Legal Responsibility of Local Government in Managing Urban Green Open Spaces: A Study of the West Flood Canal Riverbank in Semarang
DOI:
https://doi.org/10.26623/jic.v11i2.13763Abstract
This study aims to analyze the condition and function of green open spaces (RTH) along the West Flood Canal riverbank in Semarang City and to examine the legal responsibility of the local government in its management. Addressing a gap in prior studies that predominantly focus on technical and environmental aspects, this research adopts an empirical juridical method with a socio-legal approach, combining statutory analysis with field data from observations and interviews to evaluate the relationship between normative obligations (das sollen) and implementation realities (das sein). The findings indicate that although Semarang City has formally fulfilled the statutory requirement of 30% green open space, the proportion of accessible public RTH remains significantly below legal standards, revealing a substantive gap between regulatory compliance and functional effectiveness. From the perspective of Hans Kelsen’s theory of legal responsibility, this condition reflects incomplete fulfillment of legal obligations, despite ongoing governmental actions in planning, supervision, and enforcement. The novelty of this study lies in integrating ecological riverbank functions with a doctrinal analysis of municipal accountability, thereby advancing a norm-based framework for evaluating environmental governance. Strengthening green open space management is therefore essential not only for flood mitigation and environmental sustainability but also for ensuring legal accountability and improving urban public welfare.
References
Arifianto, Shevananda, Ussy Andawayanti, and Rahmah Dara Lufira. "Analisis Upaya Pengendalian Banjir Sungai Banjir Kanal Barat Kota Semarang." Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air 5.2 (2025): 1296-1307. https://doi.org/10.21776/ub.jtresda.2025.005.02.123.
Asikin, Amiruddin, dan Zainal, Pengantar Metode Penelitian Hukum (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2018).
Asyifa, Nur T, Andi Aslinda, and Herman H. “Collaborative Governance in Green Open Space Management in Makassar City”. International Journal Of Public Policy and Bureaucracy, vol. 2, no. 1. 2025. 67-87.
Bernatt, Maciej. "Administrative sanctions: between efficiency and procedural fairness." Review of European Administrative Law 9.1 (2016): 5-32. https://doi.org/10.7590/187479816X14628633832166.
Faradiba, Nadya, and Yuwono Prianto. Penegakan UU 51 Prp 1960 Atas Penguasaan Tanah Tanpa Hak (Studi Kasus: Bantaran Sungai Sepak Gabus)." Academia Open 10.2 (2025): 10-21070. https://doi.org/10.21070/acopen.10.2025.12964.
Faradila, Nikta, et al. "Eksistensi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Palu Dalam Pembangunan Infrastruktur Di Kota Palu." Jurnal Ekuilnomi 7.3 (2025): 670-681. https://doi.org/10.36985/c3ncdd56.
Firdaus, Muhammad Ananta, Risni Ristiawati, and Salma Saphira. "Formulasi kebijakan pelaksanaan perlindungan kawasan sempadan sungai di kota Banjarmasin." Jurnal Ius Constituendum 6.2 (2021): 424-441. https://doi.org/10.26623/jic.v6i2.3667.
Giyarsih, Sri Rum, and Muh Aris Marfai. "Regional transformation in Semarang city, Indonesia." Journal of Urban and Regional Analysis 9.2 (2017): 129-139. https://doi.org/10.37043/JURA.2017.9.2.2.
Hadi, Fikri, Farina Gandryani, and Fatma Afifah. "Konsep Pemerintahan Daerah Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014." Jurnal Ilmu Hukum Wijaya Putra 3.2 (2025): 83-98. https://doi.org/10.38156/jihwp.v3i2.324.
Ibrahim, Johnny, Teori dan Metodologi Penelitian Hukum Normatif (Malang: Bayu Media, 2015).
Jannah, Annisa Sephia, et al. "Tanggung Jawab Administratif Pemerintah Daerah dalam Pengawasan Izin Lingkungan." Constituo: Journal of State and Political Law Research 4.1 (2025): 99-115. https://doi.org/10.47498/constituo.v4i1.5009.
Jansen, Nils. "The idea of legal responsibility." Oxford Journal of Legal Studies 34.2 (2014): 221-252. https://doi.org/10.1093/ojls/gqt031.
Jundiani, Jundiani, et al. "Urban green space regulation: Challenges to water resources conservation in Indonesia and Australia." Journal of Human Rights, Culture and Legal System 4.1 (2024): 169-193. https://doi.org/10.53955/jhcls.v4i1.128.
Kustiwan, Iwan, and Almira Ladimananda. "Pemodelan Dinamika Perkembangan Perkotaan dan Daya Dukung Lahan di Kawasan Cekungan Bandung." Tataloka 14.2 (2016): 98-112. https://doi.org/10.14710/tataloka.14.2.98-112.
