Pengaruh Limbah Bata Merah Cepu Sebagai Bahan Subtitusi Semen Terhadap Sifat Mekanik Mortar

Authors

  • Sulistia Sekolah Tinggi Teknologi Ronggolawe Cepu

DOI:

https://doi.org/10.26623/teknika.v20i1.11402

Keywords:

Mortar, Red Brick Powder, Mechanical Properties of Mortar

Abstract

Pembangunan konstruksi umumnya menggunakan bahan mortar. Mortar yang digunakan banyak diaplikasikan pada dinding baik sebagai plesteran maupun sebagai bahan perekat dalam suatu pasangan baik itu pasangan bata, pasangan keramik lantai atau dinding, atau sebagai perekat pasangan pondasi. Umumnya mortar terbentuk dari campuran bahan perekat dan bahan pengisi, bahan perekat ini umumnya menggunakan semen sebagai perekat dan pasir sebagai bahan pengisi, namun tak sedikit pula banyak mortar yang menggunakan bahan perekat dengan tambahan kapur. Seperti yang diketahui juga, mortar memiliki banyak kegunaan dalam dunia konstruksi, oleh sebab itu tak jarang para peneliti melakukan penelitian terhadap mortar. Penelitian ini bertujuan mencari seberapa besar nilai karakteristik mortar pada limbah serbuk bata merah sebagai bahan substitusi semen menggunakan pasir bengawan solo terhadap sifat mekanik mortar. Hasil penelitian diketahui bahwa serbuk bata merah memiliki pengaruh kuat tekan menjadi semakin kuat secara maksimal diperoleh nilai sebesar 5,12 kg/cm2 dengan campuran serbuk bata merah sebesar 10 %.  Serbuk bata merah juga memiliki pengaruh dapat meningkatkan dan menurunkan nilai berat jenis mortar serta serbuk bata merah juga memiliki pengaruh terhadap penurunan daya serap air dimana penurunan daya serap air secara maksimal diperoleh dengan campuran serbuk bata merah dengan nilai daya serap air sebesar 10,06 %

References

Asia, N. 2014. Pengaruh Penambahan Natrium Klorida (NaCl) Terhadap Waktu Ikat, Kuat tekan Mortar dan Pasta.

ASTM C270, Standart Specification for Mortar for Unit Masonry.

ASTM (American Society for Testing and Materials) C125. Amerika : ASTM international.

ASTM (American Society for Testing and Materials) C150. Amerika : ASTM international.

ASTM (American Society for Testing and Materials) C33. Amerika : ASTM international.

Badan Standardisasi Nasional. (1989): SK SNI S-04-1989-F. Spesifikasi Bahan Bangunan Bagian A (Bahan bangunan bukan logam). Bandung.

Paul Nugraha dan Antoni 2007:74 Teknologi Beton Dari Material, Pembuatan, Ke Beton Kinerja Tinggi. Yogyakarta : Andi Offset, 2007

Sugianto dan Sebayang, S. 2005. Bahan Bangunan. Universitas Lampung

SII. (1981). Standar Industri Indonesia (SII) 0013-1981: Mutu dan Cara Uji Semen Portland. Departemen Perindustrian Republik Indonesia: BSN.

SNI 03-6820-2002. Spesifikasi Agregat Halus Untuk Pekerjaan Adukan dan Plesteran Dengan Bahan Semen

SNI 15-7064-2004. 2004. Semen Portland Komposit. Bandung. Badan Standarisasi Nasional.

Rusgiana, L.D dan Musalamah. S. 2022. Penambahan Tumbukan Batu Bata Terhadap Kuat Tekan Mortar. Journal of Vocational and Technical Education (JVTE) Vol. 4 No. 1 (2022): Maret

Tjokrodimuljo, K. (2012): Teknologi Beton, KMTS FT UGM.Yogyakarta

Downloads

Published

2025-05-02

Issue

Section

Articles

How to Cite

Sulistia, S. (2025). Pengaruh Limbah Bata Merah Cepu Sebagai Bahan Subtitusi Semen Terhadap Sifat Mekanik Mortar. Teknika, 20(1). https://doi.org/10.26623/teknika.v20i1.11402