Optimalisasi Potensi Desa melalui Workshop Kerajinan Eceng Gondok 4 3
DOI:
https://doi.org/10.26623/ji2e.v3i3.16134Abstrak
Eceng gondok merupakan sumber daya lokal yang ditemukan pada beberapa saluran perairan di Desa Undaan Kidul, Kabupaten Kudus, namun pemanfaatannya belum optimal dan masih lebih banyak dipandang sebagai gulma. Di sisi lain, masyarakat memiliki keterbatasan pengetahuan dan keterampilan praktis untuk mengolah eceng gondok menjadi produk kreatif bernilai tambah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan eceng gondok sebagai bahan baku kerajinan, mengenalkan konsep ekonomi kreatif berbasis potensi lokal, serta mendorong pengembangan kegiatan usaha lanjutan. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis praktik melalui lima tahapan, yaitu persiapan dan koordinasi, sosialisasi, demonstrasi, praktik dan pendampingan, serta evaluasi dan tindak lanjut. Workshop dilaksanakan pada 29 Juli 2026 di Balai Desa Undaan Kidul dan diikuti 29 peserta dari Karang Taruna, IPNU, dan IPPNU. Kegiatan menghasilkan contoh produk kerajinan dan memberikan pengalaman langsung kepada peserta dalam mengolah eceng gondok. Capaian terlihat pada terpenuhinya luaran aspek pengetahuan, keterampilan, produk, serta dasar branding, pengemasan, dan pemasaran. Namun, dampak finansial berupa penjualan, omzet, laba, dan peningkatan pendapatan belum dapat diukur karena data komersial belum tersedia. Keberlanjutan program memerlukan pendampingan, diversifikasi produk, perhitungan biaya dan harga jual, penguatan kemasan, promosi digital, serta uji pasar secara bertahap.
Unduhan
Referensi
Unduhan
Diterbitkan
Versi
- 2026-10-31 (2)
- 2026-10-30 (1)
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 FARIDHATUN FAIDAH

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.
Diterbitkan oleh Fakultas Ekonomi Universitas Semarang




