Perilaku Beton Berserat Baja Terhadap Beban Uniaksial

Authors

DOI:

https://doi.org/10.26623/teknika.v20i2.12216

Keywords:

Compressive Strength , Deformation, Ductility, Steel Fiber, Uniaxial Compressive Loading

Abstract

Perkembangan teknologi beton saat ini sangat pesat, dimana banyak dilakukan beberapa eksperimen dengan model dan bahan tambah material beton yang beraneka ragam. Dengan bahan tambah ini diharapkan dapat menaikkan kekuatan menahan tekanan pada beton. Penelitian ini menggunakan campuran serat baja dalam beton yang akan menjadi alternatif untuk menjawab seberapa besar pengaruhnya terhadap kenaikkan kuat tekan beton. Variabel yang digunakan adalah dengan menambah volume serat pada beton yaitu sebesar 0%, 1% dan 2%. Alat uji tekan dengan mekanisme pengaturan deformasi digunakan untuk menguji seluruh spesimen secara monotonik terhadap beban tekan uniaksial kapasitas 2.000 kN. Data-data hasil eksperimen beton tersebut digunakan untuk mengembangkan model perilaku tegangan-regangan beton. Berdasarkan hasil pengujian, penambahan serat pada beton mutu normal, menengah dan tinggi secara konsisten meningkatkan kemampuan beton menahan deformasi setelah mencapai tegangan puncak. Penurunan tegangan yang tajam setelah puncak pada beton tanpa serat menunjukkan sifat getas yang dominan. Penambahan serat 1% dan 2% mampu mempertahankan tegangan pada regangan yang lebih besar. Hasil validasi menunjukkan bahwa hasil eksperimen beton berserat baja mengalami kenaikkan kuat tekan. Secara umum, penambahan volume fraksi serat, mampu meningkatkan kekuatan dan daktilitas beton.

References

ASTM. (1996). ASTM C 39 - 96: Standard Test Method for Compressive Strength of Cylindrical Concrete Specimens. Annual Book of ASTM Standards Section 4 Construction, volume 04.02 Concrete and Aggregates. USA: ASTM. https://binamarga.pu.go.id/otomasi9/index.php?p=show_detail&id=10654&keywords=

ASTM. (2015). ASTM C 1116: Standard Specification for Fiber-Reinforced Concrete and Shotcrete. USA: ASTM. https://binamarga.pu.go.id/uploads/files/1769/preview_1769-1-5.pdf

SNI 03-2834-2000. (2000): Tata cara pembuatan rencana campuran beton normal. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional. https://binamarga.pu.go.id/index.php/peraturan/dokumen/pedoman-penggunaan-abu-terbang-dalam-campuran-beton-sedikit-semen-portland

SNI 1974:2011. (2011): Cara uji kuat tekan beton dengan benda uji silinder yang dicetak. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional. https://binamarga.pu.go.id/index.php/peraturan/dokumen/pedoman-penggunaan-abu-terbang-dalam-campuran-beton-sedikit-semen-portland

SNI 2493:2011. (2011). Tata cara pembuatan dan perawatan benda uji beton di laboratorium. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional. https://binamarga.pu.go.id/index.php/peraturan/dokumen/pedoman-penggunaan-abu-terbang-dalam-campuran-beton-sedikit-semen-portland

SNI 2847:2019. (2019). Persyaratan beton struktural untuk bangunan gedung dan penjelasan (ACI 318M-14 dan ACI 318RM-14, MOD). Jakarta: Badan Standardisasi Nasional. https://binamarga.pu.go.id/index.php/peraturan/dokumen/pedoman-penggunaan-abu-terbang-dalam-campuran-beton-sedikit-semen-portland

Antonius, A., & Imran, I. (2013). Experimental Study of Confined Low, Medium and High-Strength Concrete Subjected to Concentric Compression. Journal of Engineering and Technological Sciences, 44(3), 252-269. https://doi.org/10.5614/itbj.eng.sci.2012.44.

Gani, M. (1997). Cement and Concrete. London: Chapman & Hall. https://www.scirp.org/reference/referencespapers?referenceid=1526260

Khadake, S. N., & Konapure, C. G. (2013). An Experimental Study of Steel Fiber Reinforced Concrete with Fly Ash for M35 Grade. International Journal of Engineering Research and Applications (IJERA, 3(1), 950-953. Retrieved from https://www.ijera.com/papers/Vol3_issue1/ER31950953.pdf

Makul, N. (2020). Modern sustainable cement and concrete composites: Review of current status, challenges and guidelines. Sustainable Materials and Technologies, 25, e00155. https://doi.org/10.1016/j.susmat.2020.e00155

Miswar, K., Kurnia, R. I., & Yusmanda, R. (2023). Pengaruh Penambahan Serat Kawat Bendrat Pada Beton Terhadap Kuat Tekan Dan Kuat Belah. Jurnal Rekayasa Teknik Dan Teknologi, 7(1), 12-17. https://doi.org/10.51179/rkt.v7i1.1829

Paultre, P., Eid, R., Langlois, Y., & Levesque, Y. (2010). Behavior of Steel Fiber-Reinforced High-Strength Concrete Columns under Uniaxial Compression. Journal of Structural Engineering, 136(10), 1225-1235. https://doi.org/10.1061/(ASCE)ST.1943-541X.0000211

Shireesha, N., Murugan, S. B., & Kumar, G. N. (2015). Experimental Studies on Steel Fiber Reinforced Concrete. International Journal of Science and Research (IJSR), 4(9), 598-602. Retrieved from https://www.ijsr.net/getabstract.php?paperid=SUB158078

Song, P. S., & Hwang, S. (2004). Mechanical properties of high-strength steel fiber-reinforced concrete. Construction and Building Materials, 18(9), 669-673. https://doi.org/10.1016/j.conbuildmat.2004.04.027

Thomas, J., & Ramaswamy, A. (2007). Mechanical Properties of Steel Fiber-Reinforced Concrete. Journal of Materials in Civil Engineering, 19(5), 385-392. https://doi.org/10.1061/(ASCE)0899-1561(2007)19:5(385)

Vairagade, V. S., & Kene, K. S. (2012). Experimental Investigation on Hybrid Fiber Reinforced Concrete. International Journal of Engineering Research and Applications (IJERA), 2(3), 1037-1041. Retrieved from https://www.ijera.com/papers/Vol2_issue3/FY2310371041.pdf

Downloads

Published

2025-10-27

Issue

Section

Articles

How to Cite

Hermawan. (2025). Perilaku Beton Berserat Baja Terhadap Beban Uniaksial. Teknika, 20(2), 79-86. https://doi.org/10.26623/teknika.v20i2.12216