Digitalisasi Arsip Inaktif: Studi Kasus Penerapan SIKD Pada Unit Kearsiapan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah
DOI:
https://doi.org/10.26623/jisl.v6i2.13139Abstract
Penelitian ini difokuskan pada analisis pengelolaan arsip inaktif dengan penerapan Sistem Informasi Kearsipan Dinamis (SIKD) di Unit Kearsipan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah. Arsip inaktif dipahami sebagai arsip yang masih bernilai guna tinggi, tetapi frekuensi pemakaiannya telah menurun, sehingga memerlukan penanganan yang terorganisasi dan efisien. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis studi kasus, dimana data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan penelusuran dokumen dari para arsiparis serta pegawai yang berkaitan dengan proses pengelolaan arsip.
Temuan penelitian memperlihatkan bahwa implementasi SIKD mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan arsip inaktif, khususnya dalam aspek pengelompokan, klasifikasi, penyimpanan, dan temu kembali arsip. Sistem ini membantu mempercepat proses pencarian dokumen, menekan kemungkinan kehilangan arsip, serta meningkatkan efisiensi kerja pegawai.
Namun, penerapan SIKD masih dihadapkan pada sejumlah hambatan, antara lain kurangnya tenaga terampil, terbatasnya sarana prasarana, serta minimnya kemampuan literasi digital. Upaya perbaikan dilakukan melalui pelatihan pegawai, penyusunan SOP, optimalisasi ruang arsip, serta pengembangan integrasi sistem dengan aplikasi SRIKANDI. Secara keseluruhan, SIKD memberikan dampak positif terhadap modernisasi dan digitalisasi pengelolaan arsip, sekaligus mendukung pemerintahan berbasis elektronik yang lebih akuntabel.
Kata kunci: Arsip inaktif, SIKD, pengelolaan arsip, sistem informasi kearsipan, kearsipan digital, ANRI, Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish this journal agree to the following terms:
The author owns the copyright and grants the journal the first publication rights with the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution 4.0 International License which allows others to share the work with recognition of the authorship of the work and initial publication in the journal.