Analisis Tipe Penggunaan Expansion Joint Pada Jembatan Mahulu Kota Samarinda
DOI:
https://doi.org/10.26623/zjbk8k46Keywords:
Jembatan, expantion jointAbstract
Jembatan Mahulu merupakan Jembatan Sungai di Samarinda yang berperan penting dalam mobilisasi barang dan orang. Jembatan ini mengalami masalah terutama pada Expansion Joint yang retak dan lepasnya sealent diantara joint. Dalam penelitian ini dilakukan analisa terhadap kemampuan pergerakan Expansion Joint yang akan digunakan sebagai acuan dalam menentukan perbaikan dan penanganan dan juga tipe expansion joint yang sesuai dan dapat digunakan berdasarkan kerusakan yang ada, sehingga Jembatan Mahulu dapat berfungsi dengan baik. Dalam penelitian ini dilakukan pengambilan data primer dan sekunder untuk mendapatkan analisa kondisi Expansion Joint sesuai dengan kondisi actual dilapangan. Dari hasil analisa disimpulkan bahwa kerusakan pada Expansion Joint disebabkan karena usia yang sudah cukup tua dan juga karena beban kendaraan yang melintasi Jembatan Mahulu sangat berat. Dari total 14 Expansion Joint yang diuji terdapat 2 Expansion Joint harus diganti dengan menggunakan Modular Joint karena nilai celah mencapai 160,25 mm dan sisanya hanya penggantian dengan Asphaltic Plug dengan nilai celah antara 9 mm sampai 13 mm
References
Artiwi,dkk, 2022. Analisa Perbandingan Penggunaan expantion Joint Jembatan Jenis Asphaltic Plug Joint Dengan Finger Joint Pada Jalan Tol Tangerang – Merak. Journal Josce, Program Studi Teknik Sipil Universitas Banten Jaya
Badan Standarisasi Nasional, 2016, Pembebanan Untuk Jembatan, SNI 1725:2016, Jakarta.
Badan Standarisasi Nasional, 2013, Persyaratan Beton Struktural Untuk Bangunan Gedung, SNI 2847:2013, Jakarta.
Balitbang (Badan Penelitian dan Pengembangan) Departemen Pekerjaan Umum (PU), 2012, Spesifikasi Umum Bidang Jalan dan Jembatan, Pusat Litbang Prasarana Transportasi, Bandung.
David, W., & Supartono, F. X. 2023. Analisis Pengaruh Construction Stage Terhadap Deformasi dan Gaya Dalam Struktur Gedung Bertingkat Dengan Dinding Geser. JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil. Vol. 109-122.
Departemen Pekerjaan Umum Pd-T-13-2005-B, (2005). “Pelaksanaan Pemasangan Siar Muai Jenis Asphaltic Plug Untuk Jembatan”
Florida Departmen of Transportation, “Bridge Maintenance and Repair Handbook”
Musfain, Tumingan, dan Sahrullah, (2023). Penilaian Kondisi dan Prediksi Sisa Umur Jembatan Mahulu Kalimantan Timur Menggunakan Bridge Management System (BMS). Teknika, 18 (2), 168-175.
Pedoman Pemeriksaan Jembatan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jenderal Bina Marga Tahun 2022
Wijaya, K., & Supartono, F. X. 2020. Analisis Pengaruh Rangkak Susut Beton Terhadap Tegangan Dan Lendutan Berdasarkan Beberapa Peraturan Pada Jembatan Prategang. JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil. 1271-1282. https://doi.org/10.24912/jmts.v3i4.8368.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



