KONTROVERSI SISTEM TRANSPORTASI OJEK ONLINE (GO-JEK)YANG MENGARAH PADA GREEN TRANSPORTASI DI KOTA SEMARANG 1050 446

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.26623/jdsb.v23i2.4278

Kata Kunci:

Ojek Online (Gojek), Green Transportasi

Abstrak

peningkatan sarana angkutan yang tidak diikuti peningkatan peningkatan jalan juga menambah kemacetan dan dampak lingkungan lain. Untuk tetap mendukung manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya di tengah kondisi kemacetan, sarana transportasi yang perlu dikembangkan, yaitu transportasi yang dapat dicapai pada saat kondisi jalan yang padat dengan kendaraan. Transportasi online memberikan solusi alternatif transportasi di tengah padatnya kendaraan agar cepat dan dapat menjangkau tempat-tempat yang kemungkinan tidak dapat dicapai oleh kendaraan umum lainnya. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui apakah dengan adanya Ojek Online (Gojek) dapat mengurangi dampak kemacetan.Untuk mengetahui dampak apasajakah yang ditimbulkan oleh Ojek Online (Gojek) terhadap program Green Transportasi. Dan untuk mengetahui bagaimana pertimbangan atau kebijakan pemerintah Kota Semarang terhadap keberadaan pangkalan Ojek Online (Gojek). Berdasarkan penelitian dapat dikatakan bahwa persepsi masyarakat terhadap kontroversi sistem transportasi GO-JEK Online yang mengarah pada Transportasi Hijau di kota Semarang masih sangat rendah

Referensi

Diterbitkan

2021-12-29

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Souisa, J., & Istiyawari, laurene. (2021). KONTROVERSI SISTEM TRANSPORTASI OJEK ONLINE (GO-JEK)YANG MENGARAH PADA GREEN TRANSPORTASI DI KOTA SEMARANG. Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 23(2), 218-229. https://doi.org/10.26623/jdsb.v23i2.4278