Pengaruh Pengencangan Baut Grade 8.8 M22 Secara Berulang Terhadap Kekuatan Struktur Jembatan

Authors

  • Pulung Priyo Pamungkas Politeknik Negeri Samarinda
  • Tumingan Politeknik Negeri Samarinda
  • Arif Wahyudianto Politeknik Negeri Samarinda

DOI:

https://doi.org/10.26623/teknika.v20i1.10722

Keywords:

Torsi, Baut Mutu Tinggi, Grade 8.8 M20

Abstract

Kelonggaran baut pada sambungan rangka baja jembatan sering dijumpai pada saat melakukan pemeriksaan jembatan secara rutin. Berkurangnya kekuatan sambungan rangka baja jembatan disebabkan karena baut mengalami kelonggoran, hali ini terjadi karena beban dinamis semasa layan jembatan itu sendiri dan juga bisa karena kesalahan pemasangan pada saat melakukan pengencangan torsi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kapan baut sambungan jembatan apakah masih layak digunakan atau harus dilakukan pergantian baut dengan melihat sisa ulir yang ada di sambungan rangka baja jembatan. Pengencangan baut dengan menggunakan kunci torsi memudahkan untuk melakukan pengecekan secara teliti terhadap nilai masing masing baut . Pengujian torsi secara berulang dan dilanjutkan dengan pengujian kuat tarik baut yang diharapkan dapat mengetahui nilai proofload dan tarik putus pada masing masing baut. Menurut SNI 8458:2017 bahwa  baut Grade 8.8  dengan dimensi M22 mempunyai nilai tegangan proofload 182  kN dan tegangan tarik putus lebih dari 830 Mpa . Sehingga setelah dilakukan pengencangan torsi secara berulang didapatkan nilai tegangan proofload sebesar 160 kN dan tegangan tarik putus diatas 830 MPa

Author Biographies

  • Pulung Priyo Pamungkas, Politeknik Negeri Samarinda
    Teknik Sipil
  • Tumingan, Politeknik Negeri Samarinda

    Politeknik Negeri Samarinda

  • Arif Wahyudianto, Politeknik Negeri Samarinda

    Politeknik Negeri Samarinda

References

Amalia, S., K., Tumingan, Nugroho, B., (2021). Peningkatan Kapasitas Jembatan Tipe Rangka Baja Berdasarkan Tinjauan Kondisi Eksisting. SNITT : Politeknik Negeri Balikpapan, 1-3.

Amon, R., dan Mazumder, BKA.,(2000). Perencanaan Konstruksi Baja Untuk Insinyur Dan Arsitek 1: PT. Pertja, 182-184.

Asiyanto. (2005). Metode Konstruksi Jembatan Rangka Baja, Universitas Indonesia, Jakarta.

Dewobroto, Wiryanto, Hidayat L., Widjayakusuma, J., Kelvin. ’’Studi Karakteristik Baut Mutu Tinggi (A325 dan Grade 8.8) Terhadap Tarik dan Pengaruhnya pada Perencanaan Sambungan ’’,Seminar HAKKI, 2016 1-9.

Hafidz, A., & Primantari, F. L. (2021). Evaluasi Kondisi Jembatan Jurug Lama Dengan Metode Bridge Management System (Bms). Tekniksipilunsa.Ac.Id, 1–9. http://tekniksipilunsa.ac.id/ftsp/wp- content/uploads/2021/07/1.-EVALUASI-KONDISI-JEMBATAN-JURUG-LAMA-DENGAN- METODE-BRIDGE-MANAGEMENT-SYSTEM-BMS.pdf

Irawan, R., Wahyudi, A., Murtosidi, I., Yanto, A., (2021). Buku Saku Penjelasan Pedoman Pemeriksaan Jembatan 2021. Elemen-elemen Jembatan.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Direktorat Jenderal Bina Marga, No.01/P/ BM/ 2022. Pedoman Bidang Jalan dan Jembatan, Pemeriksaan Jembatan.

