Digitalisasi Keuangan Inklusif melalui Implementasi QRIS pada Pelaku UMKM
DOI:
https://doi.org/10.26623/jp.v4i1.14655Keywords:
Inklusi Keuangan Digital, Literasi Keuangan, Pembayaran Digital, QRIS, UMKMAbstract
This community service program aims to enhance inclusive financial digitalization among Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) through the implementation of the Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). The main problem identified was the low adoption of digital payment systems among MSME actors due to limited digital literacy, concerns regarding transaction security, and inadequate understanding of QRIS registration and fund disbursement mechanisms. The program employed a participatory approach consisting of three stages: initial observation and coordination, group-based socialization, and door-to-door technical assistance for QRIS registration and implementation. The findings indicate a significant improvement in participants’ understanding of digital financial services and increased confidence in utilizing QRIS for business transactions. Post-activity evaluations demonstrated that most participating MSMEs were able to independently register, activate, and use QRIS as a non-cash payment instrument. Furthermore, participants perceived QRIS as a practical, secure, and efficient payment solution that supports daily business operations. The implications of this program suggest that intensive and personalized assistance can effectively accelerate digital financial inclusion, strengthen MSME competitiveness, improve financial transaction management, and support the broader transformation of MSMEs toward a sustainable digital economy.
Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan digitalisasi keuangan inklusif pada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui implementasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Permasalahan yang dihadapi adalah rendahnya adopsi sistem pembayaran digital akibat keterbatasan literasi digital, kekhawatiran terhadap keamanan transaksi, serta kurangnya pemahaman mengenai prosedur pendaftaran dan mekanisme pencairan dana QRIS. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang terdiri atas tiga tahapan, yaitu observasi dan koordinasi awal, sosialisasi kelompok, serta pendampingan teknis secara door-to-door dalam proses registrasi dan penggunaan QRIS. Temuan kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai layanan keuangan digital serta meningkatnya kepercayaan dalam memanfaatkan QRIS untuk transaksi usaha. Hasil evaluasi pascakegiatan memperlihatkan bahwa sebagian besar pelaku UMKM telah mampu mendaftarkan, mengaktifkan, dan menggunakan QRIS secara mandiri sebagai sarana pembayaran non-tunai. Selain itu, peserta menilai QRIS sebagai solusi pembayaran yang praktis, aman, dan efisien untuk mendukung aktivitas usaha sehari-hari. Implikasi kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan yang intensif dan personal mampu mempercepat inklusi keuangan digital, meningkatkan daya saing UMKM, memperbaiki pengelolaan transaksi keuangan, serta mendukung transformasi UMKM menuju ekosistem ekonomi digital yang berkelanjutan.
References
Aisyah, S., Andriani, N., Rahmadyah, N., Novriansyah, D., Putri, A., & Mayori, E. (2023). Implementasi teknologi financial dalam QRIS sebagai sistem pembayaran digital pada sektor UMKM di Kota Binjai. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI), 3(1). https://doi.org/10.55606/jpkmi.v3i1.925
Alicia, E., & Dewi, L. G. K. (2024). Implementasi transaksi payment gateway berbasis QRIS pada aplikasi mobile banking BRI terhadap kelancaran bertransaksi bagi para pelaku UMKM di Pantai Penimbangan. Jurnal Ilmiah Akuntansi Dan Humanika, 14(1), 66–77.
Arini, A. (2024). Sosialisasi QRIS sebagai alat pembayaran pada usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Sialang Munggu. IJTIMA’: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 75–79. https://journal.uir.ac.id/index.php/ijtima
Cahyasari, D., Hamidah, & Widyastuti, U. (2025). Digitalization of micro-sized enterprises: Determinants of Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), fintech usage behavior, and implications for business sustainability. ABAC Journal, 45(3), 114–137. https://doi.org/10.59865/abacj.2025.18
Himmah, M., Karimah, F., & Rohmawati. (2024). Implementasi QRIS dalam peningkatan penjualan UMKM: Studi kasus kripik singkong Ibu Anggi Kotaanyar Probolinggo. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(3), 45059–45067.
Husna, A., Arsyad, A. J., Permata, R. A., Insani, C. N., & Mala, F. (2024). Integritas sistem pembayaran digital (QRIS) bagi pelaku UMKM. Bakti Sekawan: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2). https://doi.org/10.35746/bakwan.v4i2.675
Listiyono, H., Sunardi, Wahyudi, E. N., & Diartono, D. A. (2023). Dinamika implementasi QRIS: Meninjau peluang dan tantangan bagi UMKM Indonesia. Jurnal Ikraith-Informatika, 8(2), 120. https://doi.org/10.37817/ikraith-informatika.v8i2.2967
Mardiani, E., ZA, S. Z., Setyadi, D., Hudayah, S., & Irwansyah. (2024). Sosialisasi penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) pada pelaku usaha UMKM. Community Development Journal, 5(2), 3380–3388. https://doi.org/10.31004/cdj.v5i2.27088
Natsir, K., Bangun, N., Attan, M. B., & Landias, J. S. (2023). Penggunaan QRIS sebagai alat pembayaran digital untuk meningkatkan produktivitas UMKM. Jurnal Serina Abdimas, 1(3). https://doi.org/10.24912/jsa.v1i3.26208
Paliling, D., Siswanto, G., Innes, Paranoan, N., & Mangngalla, M. (2026). Analisis implementasi QRIS sebagai sistem pembayaran digital pada Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Kapasa, Kota Makassar. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 5(1). https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.6414
Prasetyo, Y. T. (2023). Integrated QR payment system: Cashless payment solution in developing countries from the perspective of MSMEs. Journal of Open Innovation: Technology, Market, and Complexity, 9(2), 100061. https://doi.org/10.1016/j.joitmc.2023.100061
Puriati, N. M., Sugiartana, I. W., & Mertaningrum, N. P. E. (2023). Efektivitas penerapan sistem pembayaran Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) pada UMKM di Kabupaten Karangasem. Jurnal Ilmiah Akuntansi Dan Humanika, 13(3), 332–338. https://doi.org/10.23887/jiah.v13i3.70942
Sholihah, E., & Nurhapsari, R. (2023). Percepatan implementasi digital payment pada UMKM: Intensi pengguna QRIS berdasarkan Technology Acceptance Model. Nominal: Barometer Riset Akuntansi Dan Manajemen, 12(1), 1–12. https://doi.org/10.21831/nominal.v12i1.52480
Sinulingga, G. (2025). QRIS dan UMKM Indonesia: Implementasi, tantangan, dan peluang menuju inklusi digital ASEAN. Jurnal Manajemen Riset Bisnis Indonesia, 14(2). https://doi.org/10.64694/jmrbi.v14i02.160
Triwahyudi, F. A., & Yuhertiana, I. (2024). Penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai sistem pembayaran digital: Analisis bibliometrik. Journal of Economic, Business and Accounting (COSTING), 7(4). https://doi.org/10.31539/costing.v7i4.10274
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Perguruan Tinggi (Jurnal Pedati)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
The journal holds the copyright for each article published with work licensed simultaneously under a Creative Commons Attribution 4.0 International License, which allows others to share the work with an acknowledgment of the authorship and early publication of the work in this journal.
