PERUBAHAN KEDUDUKAN PEREMPUAN PADA MASYARAKAT BATAK ANGKOLA

Helmi Suryana Siregar

Abstract


Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan kedudukan perempuan Batak Angkola dalam struktur adat Dalihan na Tolu dan perubahan kedudukan perempuan Batak Angkola Kontemporer. Penelitian ini dilakukan pada masyarakat Batak Angkola di daerah Pintu Padang. Informan yang adalah Tokoh Adat (hatobangon); Perempuan (anak perempuan, anak perempuan yang sudah nenikah, perempuan yang sudah memiliki menantu); Ulama dan Pakar adat setempat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain penelitian studi kasus yang menguji secara instensif terhadap suatu etnis tunggal yang dilengkapi dengan sumber dan objek yang diamati serta terbatas pada ruang dan waktu. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa perempuan menjadi objek sedangkan laki-laki menjadi subjek penentu kedudukan seseorang dalam struktur Dalihan na Tolu. Kedudukan perempuan pada masyarakat Batak Angkola dalam struktur adat Dalihan na Tolu ditentukan oleh kedudukan laki-laki baik sebagai ayah maupun sebagai suami. Perubahan kedudukan perempuan pada masyarakat Batak Angkola, disebabkan adanya pergeseran kebudayaan yaitu, status sosial, sistem mata pencaharian, sistem religi, dan pendidikan. Perubahan kedudukan perempuan pada masyarakat Batak Angkola bersifat positif, dimana munculnya kesadaran baik bagi kaum perempuan maupun laki-laki bahwa persamaan hak dan kewajiban perempuan. Hal ini ditandai dengan meningkatnya tingkat pendidikan kaum perempuan Batak Angkola, dan berhasil mengisi berbagai jenis pekerjaan yang selama ini hanya didominasi oleh kaum laki-laki.


Keywords


Kedudukan; Perempuan; Batak Angkola.

Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Buku

Matthew Miles, Huberman B, and Saldana, Jhony, “Qualitative Data Analysis A Methods Sourcebook”, Singapore: SAGE Publications, 2014

Tohirin, “Metode Penelitian Kualitatif dalam Pendidikan dan Bimbingan Konseling”, Jakarta, Rajawali Pers, 2012.

Toril Moi, “Sexual/Textual Politics: Feminist Literary Theory”, London; New York: Methuen, 1985.

Jurnal

Adventi Ferawati Sembiring, “Kedudukan Perempuan Dalam Hukum Waris Adat Pada Sistem Kekerabatan Patrilineal Di Lau Pakam, Kecamatan Mardingding, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatra Utara”, Jurnal Hukum Dan Dinamika Masyarakat 15 (2), 2018

DOI : 10.36356/hdm.v15i2.679

Eric Evonsus Simbolon dkk, “Peranan Dalihan Na Tolu Dalam Hukum Perkawinan Adat Batak Toba”, Pactum Law Journal 1 (1), 2017.

Grecetinovitria Merliana Butar-Butar, “Eksistensi Perempuan Batak Toba Dalam Budaya Dan Agama”, Jurnal Pionir LPPM Universitas Asahan 6 (2), 2020.

DOI : 10.36294/pionir.v6i2.1235

Harisan Boni Firmando, “Status dan Peranan Perempuan Setelah Berumah Tangga dalam Masyarakat Batak Toba di Tapanuli Utara (Analisis Sosiologis) Status and Role of Women After Married at Toba Batak Community in North Tapanuli (Sociological Analysis)”, Jurnal Intervensi Sosial dan Pembangunan 2 (1), 2021.

Helprida Nababan, “Kedudukan Anak Perempuan Pada Masyarakat Batak Toba Dalam Hukum Waris Adat Di Kota Pontianak”, Jurnal Gloria Yuris 5 (3), 2017.

Indah Ahdiah, “Peran-Peran perempuan Dalam Masyarakat”, Jurnal Academica Fisip Untad 5 (2), 2013.

Mangihut Siregar, “Ketidaksetaraan Gender Dalam Dalihan Na Tolu”, Jurnal Studi Kultural 3, (1), 2017.

Pudji Astuti, Tri Marhaeni, “Ekofeminisme Dan Peran Perempuan Dalam Lingkungan”, Indonesian Journal of Conservation 1 (1), 2012

Rismawati, “Perkawinan dan Pertukaran Batak Toba (Sebuah Tinjauan Strukturalisme Antropologi)”, Jurnal Academica 3 (2), 2011.

Rouli Lastiurma Sinaga, “Kedudukan Anak Perempuan Dalam Hukum Waris Adat Pada Masyarakat Batak Di Kabupaten Aceh Tengah”. JIM Bidang Hukum Keperdataan 1 (1), 2017.

Silvi Novita Nurman, “Keudukan Perempuan Minangkabau Dalam Perspektif Gender”, Jurnal Al-Aqidah 11 (1), 2019. DOI : 10.15548/ja.v11i1.911

Artikel Lainnya

Nasrany Nainy Romaini, “Posisi Perempuan Dalam Adat Dan Kebudayaan Masyarakat Batak Toba”, Skripsi, 2001




DOI: http://dx.doi.org/10.26623/jic.v6i1.3281

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


                                          
 
 
 
 
 
Creative Commons License
This work Jurnal Ius Constituendum is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License