Peranan Bintara Pembina Desa (Babinsa) dalam Menjaga Keamanan dan Ketertiban di Desa Gading Raja Kecamatan Pedamaran Timur Kabupaten Ogan Komering Ilir 4 0

Authors

Keywords:

Babinsa, Komunikasi Sosial, Partisipasi Masyarakat, Pembinaan Teritorial

Abstract

Abstrak

Keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan aspek penting dalam mewujudkan stabilitas wilayah dan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi kehidupan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan Bintara Pembina Desa (Babinsa) dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Desa Gading Raja, Kecamatan Pedamaran Timur, Kabupaten Ogan Komering Ilir, serta mengidentifikasi hambatan dan upaya penyelesaiannya. Penelitian ini menggunakan metode hukum empiris dengan spesifikasi deskriptif analitis. Data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi, sedangkan data sekunder dikumpulkan melalui dokumentasi dan studi kepustakaan. Seluruh data dianalisis secara kualitatif untuk memperoleh gambaran mengenai pelaksanaan tugas Babinsa dalam pembinaan keamanan dan ketertiban masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Babinsa memiliki peranan penting melalui pelaksanaan pembinaan teritorial, komunikasi sosial, patroli wilayah, deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan, penyelesaian konflik, serta koordinasi dengan pemerintah desa dan masyarakat. Namun, pelaksanaan tugas tersebut masih menghadapi hambatan berupa keterbatasan personel, luasnya wilayah binaan, rendahnya partisipasi masyarakat, serta perkembangan teknologi informasi yang memengaruhi pola interaksi sosial. Upaya penyelesaian dilakukan melalui penguatan komunikasi sosial, peningkatan koordinasi lintas sektor, optimalisasi sistem keamanan lingkungan, pemanfaatan teknologi informasi, dan pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peranan Babinsa dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat telah dilaksanakan melalui berbagai kegiatan pembinaan dan pengawasan wilayah, tetapi efektivitasnya masih memerlukan peningkatan partisipasi masyarakat serta penguatan kerja sama antara Babinsa, pemerintah desa, dan masyarakat secara berkelanjutan.

Kata Kunci: Babinsa; Komunikasi Sosial; Partisipasi Masyarakat; Pembinaan Teritorial.

Abstract

Public security and order are essential for maintaining regional stability and creating a safe and conducive environment for community life. This study aims to analyze the role of Village Supervisory Non-Commissioned Officers (Babinsa) in maintaining public security and order in Gading Raja Village, East Pedamaran District, Ogan Komering Ilir Regency, and to identify the challenges encountered and measures undertaken to address them. This study employs an empirical legal research method with a descriptive-analytical approach. Primary data were collected through interviews and observations, while secondary data were obtained through documentation and literature studies. The data were analyzed qualitatively to examine the implementation of Babinsa's responsibilities in maintaining community security and order. The findings indicate that Babinsa play an important role through territorial development activities, social communication, area patrols, early detection of potential security threats, conflict resolution, and coordination with the village government and local communities. However, their effectiveness remains constrained by limited personnel, extensive areas of responsibility, low community participation, and technological developments affecting social interaction patterns. Measures undertaken to address these challenges include strengthening social communication, improving interagency coordination, optimizing neighborhood security systems, utilizing information technology, and promoting community empowerment. The study concludes that Babinsa contribute to maintaining public security and order through various territorial development and monitoring activities, although greater community participation and sustained collaboration among Babinsa, the village government, and local communities remain necessary to improve their effectiveness.

Keywords: Babinsa; Public Security and Order; Social Communication; Territorial Development.

References

Published

2026-10-29