PENGGUNAAN UNSUR-UNSUR SENI PERTUNJUKKAN KETHOPRAK DALAM IKLAN TVC DJARUM 76 SERI JIN SEBAGAI STRATEGI BRANDING PRODUK

Authors

  • Yoga Rarasto Putra Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta
  • Andri Meiriki Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta
  • Firdaus Azwar Ersyad Universitas Semarang

DOI:

https://doi.org/10.26623/jdsb.v21i2.1726

Keywords:

iklan Djarum 76, hiburan, kethoprak, kritik sosial, branding

Abstract

Kehadiran iklan televisi merupakan salah satu cara bagi produsen untuk memperkenalkan dan menjual produknya ke masyarakat. Regulasi mengenai iklan khususnya produk rokok dan tembakau mendorong produsen agar lebih kreatif dalam memperkenalkan produknya pada khalayak. Akibatnya, kreatifitas di dalam iklan rokok bertujuan mengangkat citra produk sehingga tidak menampilkan produk secara langsung. Penelitian ini berawal dari ketertarikan terhadap visualisasi iklan-iklan Djarum 76 seri Jin Jawa yang memiliki ciri khas tersendiri dibandingkan produk rokok lainnya. Tampilannya yang lucu dan menghibur tidak menampakkan bahwa pengiklan sedang menjual produk. Penampilan iklan secara sinematik maupun naratif terlihat menggunakan kaidah-kaidah seni pertunjukkan kethoprak. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dan teori yang digunakan untuk menganalisis tanda adalah semiotika Roland Barthes. Melalui analisis tersebut, diperoleh kesimpulan yang menjelaskan bagaimana cara iklan Djarum 76 membangun konstruksi brand image dalam benak masyarakat serta konsumennya

References

Barthes, Roland. (2010). Imaji, Musik, Teks (Analisis Semiologi Atas Fotografi, Iklan, Film, Musik, Alkitab, Penulisan dan Pembacaan Serta Kritik Sastra), Terj. Agustinus Hartono. Yogyakarta: Jalasutra.

Barthes, Roland. (2007). Membedah Mitos-Mitos Budaya Massa: Semiotika atau Sosiologi Tanda, Simbol, dan Representasi. Terj. Ikramullah Mahyuddin. Yogyakarta: Jalasutra.

Bayuadhy, Gesta. Tradisi-Tradisi Adiluhung Para Leluhur Jawa (Melestarikan Berbagai Tradisi Jawa Penuh Makna), Yogyakata: Dipta, 2015.

Budiman, Kris. (2011). Semiotika Visual: Konsep, Isu, dan Problem Ikonositas, Yogyakarta: Jalasutra.

Damono, Sapardi Djoko. Alih Wahana: Editum, 2012.

Djamal, Hidajanto & Andi Fachruddin. (2011). Dasar-Dasar Penyiaran (Sejarah, Organisasi, dan Regulasi), Jakarta: Kencana.

Fiske, John. (2012). Pengantar Ilmu Komunikasi, Terj. Hapsari Dwiningtyas. Jakarta: Rajagrafindo Persada.

Hoed, H. Benny. (2001). Dari Logika Tuyul ke Erotisme, Jakarta: Yayasan Indonesiatera.

Lee, Monle & Carla Johnson. (2011). Prinsip-Prinsip Periklanan Dalam Perspektif Global, Terj. Haris Munandar, Dudi Priatna. Jakarta: Kencana.

Moleong, L.J. (2011). Metodologi Penelitian Kualitatif Edisi Revisi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Piliang, Yasraf Amir. (2009). Posrealitas (realitas Kebudayaan Dalam Era Posmetafisika), Yogyakarta & Bandung: Jalasutra.

Pratista, Himawan. (2008). Memahami Film, Yogyakarta: Homerian Pustaka.

Putra, Yoga Rarasto. (2016). Pemaknaan Coding Dalam Iklan Djarum 76 Seri Jin. Tesis tidak diterbitkan, Jakarta: Sekolah Pascasarjana IKJ.

Sobur, Alex. (2009). Semiotika Komunikasi, Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Sudjiman, Panuti & Aart Van Zoest. (1992). Serba-Serbi Semiotika, Jakarta: Gramedia.

Supriyanto, Sugeng. (2008). Meraih Untung Dari Spanduk Hingga Billboard, Yogyakarta: Pusaka Grahatama.

Rohmadi, Muhammad & Lili Hartono. Kajian Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa: Teori dan Pembelajarannya, Surakarta: Pelangi Press & JPBS FKIP UNS, 2011.

Downloads

Published

2019-12-13

Issue

Section

Articles

How to Cite

Putra, Y. R., Meiriki, A., & Ersyad, F. A. (2019). PENGGUNAAN UNSUR-UNSUR SENI PERTUNJUKKAN KETHOPRAK DALAM IKLAN TVC DJARUM 76 SERI JIN SEBAGAI STRATEGI BRANDING PRODUK. Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 21(2), 138-151. https://doi.org/10.26623/jdsb.v21i2.1726