Pengaruh Pengencangan Torsi Baut secara Berulang terhadap Proofload

Authors

  • Pulung Pamungkas Politeknik Negeri Samarinda
  • Tumingan Politeknik Negeri Samarinda
  • FX Arif Wahyudianto Politeknik Negeri Samarinda

DOI:

https://doi.org/10.26623/teknika.v20i2.12670

Keywords:

Bolts, Deformation, Plastic Strain, Proofload, Tensile Load

Abstract

Pengaruh regangan plastis terhadap perubahan perilaku baut baja mutu tinggi selama pengencangan torsi yang dilakukan secara berulang.Plastisitas pada baut baja mutu tinggi dimana kemampuan baut mutu tinggi mengalami perubahan bentuk permanen ketika diberi beban melebihi batas elastisitasnya, dan tidak kembali ke bentuk semula setelah beban dihilangkan. Deformasi plastis terjadi ketika tegangan pada baut baja mutu tinggi melebihi titik lelehnya.Tujuan penelitian untuk memastikan kerusakan yang ditimbulkan setelah dilakukan pengencangan torsi baut secara berulang. Metode penelitian yang digunakan merupakan eksperimen pengencangan torsi baut secara berulang menggunakan alat kunci torsi manual dan dilanjutkan dengan pengujian kuat tarik putus di laboratorium dengan alat Universal Testing Machine. Hasil penelitian diperoleh rata-rata baut mengalami kerontokan ulir di bagian badan baut dan tidak mengalami putus. Proofload merupakan besaranya gaya tarik maksimum yang dapat diterima oleh baut tanpa mengalami deformasi permanen. Hasil penelitian diperoleh rata-rata nilai proofload baut yang dilakukan pengencangan torsi berulang satu kali 130.249 N, pengencangan torsi tiga kali sebesar 130.382 N lebih kecil dibanding dengan baut yang tidak dilakukan pengencangan torsi 130.470 N.

References

Agredo Chávez, A., González-Libreros, J., Wang, C., & Sas, G. (2024). Bridge condition index: A review of methodologies used in Bridge Management Systems. In Bridge Maintenance, Safety, Management, Digitalization and Sustainability (1st ed.). CRC Press. https://doi.org/10.1201/9781003483755-131

Aji, W. S., & Nugroho, S. (2014). Analisis kegagalan baut pengikat gearbox pada lokomotif kereta rel diesel elektrik (KRDE). Jurnal Teknik Mesin S-1, 2(4), 413–420. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jtm/article/view/9646/9369

Badan Standardisasi Nasional. (2017). SNI 8458:2017-Metode uji pengencangan baut mutu tinggi. Badan Standardisasi Nasional. https://binamarga.pu.go.id/uploads/files/288/sni-84582017-tentang-metode-uji-pengencangan-baut-mutu-tinggi.pdf

Dewobroto, W., Hidayat, L., Widjajakusuma, J., & Kelvin. (2016). Studi karakteristik baut mutu tinggi (A325 dan Grade 8.8) terhadap tarik dan pengaruhnya pada perencanaan sambungan. Seminar HAKI. https://www.researchgate.net/publication/31137817

Feng, S., Tu, J., Wei, S., Chi, Y., Zhang, X., & Song, X. (2020). Ultrasonic testing of axial stress of high strength bolts for bridges. International Journal of Applied Electromagnetics and Mechanics, 64(1-4), 685-692. https://doi.org/10.3233/JAE-209379

Gutama, A., Kurniawandy, A., & Fatra, W. (2015). Studi eksperimental variasi pretension sambungan baut baja tipe slip critical. Jom FTEKNIK, 2(1), 1-6. https://media.neliti.com/media/publications/203444-studi-eksperimental-variasi-pretension-s.pdf

Jiang, S., Zhang, J., Wang, W., & Wang, Y. (2023). Automatic inspection of bridge bolts using unmanned aerial vision and adaptive scale unification-based deep learning. Remote Sensing, 15(2), 328. https://doi.org/10.3390/rs15020328

Kurniasari, A. P., & Amalia, Y. (2023). Pengaruh korosi terhadap kegagalan logam pada jembatan: tinjauan pustaka. Jurnal Teknik Mesin Universitas Trisakti, 9(2), 45–58. https://jurnal.pnj.ac.id/index.php/jmt/article/view/4597/2540

Natali, A., Cosentino, A., Morelli, F., & Salvatore, W. (2023). Multilevel approach for management of existing bridges: critical analysis and application of the Italian guidelines with the new operating instructions. Infrastructures, 8(4), 70. https://doi.org/10.3390/infrastructures8040070

Pamungkas, P. P., Tumingan, T., & Wahyudianto, A. (2025). Pengaruh pengencangan baut grade 8.8 M22 secara berulang terhadap kekuatan struktur jembatan. Teknika, 20(1), 64-68. https://doi.org/10.26623/teknika.v20i1.10722

Park, J. H., & Lee, J. H. (2015). Novel bolt-loosening detection technique using image processing. In Proceedings of the 2015 International Conference on Structural Safety and Reliability (ICOSSAR) (pp. 1–6). Association for Structural Engineering and Mechanics (ASEM). http://www.i-asem.org/publication_conf/asem15/5.ICSSS15/1w/W4E.5.MS581_2517F.pdf

Sahrullah, S. T. (2024). Teknologi dan rekayasa jembatan: Prinsip dan aplikasi. Media Penerbit Indonesia.

Samadi, D., Taghaddos, H., Nili, M. H., & Noghabaei, M. (2021). Development of a bridge maintenance system using bridge information modeling. Civil Engineering Infrastructures Journal, 54(2), 351–364. https://doi.org/10.22059/CEIJ.2020.298837.1661

Wen, J., Li, Z., Hu, T., & Liu, L. (2018). Simple analysis on failure of high strength bolts in Chongqing Chaotianmen Bridge. IOP Conference Series: Materials Science and Engineering, 439(4). https://doi.org/10.1088/1757-899X/439/4/042060

Yusuf, M., & Hermawan, F. (2023). Comparison analysis of existing bridge design based on BMS 1992 and SNI 1725-2016. LivaS: International Journal on Livable Space, 8(2), 43–52. https://doi.org/10.25105/livas.v8i2.19483

Downloads

Published

2025-11-06

Issue

Section

Articles

How to Cite

Pamungkas, P., Tumingan, & Wahyudianto, F. A. (2025). Pengaruh Pengencangan Torsi Baut secara Berulang terhadap Proofload. Teknika, 20(2), 122-130. https://doi.org/10.26623/teknika.v20i2.12670