbasis epoxy.

Referensi

Achmad, D., & Sutjahjo, K. D. (2011). Dampak penambahan polimer terhadap karakteristik beton aspal. Jurnal Poli-Teknologi, 10(1), 32-38. https://doi.org/10.32722/pt.v10i1.426

Aryono, K. D. (2025). Analisis kuat tekan dan karakteristik beton substitusi semen dengan polyurethane [Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta]. UMS ETD-db. https://eprints.ums.ac.id/139681/

Ashad, H., Putra, M. R., & Utina, T. (2023). Studi karakteristik kuat tekan beton geopolimer berbahan dasar fly ash. Jurnal Teknik Sipil, 30(3), 379–384. https://doi.org/10.5614/jts.2023.30.3.6

ASTM International. (2025). ASTM C566-25: Standard test method for total evaporable moisture content of aggregate by drying.

Badan Standardisasi Nasional. (2000). SNI 03-2834-2000: Tata cara pembuatan rencana campuran beton normal. Badan Standardisasi Nasional.

Badan Standardisasi Nasional. (2014). SNI 2816:2014: Metode uji bahan organik dalam agregat halus untuk beton. Badan Standardisasi Nasional.

Badan Standardisasi Nasional. (2016). SNI 8321:2016: Spesifikasi agregat beton. Badan Standardisasi Nasional.

Doğan, C., & Demir, İ. (2021). Polymer fibers and effects on the properties of concrete. Gümüşhane Üniversitesi Fen Bilimleri Dergisi, 11(2), 438–451. https://doi.org/10.17714/gumusfenbil.81983

Hidayat, R., Aswaldi, H., & Kurniawan, H. (2026). Pengembangan beton ramah lingkungan berbasis limbah industri untuk meningkatkan kinerja dan keberlanjutan struktur. Indonesian Journal of Engineering (IJE), 6(2), 120-136. https://doi.org/10.69503/ije.v6i2.1627

Jamaaluddin, K. H., & Jafar. (2024). Pengaruh serbuk kaca sebagai substitusi parsial agregat halus dan silica fume sebagai substitusi parsial semen terhadap nilai propertis mekanik beton. APTEK, 16(2), 160–169. https://doi.org/10.30606/aptek.v16i2.2632

Nugroho, F. S., & Rizalditya, P. B. (2022). Kuat tekan dan kuat tarik belah beton polimer termodifikasi alami amylum serta bahan tambah madu. G-SMART, 1(2), 96–108. https://doi.org/10.24167/gs.v1i2.1393

Ode, T., Sahusilawane, T., & Marantika, M. (2024). Pengaruh penggunaan serbuk kaca sebagai bahan pengganti sebagian agregat halus terhadap kuat tekan beton. Journal Agregate, 3(1), 1–6. https://doi.org/10.31959/ja.v3i1.1981

Putra, S. H., Surandono, A., & Dewi, S. U. (2020). Analisis penambahan zat additive (polimer) terhadap kuat tekan beton. JUMATISI, 1(2), 112–120. https://doi.org/10.24127/jumatisi.v1i2.3670

Ramadhan, D., Wahyudi, I., Afiah, A., Arcana, G. P. F., Rizky, M., & Istanto, K. (2024). Inovasi beton ramah lingkungan dengan pemanfaatan limbah kaca dan plastik PET. Journal of Applied Civil Engineering and Infrastructure Technology, 5(1), 31–36. https://doi.org/10.52158/jaceit.v5i1.675

Rosiyani, T. R., Triyani, A., Sintia, S., & Yudaningrum, F. (2025). Pemanfaatan limbah kaca sebagai substitusi sebagian agregat halus bahan material pembuatan beton. Jurnal Teknik Sipil Giratory UPGRIS, 6(1), 1-10. https://doi.org/10.26877/giratory.v6i1.24101

Siagian, F. J. N., Masthura, M., & Husnah, M. (2024). Uji mekanik beton polimer berbahan batu apung dan serbuk cangkang kelapa sawit. Jurnal Fisika Unand, 13(1), 140–145. https://doi.org/10.25077/jfu.13.1.140-145.2024

Ximenes, J., Jesus, C., Aguiar, J., & Pais, J. (2022). Mix design and physical and mechanical properties of pervious concretes. Materiales de Construcción, 72(348), e297. https://doi.org/10.3989/mc.2022.292722

Yudhistira, K. A., Defiana, Y., & Maskur, A. (2025). Analisis pengaruh penambahan serbuk kaca sebagai campuran agregat halus terhadap kuat tekan dan modulus elastisitas beton. Media Ilmiah Teknik Sipil, 2(2), 414-420. https://doi.org/10.25157/mediailmiahtekniksipil.v2i2.4395

Zhafira, T., Wijayanti, K., Handayani, F., & Widorini, T. (2024). Analisa pengaruh pemanfaatan limbah plastik LDPE pada mix design terhadap uji kuat tekan beton. Jurnal Teknik Sipil: Rancang Bangun, 10(1), 24–33. https://doi.org/10.33506/rb.v10i1.3144

Unduhan

Diterbitkan

2026-10-31

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Kusuma, D. A., Juara, A., Wicaksana, J. A., Lestarini, W., Kustirini, A., Nurofi, M. A. E., Yudaningrum, F., & Al-Afghoni, M. M. (2026). Tinjauan Kuat Tekan Beton Polimer menggunakan Bahan Campuran Perekat Resin Epoxy dan Polygrout Serta Serbuk Kaca sebagai Substitusi Agregat Halus. Teknika, 21(2), 225-234. https://doi.org/10.26623/teknika.v21i2.14088