MAKNA SPIRITUAL WISATAWAN SAAT BERKUNJUNG KE MAKAM JURU MUDI KAPAL LAKSAMANA CHENG HO DI KLENTENG SAM POO KONG SEMARANG 30 33

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.26623/jsp.v4i1.12390

Abstrak

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna spiritual wisatawan dalam kunjungannya ke makam Juru Mudi Kapal Laksamana Cheng Ho di Klenteng Sam Poo Kong, Semarang. Sebagai salah satu destinasi wisata religi yang memadukan unsur sejarah, budaya, dan kepercayaan, makam ini menarik perhatian pengunjung dari berbagai latar belakang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dan mengandalkan data sekunder, seperti dokumentasi, literatur akademik, dan sumber historis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kunjungan ke makam tersebut dimaknai oleh wisatawan sebagai bentuk ziarah spiritual yang mencerminkan pencarian ketenangan batin, penghormatan terhadap tokoh sejarah, serta refleksi terhadap nilai-nilai kehidupan. Aktivitas seperti doa, penyalaan dupa, dan perenungan menjadi bagian dari pengalaman yang memperkuat koneksi emosional dan religius pengunjung dengan situs tersebut. Temuan ini menegaskan bahwa wisata religi tidak hanya memiliki nilai budaya dan sejarah, tetapi juga menjadi sarana penting dalam pembentukan pengalaman spiritual yang personal dan bermakna bagi wisatawan.

Kata Kunci: Klenteng Sam Poo Kong, Makam Juru Mudi Cheng Ho, Wisata Religi.

 

Abstract

This study aims to uncover the spiritual meaning of tourists in their visit to the tomb of Admiral Cheng Ho's Helmsman at the Sam Poo Kong Temple, Semarang. As one of the religious tourism destinations that combines elements of history, culture, and belief, this tomb attracts visitors from various backgrounds. This study uses a qualitative approach with a case study method and relies on secondary data, such as documentation, academic literature, and historical sources. The results show that visits to the tomb are interpreted by tourists as a form of spiritual pilgrimage that reflects the search for inner peace, respect for historical figures, and reflection on life values. Activities such as prayer, incense lighting, and contemplation are part of the experience that strengthens visitors' emotional and religious connections with the site. These findings emphasize that religious tourism not only has cultural and historical value, but also becomes an important means in forming personal and meaningful spiritual experiences for tourists.

Keywords: Sam Poo Kong Temple, Tomb of Cheng Ho's Helmsman, Religious Tourism.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Unduhan

Diterbitkan

2026-10-20

Terbitan

Bagian

Articles