Lexy J. Moleong, Metodologi Penelitian Kualitatif (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2019).
Lobubun, Muslim, Yohanis Anthon Raharusun, and Iryana Anwar. "Inkonsistensi Peraturan Perundang-Undangan Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Di Indonesia." Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia 4.2 (2022): 294-322. https://doi.org/10.14710/jphi.v4i2.294-322.
Marzuki, Peter Mahmud, Penelitian Hukum (Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2017).
Mertokusumo, Sudikno, Penemuan Hukum (Yogyakarta: Liberty, 2014).
Muhtadi, Muhtadi. "Penerapan Teori Hans Kelsen Dalam Tertib Hukum Indonesia." Fiat Justisia: Jurnal Ilmu Hukum 5.3 (2011). https://doi.org/10.25041/fiatjustisia.v5no3.75.
Ni’matul Huda, Hukum Pemerintahan Daerah (Bandung: Nusa Media, 2018).
Noviani, Erina, et al. "Analisis Hukum Kebijakan Pengelolaan Sempadan Sungai Perkotaan Terhadap Pertumbuhan Penduduk." Justicia Sains: Jurnal Ilmu Hukum 10.2 (2025): 380-394. https://doi.org/10.24967/jcs.v10i2.4037.
Partsch, Karl Josef. "International law and municipal law." Encyclopedia of Disputes Installment 10. Elsevier, 1987. 238-257. https://doi.org/10.1016/B978-0-444-86241-9.50063-4.
Pavlakos, George. "Kelsenian imputation and the explanation of legal norms." Revus. Journal for Constitutional Theory and Philosophy of Law/Revija za ustavno teorijo in filozofijo prava 37 (2019): 47-56. https://doi.org/10.4000/revus.4808.
Prasetyo, Lusia Dheanatalie Tifanni. "Analisis Livabilitas Perkotaan dan Perdesaan di Kabupaten Semarang." Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang 7.1 (2025): 57-71. https://doi.org/10.55606/sinov.v7i1.847.
Putra, Panji Andika, M. Arafat Hermana, and Sandi Apriyanto. "Implementasi kebijakan otonomi daerah dalam pasal 18 undang-undang dasar 1945 dalam perspektif politik hukum di Indonesia." Bataradarma Journal (Law Studies) 1.1 (2020). https://doi.org/10.37638/bataradarma.v1i1.165.
Rahmadi, Takdir, Hukum Lingkungan di Indonesia (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2019).
Rahmawati, Dwi, and Trida Ridho Fariz. "Kajian Kapasitas Masyarakat dalam Menghadapi Dampak Perubahan Iklim Berbasis Pendekatan Penghidupan Berkelanjutan di Wilayah Pesisir Kota Semarang." Desa-Kota: Jurnal Perencanaan Wilayah, Kota, dan Permukiman 6.2: 150-161. https://doi.org/10.20961/desa-kota.v6i2.86007.150-161.
Salim, Emil, Pembangunan Berkelanjutan (Jakarta: LP3ES, 2010).
Soerjono Soekanto, Pengantar Penelitian Hukum (Jakarta: UI Press, 2014).
Sunggono, Bambang, Metodologi Penelitian Hukum (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2016).
Suripin, Sistem Drainase Perkotaan yang Berkelanjutan (Yogyakarta: Andi Offset, 2014).
Timotius, Richard. "Revitalisasi Desa Dalam Konstelasi Desentralisasi Menurut Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa." Jurnal Hukum & Pembangunan 48.2 (2018): 323-344. https://doi.org/10.21143/jhp.vol48.no2.1666.
Utami, Tanti Kirana, et al. "Pengaruh Teori Perundang-Undangan Terhadap Dinamika Norma Hukum Dalam Sistem Hukum Indonesia." Jurnal Hukum Ius Publicum 5.2 (2024): 264-293. https://doi.org/10.55551/jip.v5i2.199.
Wardhani, Savira Djumi, Aisyah Trees Sandy, and Oot Hotimah. "Analisis Penyesuaian Perpetaan RDTR Perkotaan Sebulu dengan Permen ATR/BPN No. 11 dan 14 Tahun 2021." Jurnal Spatial Wahana Komunikasi dan Informasi Geografi 25.1 (2025): 1-9. https://doi.org/10.21009/spatial.251.001.
Yusuf, Muhamad, Denok Kurniasih, and Anggara Setya Saputra. "Governing green open space in Indonesia: barriers and opportunities to enhancing enviromental quality." Otoritas: Jurnal Ilmu Pemerintahan 13.3 (2023): 424-439. https://doi.org/10.26618/ojip.v13i3.11685.
,
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ius Constituendum

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
The journal holds the copyright for each article published with work licensed simultaneously under a Creative Commons Attribution 4.0 International License, which allows others to share the work with an acknowledgment of the authorship and early publication of the work in this journal.