Kementerian Pekerjaan Umum, M. K. P. (2017). Module 2 Bridge Management System. Module, 51. https://bpsdm.pu.go.id/center/pelatihan/uploads/edok/2018/02/1a2c1_MODUL- 2_SISTEM_MANAJEMEN_JBT_FIX.docx.pdf

Li, ZJ., Adamu, K., Yan, K., Xu, LX., Shao, P., Li, XH., Bashir, HM., (2022) Detection of Nut-Bolt Loss in Steel Bridges Using Deep Learning Techniques. Sustainability 1-18.

Marshando, P., & Sumargo, S. (2021). Penilaian Kondisi, Solusi Penanganan, Dan Prediksi Umur Sisa Jembatan Way Kendawai I Bandar Lampung Menggunakan Bridge Management System (Bms). Jurnal Teknik Sipil, 16(1), 39–49. https://doi.org/10.24002/jts.v16i1.4217

Murtosidi, I., Wahyudi, A., Soeherman, Kurniawati, E. (2021). Buku Saku Penjelasan Pedoman Pemeriksaan Jembatan 2021. Penjelasan Umum Prosedur Pemeriksaan Jembatan

Musfain, Tumingan, Sahrullah. (2023). Penilaian Kondisi dan Prediksi Sisa Umur Jembatan Mahulu Kalimantan Timur Menggunakan Bridge Manajemen System (BMS).Teknika : Jurnal Ilmiah Universitas Semarang, 1-8.

Purwatmoko, H., Tumingan, Suryono, J.,(2023). Kajian Sisa Umur Jembatan Berdasarkan Bridge Manajemen System (BMS) .Teknika : Jurnal Ilmiah Universitas Semarang, 1-9.

Rasidi, N., Ningrum, D., Gusman, L., & Jembatan, A. (2017). Analisis Alternatif Perkuatan Jembatan Rangka Baja (Studi Kasus : Jembaran Rangka Baja Soekarno-Hatta Malang). Eureka : Jurnal Penelitian Mahasiswa Teknik Sipil Dan Teknik Kimia, 1, 1–10.

Sastrawieiria, RPP., Murtosidi, I., Irawan, R., Jaja, Buku Saku Penjelasan Pedoman Pemeriksaan Jembatan 2021. Kerusakan Bahan dan Elemen Jembatan.

Tumingan, Alwi, S., (2020). Ikataan Baja Tulangan Pada Beton Pond Ash Sebagai Pengganti Sebagian Pasir. Politeknologi Vol,.19 No.1 Januari 2020, 1-8.

Tumingan, Alwi, S., Ilham, F., (2022). Kapasitas Nilai Kekuatan Tekan Beton Dengan Alat Hammer Test Dan Alat Ultrasonic Pulse Velocity (UPV) Jembatan Loa Haur. Sebatik Vol.26 No.2 Desember 2022, 1-11.

Tumingan, Nugroho, B., Sukma, A.,M.,(2022). Analisa Perbandingan Variasi Tinggi Rangka Batang Pada Jembatan Rangka Tipe Warren. Prosiding 6 th Seminar Nasional Penelitian & Pengabdian Masyarakat 2022, 1-6.

Wahyudianto, Fx., A., Ilman, M.,N., Iswanto, P., T.,Kusmono, (2016). Prilaku Korosi Sambungan Las Fsw Tak Sejenis Antara AA5083 Dan AA6061-T6 Dengan Variasi Putaran Tool Dalam Larutan 3,5 % NACL. Mekanika : Volume 15 Nomor 2, September 2016, 1-6.

Wanarno, A. N., Pakpahan, A. N., Dr. Ir. Sri Tudjono, M., & Dr. Ir. Nuroji, M. (2013). Jurnal Tugas Akhir- Teknik Sipil UNDIP 2013. Jurnal Tugas Akhir - Teknik Sipil UNDIP, 1–7.

Downloads

Published

2025-05-21

Issue

Section

Articles

How to Cite

Pamungkas, P. P., Tumingan, T., & Wahyudianto, A. . (2025). Pengaruh Pengencangan Baut Grade 8.8 M22 Secara Berulang Terhadap Kekuatan Struktur Jembatan. Teknika, 20(1). https://doi.org/10.26623/teknika.v20i1.10722