Sosialisasi Pencegahan Kekerasan dalam Rumah Tangga Berbasis Perspektif Psikologi di Kelurahan Lamper Lor

Authors

  • Syifa Agustin Restanti Universitas Semarang
  • Martha Kurnia Asih Universitas Semarang

DOI:

https://doi.org/10.26623/jp.v4i1.14672

Keywords:

KDRT, Perspektif Psikologi, Sosialisasi, Pencegahan Dini, Masyarakat

Abstract

This community service program aimed to improve public understanding of the definition, forms, psychological impacts, and prevention strategies of domestic violence. The problem underlying this program was the limited public awareness of various forms of domestic violence, particularly psychological violence, sexual violence, and neglect, which are often perceived as normal household dynamics. The program was conducted in Lamper Lor Village and involved 15 participants through socialization activities and interactive discussions based on psychological education. Program evaluation was carried out using pre-test and post-test instruments to measure participants’ understanding before and after the activity, and the data were analyzed descriptively. The results indicated a 70% increase in participants’ understanding following the program. Participants were able to identify not only physical violence but also psychological, sexual, verbal, and neglect-related forms of domestic violence, as well as their psychological consequences, including trauma, anxiety, depression, and emotional developmental disorders in children. The program implies that community-based psychological education is effective in increasing public awareness of healthy, safe, and violence-free family relationships while strengthening community participation in the prevention and management of domestic violence in a sustainable manner.

 

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengertian, jenis, dampak psikologis, serta strategi pencegahan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Permasalahan yang melatarbelakangi kegiatan ini adalah masih rendahnya pemahaman masyarakat mengenai bentuk-bentuk KDRT, khususnya kekerasan psikis, seksual, dan penelantaran, yang sering kali dianggap sebagai bagian wajar dari dinamika rumah tangga. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Lamper Lor dengan melibatkan 15 peserta melalui metode sosialisasi dan diskusi interaktif berbasis edukasi psikologi. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pemahaman peserta sebelum dan sesudah sosialisasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta sebesar 70% setelah mengikuti sosialisasi. Peserta tidak hanya mampu mengidentifikasi kekerasan fisik, tetapi juga memahami bentuk kekerasan psikis, seksual, verbal, dan penelantaran serta dampak psikologis yang ditimbulkan, seperti trauma, kecemasan, depresi, dan gangguan perkembangan emosional pada anak. Kegiatan ini berimplikasi pada meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya membangun hubungan keluarga yang sehat, aman, dan bebas kekerasan serta memperkuat partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanganan KDRT secara berkelanjutan.

References

Abdurrachman, H. (2016). Perlindungan Hukum Terhadap Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga Dalam Putusan Pengadilan Negeri Sebagai Implementasi Hak-Hak Korban. Jurnal Hukum Ius Quia Iustum, 17(3), 475–491. https://doi.org/10.20885/iustum.vol17.iss3.art7

Aini, K. (2020). KDRT dalam Perspektif Keperawatan Kesehatan Jiwa (1 ed.). PT Refika Aditama.

Gultom, M. (2012). Perlindungan Hukum terhadap Anak dan Perempuan. Refika Aditama.

Harwati, T. (2020). Kekerasan Dalam Rumah Tangga dan Perlindungan Anak. UIN Mataram Press.

Janah, M., Pusvitasari, P., Shafira, N., Dewi, P. N., & Zahra, N. K. (2025). Studi Kasus: Dampak Psikologis terhadap Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan Implikasinya dalam Proses Peradilan. Jurnal Ilmiah Penelitian Mandira Cendikia, 3(4), 22–29.

Maulaya, A., & Gunawan, S. (2024). Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga Untuk Teluk Dalam. SIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 73–80.

Organization, W. H. (2021). Violence Against Women Prevalence Estimates, 2018: Global, Regional and National Prevalence Estimates for Intimate Partner Violence Against Women and Global and Regional Prevalence Estimates for Non-Partner Sexual Violence Against Women. World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789240022256

Sardinha, L., Maheu-Giroux, M., Stöckl, H., Meyer, S. R., & García-Moreno, C. (2022). Global, Regional, and National Prevalence Estimates of Physical or Sexual, or Both, Intimate Partner Violence Against Women in 2018. The Lancet, 399(10327), 803–813. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(21)02664-7

Suri, G. D. (2023). Bagaimana Kekerasan Dalam Rumah Tangga Berefek pada Kondisi Psikologis Anak? Jurnal EDUCATO: Jurnal Pendidikan Indonesia, 9(2), 234–243.

Women, U. N. (2023). Facts and Figures: Ending Violence Against Women. United Nations Women. https://eca.unwomen.org/en/stories/explainer/2023/12/facts-and-figures-ending-violence-against-women

Downloads

Published

2026-06-07

Issue

Section

Articles