Perataan Sumber Daya Manusia pada Proyek Pembangunan Drainase Utama Pengendalian Banjir di Kota Palangka Raya

Authors

  • Lendra Lendra Universitas Palangka Raya, Palangka Raya, Indonesia
  • Febry Handayani Universitas Palangka Raya, Palangka Raya, Indonesia
  • Alprido Perdian Universitas Palangka Raya, Palangka Raya, Indonesia
  • Jermias Tjakra Universitas Sam Ratulangi, Manado, Indonesia
  • Theresia Widi Asih Cahyanti Universitas Musamus, Merauke, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.26623/teknika.v20i2.12404

Keywords:

drainage project, flood control, human resources, resources levelling

Abstract

Tantangan pengelolaan sumber daya manusia sering dihadapi dalam proyek konstruksi, dan perataan sumber daya manusia adalah metode efektif untuk mengatasi fluktuasi penjadwalan konstruksi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi strategi perataan sumber daya manusia efektif dalam pembangunan drainase pengendali banjir di Kota Palangka Raya dan menganalisis dampaknya terhadap efisiensi penjadwalan dan penyelesaian proyek. Metode ini mengurangi jumlah sumber daya manusia tanpa mengorbankan penyelesaian proyek, mempercepat penyelesaian tanpa mengurangi kualitas. Metode perataan sumber daya pada perencanaan sumber daya manusia proyek dapat menghasilkan grafik kebutuhan tenaga kerja yang optimal dibandingkan dengan grafik kebutuhan awal yang fluktuatif. Pada proyek ini, sebelum dilakukan perataan, jumlah sumber daya adalah 1023 OH, setelahnya menjadi 925 OH, berkurang sebesar 9,58%. Pada jenis pekerja, tukang, kepala tukang, dan mandor, jumlahnya mengalami penurunan yang signifikan, sehingga sumber daya menjadi lebih terkontrol. Meskipun jumlahnya berkurang, penyelesaian proyek dapat dipercepat 42 hari dari 300 hari yang direncanakan menjadi 258 hari.

Downloads

Published

2025-11-10

Issue

Section

Articles

How to Cite

Lendra Lendra, Febry Handayani, Alprido Perdian, Jermias Tjakra, & Theresia Widi Asih Cahyanti. (2025). Perataan Sumber Daya Manusia pada Proyek Pembangunan Drainase Utama Pengendalian Banjir di Kota Palangka Raya. Teknika, 20(2), 122-132. https://doi.org/10.26623/teknika.v20i2.12404